AS Tuduh Rusia, China, dan Iran Tingkatkan Disinformasi soal Virus Corona
Elshinta
Minggu, 29 Maret 2020 - 14:16 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
AS Tuduh Rusia, China, dan Iran Tingkatkan Disinformasi soal Virus Corona
VOA Indonesia - AS Tuduh Rusia, China, dan Iran Tingkatkan Disinformasi soal Virus Corona
Musuh-musuh utama Amerika tampaknya menyerbu bersama-sama, menggunakan media sosial dan sarana siber lainnya untuk memperkuat disinformasi atau informasi palsu yang sengaja disebarkan untuk menipu mengenai virus corona, dengan maksud untuk merugikan Amerika Serikat dan menghambat upaya untuk mengekang pandemi global. Tuduhan itu, yang disampaikan oleh pejabat senior Departemen Luar Negeri, berfokus pada upaya Rusia, China, dan Iran. Tidak lagi puas untuk sekadar memompa narasi palsu mereka sendiri, ketiga negara itu kini telah membentuk semacam poros informasi palsu, kata para pejabat, dengan menggemakan dan memperbesar operasi informasi masing-masing. “Kami melihat operasi informasi negara Rusia, China dan Iran menuju pada satu titik di sekitar narasi disinformasi yang sama tentang COVID-19,” kata Lea Gabrielle, kepala Pusat Keterlibatan Global (GEC) Departemen Luar Negeri Amerika, kepada para wartawan dalam konferensi pers melalui telepon Jumat (27/3). “Kami juga melihat disinformasi Rusia yang mempromosikan narasi yang diajukan oleh China dan Iran,” katanya. Para pejabat Amerika menolak untuk mengatakan apakah kolaborasi virtual itu disengaja atau hanya oportunistik. Tetapi, para pejabat, termasuk yang ada di Pentagon dan di komunitas intelijen Amerika, sebelumnya menuduh negara-negara tersebut telah meningkatkan operasi penyebaran informasi palsu masing-masing. [lt/pp]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Mantan Wali Kota Teheran Jadi Ketua Parlemen
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:54 WIB
Parlemen Iran telah memilih mantan wali kota Teheran yang memiliki hubungan erat dengan Garda Revol...
Perludem Serukan Evaluasi Pelaksanaan Pilkada 2020
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:54 WIB
Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) meminta KPU, pemerintah, dan DPR untuk mengevaluas...
Jokowi Prediksi Tren Pariwisata akan Berubah di Era New Normal
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:54 WIB
Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang paling terpukul pada masa pandemi ini. Pergeseran...
Turki Operasikan Kembali Layanan Kereta Antarkota
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:54 WIB
Layanan kereta antarkota kembali dioperasikan secara terbatas di Turki, Kamis (28/5), menyusul keput...
Iran: Pembatalan Keringanan Sanksi Nuklir AS Tidak Akan Berdampak
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:54 WIB
Iran menyatakan langkah AS untuk membatalkan keringanan sanksi-sanksi terakhir dari perjanjian nukli...
India Bela Penggunaan Hydroxychloroquine untuk Virus
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:54 WIB
Pejabat India, Kamis (28/5) membela penggunaan hydroxychloroquine sebagai obat pencegahan dan pengob...
Sekjen PBB Desak Persatuan dan Solidaritas dalam Mengatasi Covid-19
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:54 WIB
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Kamis (28/5) menyerukan "persatuan dan solidaritas" dalam ...
Nissan Akan Tutup Pabrik di Indonesia dan Spanyol
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:54 WIB
Perusahaan mobil Nissan, Kamis (28/5), mengumumkan akan menutup dua pabriknya di Spanyol dan Indones...
Israel akan Lanjutkan Aneksasi Kawasan Tepi Barat
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:54 WIB
Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu berulang kali menyatakan, salah satu tujuan pemerintahnya ...
Tempat-tempat Kerja Beralih Peran untuk Perangi Virus Corona
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:54 WIB
Ketika permintaan akan barang dan jasa anjlok karena penyebaran COVID-19, perusahaan-perusahaan di s...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV