Trump Tandatangani Paket Stimulus $2,2 Triliun, Paksa GM Produksi Ventilator
Elshinta
Minggu, 29 Maret 2020 - 14:16 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Trump Tandatangani Paket Stimulus $2,2 Triliun, Paksa GM Produksi Ventilator
VOA Indonesia - Trump Tandatangani Paket Stimulus $2,2 Triliun, Paksa GM Produksi Ventilator
Presiden Amerika Donald Trump menandatangani RUU stimulus $2,2 triliun pada hari Jumat yang bertujuan untuk memperkuat ekonomi yang telah terpukul oleh pandemi virus corona. Trump juga menggunakan wewenang pemerintah untuk memaksa General Motors (GM) untuk membuat ventilator guna membantu para pasien COVID-19 sementara Amerika menjadi negara pertama di dunia di mana kasus virus itu telah melampaui 100.000 orang. Trump mengatakan pada hari Jumat bahwa ia menggunakan wewenangnya di bawah Undang-Undang Produksi Pertahanan untuk mewajibkan GM “menerima, melakukan, dan memprioritaskan” kontrak pemerintah federal untuk membuat ventilator. “GM membuang-buang waktu. Tindakan hari ini akan memastikan produksi ventilator yang cepat yang akan menyelamatkan nyawa orang Amerika,” kata Trump dalam sebuah pernyataan. Trump menyampaikan pengumuman itu sesaat sebelum menandatangani paket stimulus $ 2,2 triliun setelah DPR Amerika mengesahkan rancangan undang-undang itu Jumat pagi. Amerika Serikat sekarang dianggap sebagai episentrum penyebaran virus corona, yang awalnya dimulai di China. Pada Jumat malam, di Amerika terdapat sedikitnya 101.657 kasus positif virus corona, dibandingkan dengan 81.897 di China, menurut Johns Hopkins Coronavirus Resource Center yang melakukan pantauan di seluruh dunia. Di Italia, pusat virus di Eropa, terdapat 86.498 kasus positif virus corona. [lt/pp]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Parlemen Hong Kong Lakukan Debat Akhir tentang Lagu Kebangsaan China
Jumat, 05 Juni 2020 - 04:55 WIB
Parlemen Hong Kong, Kamis (4/6) memulai debat akhir mengenai RUU kontroversial yang akan menghukum m...
Iran Tandatangani Kontrak Ekspor Listrik ke Irak
Jumat, 05 Juni 2020 - 04:55 WIB
Iran telah menandatangani kontrak dua tahun dengan Irak untuk mengekspor listrik ke negara tetanggan...
Chili Catat Kematian Terbesar Dalam Sehari Akibat COVID-19
Jumat, 05 Juni 2020 - 04:55 WIB
Pihak berwenang menyatakan Chili, yang melaporkan kasus virus corona terbanyak di Amerika Selatan, m...
Uni Eropa Bersikukuh Anggap Guaido Ketua Majelis Nasional Venezuela
Jumat, 05 Juni 2020 - 04:55 WIB
Uni Eropa, Kamis (4/6), menyatakan, keputusan Mahkamah Agung Venezuela untuk mengukuhkan sekutu Pres...
India, Australia Tanda Tangani Kesepakatan Pertahanan dan Dagang
Jumat, 05 Juni 2020 - 04:55 WIB
India dan Australia meningkatkan hubungan mereka dengan serangkaian kesepakatan, Kamis (4/6), termas...
CDC: Pasien UGD untuk Penyakit Bukan Covid-19 Menurun Bulan April
Jumat, 05 Juni 2020 - 04:55 WIB
Suatu laporan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menyatakan kunjungan ke ruang...
China Longgarkan Akses Penerbangan Internasional
Jumat, 05 Juni 2020 - 04:55 WIB
Badan pengawas penerbangan China mengatakan, Kamis (4/6), akan mengizinkan lebih banyak maskapai pen...
Jokowi Targetkan Tes Covid-19 Capai 20 Ribu Per Hari
Jumat, 05 Juni 2020 - 04:55 WIB
Setelah mencapai target 10.000 tes COVID-19 per hari, Presiden Joko Widodo ingin meningkatkannya men...
Corona Datang, Petani Mawar Tak Lagi Raup Keuntungan
Jumat, 05 Juni 2020 - 04:55 WIB
Kota Batu dikenal sebagai kota wisata dan kota bunga. Beraneka jenis bunga dikirim dari kota ini ke ...
Pemerintah Diminta Lebih Agresif Terkait Diagnosa Pasien Corona
Jumat, 05 Juni 2020 - 04:55 WIB
Pemerintah pusat sampai saat ini tidak pernah mempublikasikan data Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV