Pemangkasan Bantuan AS AS$ 1 Miliar untuk Afghanistan akan Berimplikasi Serius
Elshinta
Minggu, 29 Maret 2020 - 14:15 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Pemangkasan Bantuan AS AS$ 1 Miliar untuk Afghanistan akan Berimplikasi Serius
VOA Indonesia - Pemangkasan Bantuan AS AS$ 1 Miliar untuk Afghanistan akan Berimplikasi Serius
Sementara pemerintah Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, meremehkan potensi dampak dari pemotongan AS$1 miliar bantuan AS ke negaranya, rakyat Afghanistan dan para ahli memperingatkan kemungkinan negara itu menghadapi kesulitan finansial. Saat ini mereka juga tengah berjuang dalam ketidakstabilan politik yang mengancam proses perdamaian negara dan meningkatnya kekhawatiran akan semakin parahnya wabah COVID-19. “Pemotongan AS$1 miliar bantuan AS akan menjadi pukulan signifikan bagi negara itu. PDB Afghanistan hanya sekitar AS$20 miliar per tahun dan sebagian besar berasal dari sumbangan internasional,” kata Johnathan Schroden kepada VOA. Schroden adalah seorang pakar mengenai Afghanistan dan Direktur Program Stabilitas dan Pengembangan di Lembaga Penelitian Center for Naval Analysis (CAN) yang berbasis di Washington. “Menteri Luar Negeri Mike Pompeo telah menjelaskan, Amerika akan memprioritaskan dukungan berkelanjutan kepada pasukan keamanan Afghanistan. Namun bantuan sektor sipil Amerika untuk Afghanistan mencapai sekitar AS$500 juta pada tahun ini. Jadi, bahkan jika mereka membuatnya menjadi AS$1 miliar, maka masih akan diperlukan pemangkasan AS$500 juta lagi dari bantuan militer,” kata Schroden. Dia mengatakan jika Amerika memotong bantuan ke Afghanistan, sekutunya NATO, kemungkinan juga akan mengikuti jejak Amerika. Akibatnya akan menciptakan efek gabungan. [lt/ah]    
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Parlemen Hong Kong Lakukan Debat Akhir tentang Lagu Kebangsaan China
Jumat, 05 Juni 2020 - 04:55 WIB
Parlemen Hong Kong, Kamis (4/6) memulai debat akhir mengenai RUU kontroversial yang akan menghukum m...
Iran Tandatangani Kontrak Ekspor Listrik ke Irak
Jumat, 05 Juni 2020 - 04:55 WIB
Iran telah menandatangani kontrak dua tahun dengan Irak untuk mengekspor listrik ke negara tetanggan...
Chili Catat Kematian Terbesar Dalam Sehari Akibat COVID-19
Jumat, 05 Juni 2020 - 04:55 WIB
Pihak berwenang menyatakan Chili, yang melaporkan kasus virus corona terbanyak di Amerika Selatan, m...
Uni Eropa Bersikukuh Anggap Guaido Ketua Majelis Nasional Venezuela
Jumat, 05 Juni 2020 - 04:55 WIB
Uni Eropa, Kamis (4/6), menyatakan, keputusan Mahkamah Agung Venezuela untuk mengukuhkan sekutu Pres...
India, Australia Tanda Tangani Kesepakatan Pertahanan dan Dagang
Jumat, 05 Juni 2020 - 04:55 WIB
India dan Australia meningkatkan hubungan mereka dengan serangkaian kesepakatan, Kamis (4/6), termas...
CDC: Pasien UGD untuk Penyakit Bukan Covid-19 Menurun Bulan April
Jumat, 05 Juni 2020 - 04:55 WIB
Suatu laporan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menyatakan kunjungan ke ruang...
China Longgarkan Akses Penerbangan Internasional
Jumat, 05 Juni 2020 - 04:55 WIB
Badan pengawas penerbangan China mengatakan, Kamis (4/6), akan mengizinkan lebih banyak maskapai pen...
Jokowi Targetkan Tes Covid-19 Capai 20 Ribu Per Hari
Jumat, 05 Juni 2020 - 04:55 WIB
Setelah mencapai target 10.000 tes COVID-19 per hari, Presiden Joko Widodo ingin meningkatkannya men...
Corona Datang, Petani Mawar Tak Lagi Raup Keuntungan
Jumat, 05 Juni 2020 - 04:55 WIB
Kota Batu dikenal sebagai kota wisata dan kota bunga. Beraneka jenis bunga dikirim dari kota ini ke ...
Pemerintah Diminta Lebih Agresif Terkait Diagnosa Pasien Corona
Jumat, 05 Juni 2020 - 04:55 WIB
Pemerintah pusat sampai saat ini tidak pernah mempublikasikan data Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV