Media Malaysia: Pernyataan Permintaan Ganti Rugi terhadap Tiongkok Tidak Beralasan
Elshinta
Kamis, 30 April 2020 - 00:32 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Media Malaysia: Pernyataan Permintaan Ganti Rugi terhadap Tiongkok Tidak Beralasan
CRI - Media Malaysia: Pernyataan Permintaan Ganti Rugi terhadap Tiongkok Tidak Beralasan

Media Malaysia, The Star dalam sebuah artikel yang dimuat pada 26 April lalu mengomentari bahwa pandangan yang disampaikan pemerintah dan perorangan sejumlah negara di dunia untuk meminta ganti rugi kepada Tiongkok terkait wabah COVID-19 adalah hal yang “tidak masuk akal”, tujuannya hanyalah mencari “kambing hitam” untuk menutupi kegagalan pemerintah dalam menanggulangi penularan wabah serta menodai Tiongkok.

Artikel tersebut menunjukkan, dalam menghadapi wabah, Tiongkok telah bertindak cepat dan berhasil menbendung wabah. Kini Tiongkok sedang membantu negara lainnya untuk menanggulangi wabah.

Dengan mengutip pandangan WHO dan para ilmuwan Barat, artikel menunjukkan, tuduhan tentang Tiongkok yang terlambat melaporkan informasi wabah itu telah dibantah. Usaha Tiongkok untuk membagikan informasi virus dan hasil penelitiannya dengan dunia telah diakui. Hasil signifikan yang dicapai ilmuwan Tiongkok untuk mempelajari virus tipe baru yang cepat menular itu pun telah memperoleh penghargaan internasional.

“Jadi apa lalgi kesalahan pihak Beijing?”, kata artikel itu, “Nyata sekali, sejumlah alasan untuk meminta ganti rugi tersebut adalah asumsi dan fitnahan yang tak berdasar apapun. ”

“Virus tidak mengenal batas negara dan bisa muncul kapan saja.” . Artikel menunjukkan, Amerika tidak diminta ganti rugi ketika influenza H1N1 tipe A merebak pada tahun 2009, juga tidak memberikan ganti rugi kepada investor dan negara-negara di seluruh dunia atas bangkrutnya perusahan Lehman Brothers AS pada tahun 2008. Ketika wabah Ebola muncul, berbagai negara pun bersikap simpati dan beradab. “Tiongkok sebagai korban pertama wabah, juga tidak seharusnya menderita serangan.”

Artikel berpendapat, pemerintah Trump AS tidak memilih “kerja sama global yang diprakarsai Beijing,” malah justru terus menuduh Tiongkok, tindakan ini dipandang sebagai “strategi pemilu”. Sedangkan tindakan politisasi tersebut mengakibatkan wabah menyebar di “berbagai pelosok dunia”. “Kini AS adalah negara yang menjadi korban terbesar dalam pandemi COVID-19 kali ini.”

Artikel mengomentari bahwa pemerintah negara yang menyerang Tiongkok mungkin hendaknya berpikir baik-baik, setelah menyaksikan keadaan wabah di Tiongkok pada bulan Januari, “hal apa yang belum mereka lakukan sendiri”. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
PM Li Keqiang: Tiongkok Siap Bekerja Sama Demi Bersama Memerangi Virus
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:52 WIB
Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang hari ini (28/5) di Beijing menyatakan, Tiongkok bersedia melakuk...
Li Keqiang: Dana Tunjangan Harus Disalurkan Langsung di Lapisan Dasar
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:52 WIB
Perdana Menteri Li Keqiang hari ini(28/5) di Beijing menyatakan, dana santunan dan tunjangan yang di...
PM Tiongkok: Semaksimal Mungkin Upayakan Penyatuan Kembali Secara Damai Tanah Air
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:52 WIB
Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang hari ini (28/5) di depan jumpa pers menyatakan, pemerintah pusat...
Li Keqiang: Ambil Segala Kebijakan Untuk Stabilkan Penempatan Tenaga Kerja
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:52 WIB
Perdana Menteri Li Keqiang hari ini (28/5) dalam jumpa pers seusai sidang tahunan KRN ke-13 mengatak...
Li Keqiang: Keputusan yang Diambil KRN Seputar Pemeliharaan Keamanan Nasional Dapat Menjaga Pelaksanaan Satu Negara Dua Sistem
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:52 WIB
Sore hari ini, Sidang tahunan KRN Ke-13 telah meluluskan keputusan pembentukan dan penyempurnaan tat...
Li Keqiang: Keterlepasan Tiongkok-AS Tidak Bermanfaat Bagi Siapa Pun
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:52 WIB
Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang di depan jumpa pers hari ini (28/5) di Beijing menyatakan, keter...
Li Keqiang: Tiongkok Yakin 15 Negara Akan Tandatangani RCEP Menurut Jadwal
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:52 WIB
Perdana Menteri Li Keqiang dalam jumpa pers seusai sidang tahunan KRN mengatakan, dalam KTT Asia Tim...
Li Keqiang: Bangun Iklim Bisnis Marketisasi, Legalisasi dan Internasionalisasi
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:52 WIB
Li Keqiang dalam jumpa pers hari ini (28/5) seusai sidang tahunan KRN ke-13 menyatakan, hendaknya me...
PM Tiongkok: Tiongkok Mampu Wujudkan Target Pengentasan Kemiskinan
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:52 WIB
Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang dalam jumpa pers hari ini (28/5) di Beijing menyatakan, pemerint...
Li Keqiang: Harus Lebih Terbuka Dalam Perlawanan Wabah
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:52 WIB
Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang hari ini (28/5) menunjukkan, dalam perlawanan wabah covid-19 san...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV