Pemilih Jerman Pandang Perubahan Iklim Sebagai Tantangan Terbesar Eropa
Elshinta
Selasa, 14 Mei 2019 - 11:32 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Pemilih Jerman Pandang Perubahan Iklim Sebagai Tantangan Terbesar Eropa
DW.com - Pemilih Jerman Pandang Perubahan Iklim Sebagai Tantangan Terbesar Eropa

Menjelang Pemilu Eropa 26 Mei mendatang, para pemilih Jerman melihat lingkungan sebagai salah satu tantangan utama, demikian hasil jajak pendapat terbaru yang dirilis hari Senin (13/05). Dari daftar 16 topik, 34% responden di Jerman mengatakan perlindungan Bumi dari perubahan iklim adalah prioritas utama mereka.

Masalah kedua yang paling mendesak adalah soal migrasi.Uni Eropa memang belum berhasil menghasilkan kebijakan bersama soal migrasi. Masuknya gelombang pengungsi dan pencari suaka secara besar-besaran pada tahun 2015 dihadapi dengan kebijakan berbeda-beda di 28 negara anggota Uni Eropa.

Dalam hasil jajak pendapat di delapan negara, secara keseluruhan responden melihat masalah migrasi sebagai prioritas paling utama, dengan perlindungan lingkungan dan perubahan iklim di urutan kedua.

Jerman bukan acuan lagi

Jerman beberapa tahun lalu pernah dipandang sebagai pelopor di Eropa dalam tindakan perlindungan lingkungan. Namun reputasi ini mulai pudar beberapa tahun terakhir karena pemerintah Jerman dan perdebatan publik lebih fokus pada politik ekonomi dan masalah imigrasi.

Beberapa kebijakan pemerintah Jerman, seperti penebangan besar-besaran di hutan Hambach (Hambacher Wald), salah satu kawasan hutan tertua di Jerman, makin merusak citra Jerman sebagai pelopor perlindungan lingkungan.

Jajak pendapat ini dilakukan oleh lembaga riset YouGov untuk harian Jerman "Die Welt" dan tujuh media lain, yang merupakan bagian dari Leading Newspaper Alliance (LENA). Sekitar 8000 responden dari delapan negara Uni Eropa dilibatkan dalam survei ini.

Mayoritas responden dari delapan negara sepakat bahwa keanggotaan di Uni Eropa adalah hal yang baik untuk negara mereka masing-masing - tetapi tingkat persetujuan tertinggi berasal dari Jerman dan Polandia, di mana sekitar 70% pemilih setuju bahwa negara mereka harus tetap berada dalam Uni Eropa.

hp/ts (afp, kna)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Trump Ingin Rusia Kembali ke Kelompok G7
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:41 WIB
Presiden Amerika Donald Trump, Rabu (21/8), mengatakan, ia ingin Rusia kembali dimasukkan ke dalam k...
AS Serukan Kuba Bebaskan Wartawan Pengkritik Pemerintah
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:41 WIB
Pemerintah Amerika, Rabu (21/8), menyerukan pada Kuba supaya mencabut tuduhan atas seorang wartawan,...
Dua Tentara AS Tewas Dalam Pertempuran di Afghanistan
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:41 WIB
Dua orang tentara Amerika tewas, Rabu (218), di Afghanistan, kata para pejabat Amerika. Ini terjadi ...
PM Islandia Tolak Kunjungan Wapres AS Mike Pence
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:41 WIB
Perdana Menteri Islandia Katrin Jakobsdottir mengatakan ia tidak akan berada di ibu kota pada hari W...
Presiden Brazil: LSM yang Sebabkan Kebakaran Hutan
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:41 WIB
Presiden Brazil Jair Bolsonaro menuduh sejumlah lembaga swadaya masyarakat atau LSM bertanggung jawa...
Tak Seorang Rohingya pun Muncul untuk Dipulangkan ke Myanmar
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:41 WIB
Komisioner pengungsi Bangladesh, Kamis (22/8) mengatakan bahwa tak seorang pun Muslim Rohingya yang ...
Mantan PM Denmark Kecam Trump Soal Anggaran Pertahanan
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:41 WIB
Mantan Perdana Menteri Denmark Lars Loekke Rasmussen, Kamis (22/8) mengecam Presiden Amerika Donald ...
Iran Pamerkan Sistem Rudal Jarak Jauh Buatan Dalam Negerinya
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:41 WIB
Media pemerintah Iran menyatakan pemerintah, Kamis (22/8) memamerkan sistem rudal jarak jauh yang di...
Trump Bersikeras Katakan Demokrat Buruk Bagi Israel
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:41 WIB
Presiden AS Donald Trump bersikeras mengatakan, warga Amerika keturunan Yahudi seharusnya memberik...
Korut Katakan Uji Coba Rudal AS Bisa Picu Perang Dingin Baru
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:41 WIB
Seorang juru bicara pemerintah Korea Utara, Kamis (22/8) mengatakan, uji coba rudal jelajah jarak me...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)