Universitas John Hopkins: Angka Infeksi Covid-19 Jerman Tembus 100.000 Kasus
Elshinta
Selasa, 07 April 2020 - 01:03 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Universitas John Hopkins: Angka Infeksi Covid-19 Jerman Tembus 100.000 Kasus
DW.com - Universitas John Hopkins: Angka Infeksi Covid-19 Jerman Tembus 100.000 Kasus

John Hopkins University sampai Senin pagi (6/4) mencatat jumlah infeksi virus corona SARS-CoV-2 di Jerman sudah mencapai 100.123 kasus. Sebanyak 1.584 orang pasien Covid-19 meninggal. Dalam jumlah infeksi, Jerman kini berada di peringkat empat dunia setelah AS, Italia dan Spanyol. Dalam jumlah yang meninggal, Jerman berada di peringkat sembilan, di bawah Belanda yang mencatat 1766 orang pasien Covid-19 meninggal.

Statistik Covid-19 dari John Hopkins University di AS ini menjadi acuan di seluruh dunia. Tetapi angkanya berbeda dengan statistik nasional, yang di Jerman dikeluarkan oleh Robert-Koch-Institut (RKI), karena cara perhitungan yang berbeda.

John Hopkins University menghitung data dari berbagai sumber dan terus membuat update data. Robert-Koch.Institut mencatat data yang dilaporkan dinas kesehatan dari berbagai tingkatan dan mengaktualisasi datanya satu kali sehari. Sampai hari Senin (6/4) RKI mencatat 95.391 kasus infeksi Covid-19 dan 1.434 orang meninggal.

Dibutuhkan sangat banyak masker dan APD

Wakil Kanselir Jerman, Menteri Keuangan Olaf Scholz mengatakan, rapat kabinet hari Senin (6/4) akan membahas produksi alat-alat kesehatan, terutama masker dan pakaian pelindung. ”Antara lain akan dibahas bagaimana menggalakkan produksi di dalam negeri, kata Scholz”, di televisi Jerman.

"Kita sekarang perlu banyak sekali masker (pelindung)", kata Scholz. Dia menambahkan, untuk saat ini dia tidak mengusulkan wajib pakai masker di tempat-tempat publik di Jerman.

"Pemerintah akan membantu pabrik-pabrik yang sekarang beralih fungsi memproduksi alat-alat kesehatan. Negara juga akan membeli alat-alat kesehatan itu dengan harga yang sudah dijamin”, ujarnya menegaskan.

Wakil kanselir Olaf Scholz menambahkan, bukan masalah jika sekarang terjadi surplus produksi alat-alat kesehatan di dalam negeri, karena permintaan di seluruh dunia sangat tinggi.

"Juga lebih banyak obat-obatan harus diproduksi di dalam negeri", katanya. Tentu saja harganya jadi ebih mahal, tapi memang seharusnya begitu kata menteri keuangan Jerman yang mewakili kanselir Angela Merkel yang saat ini sedang melakukan karantina sukarela.

Hanya sedikit pelanggaran sosial distancing

Polisi Jerman melaporkan, hingga kini masyarakat cukup taat melakukan sosial distancing. Akhir minggu ini cuaca cukup cerah di Jerman dan suhu udara makin hangat mencapai 20 derajat Celcius.

Biasanya, jika suhu makin hangat dan cuaca bagus, warga Jerman akan beramai-ramai bepergian keluar rumah untuk menikmati sinar matahari. Polisi menyatakan puas dengan situasi pada akhir minggu dan secara keseluruhan hanya ada sedikit pelanggaran social distancing.

hp/as (dpa, afp, rtr)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kursi: Lebih dari Sekedar Tempat Duduk
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:54 WIB
Empat kaki, satu tempat duduk dan sebuah sandaran: Tidak ada hal lain yang dibutuhkan untuk membuat ...
Lyari Girls Cafe: Pupuk Percaya Diri bagi Perempuan Pakistan
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:54 WIB
Pakistan bukan negeri yang ramah bagi kaum perempuan untuk mendapatkan kesetaraan hak. Sebab itu sek...
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:54 WIB
Yute adalah tanaman unik yang bisa menghasilkan serat nabati sebagai bahan baku tali tambang. Di Ban...
AS Pertimbangkan Kembali Perlakuan Khusus untuk Hong Kong, Sanksi untuk Cina
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:54 WIB
Di hadapan parlemen AS, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo pada Rabu (27/05), meny...
Kematian George Floyd Akibat Dicekik Polisi Minneapolis AS, Picu Kemarahan Warga
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:54 WIB
Kematian seorang pria Afrika-Amerika, George Floyd, akibat lehernya dicekik oleh polisi di Minneapol...
Wabah dan Kekeringan: Bencana Berganda Melanda Warga Miskin India
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:54 WIB
Protokol pencegahan wabah sekilas sangat mudah. Penduduk diimbau menjaga kebersihan dan mencuci tan...
Parlemen Cina Sahkan UU Anti Subversi buat Hong Kong
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:54 WIB
Kamis (28/5) Kongres Rakyat Nasional(NPC) secara aklamasi meloloskan legislasi kontroversial itu, de...
Bagaimana Wabah Corona Pengaruhi Harapan Hidup Penderita Penyakit Kronis
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:54 WIB
Thomas menderita stroke pada awal April. Sekitar waktu yang bersamaan, gambar dramatis di bangsal-ba...
Apa Bahaya Sekolah Via Zoom dan Aplikasi Pelacakan Data?
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:54 WIB
Kondisi gawat darurat kesehatan publik terkait pandemi Covid-19, ibarat hentakan keras yang membangu...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV