Dunia Krisis Kondom Akibat Virus Corona
Elshinta
Minggu, 29 Maret 2020 - 14:15 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Dunia Krisis Kondom Akibat Virus Corona
VOA Indonesia - Dunia Krisis Kondom Akibat Virus Corona
Dunia mengalami kekurangan pasokan kondom setelah adanya kebijakan lockdown di Malaysia untuk menghambat penyebaran virus corona. Akibatnya salah satu produsen kondom terbesar di dunia terpaksa menghentikan produksinya.  Produsen tersebut, Karex Bhd Malaysia, memproduksi satu dari lima kondom secara global. Perusahaan itu belum menghasilkan satu kondom pun dari tiga pabriknya di Malaysia selama lebih dari seminggu akibat kebijakan lockdown.  Hal tersebut mengakibatkan terjadinya kekurangan 100 juta kondom yang biasanya dipasarkan secara internasional oleh sejumlah merek, seperti Durex. Alat kontrasepsi tersebut juga dipasok ke sistem perawatan kesehatan berbagai negara, seperti Layanan Kesehatan National (National Heath System/NHS) Inggris atau didistribusikan oleh program bantuan, seperti Dana Populasi PBB (UN Population Fund).  Pada akhirnya pemerintah Malaysia memberi izin kepada Karex Bhd untuk memulai kembali produksi pada hari Jumat (27/3). Namun hanya dengan 50% dari tenaga kerjanya. Izin diberikan sebagai dispensasi karena dianggap sebagai industri kritis.  "Akan dibutuhkan waktu untuk memulai pabrik, dan kami akan berjuang untuk memenuhi permintaan dengan kapasitas setengahnya," kata Kepala Eksekutif Karex Bhd, Goh Miah Kiat, kepada Reuters. "Kita akan melihat kekurangan kondom di mana-mana, yang akan menakutkan," katanya. “Kekhawatiran saya adalah untuk banyak program kemanusiaan di Afrika, kekurangannya bukan hanya dua minggu atau sebulan. Kekurangan itu bisa berlangsung berbulan-bulan. [ah]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
AS-Korsel Sepakat Danai Pekerja di Pangkalan AS yang Dirumahkan
Kamis, 04 Juni 2020 - 03:21 WIB
Ribuan orang Korea Selatan yang dirumahkan akan dapat segera kembali bekerja di pangkalan-pangkalan ...
Semakin Banyak Warga Inggris Miliki Kewarganegaraan Jerman
Kamis, 04 Juni 2020 - 03:21 WIB
Jumlah warga negara Inggris yang memperoleh kewarganegaraan Jerman meningkat secara signifikan sepan...
Polisi Bubarkan Peringatan Kematian Lelaki Kulit Hitam di Perancis
Kamis, 04 Juni 2020 - 03:21 WIB
Polisi Perancis menembakkan gas air mata pada Rabu dini hari (3/6) untuk membubarkan demonstran yang...
Ilmuwan Iran Akhirnya Pulang dari AS
Kamis, 04 Juni 2020 - 03:21 WIB
Seorang ilmuwan Iran yang dipenjarakan di AS namun kemudian dibebaskan dari dakwaan dalam kasus raha...
Rusia Kembali Langsungkan Serangan Udara di Suriah
Kamis, 04 Juni 2020 - 03:21 WIB
Pesawat-pesawat perang Rusia, Rabu pagi (3/6), melangsungkan serangan pertama mereka dalam tiga bula...
Brazil Catat Rekor Baru Kematian Dalam Satu Hari Karena Virus Corona
Kamis, 04 Juni 2020 - 03:21 WIB
Brazil mengumumkan telah mencatat rekor kematian dalam satu hari akibat virus corona, Selasa (2/6). ...
Bom Pinggir Jalan Tewaskan 9 di Afghanistan Selatan
Kamis, 04 Juni 2020 - 03:21 WIB
Sebuah ledakan bom pinggir jalan, Rabu (3/6), menewaskan sembilan penumpang sebuah bis yang sedang m...
Jokowi Siapkan Program Pemulihan Ekonomi Nasional
Kamis, 04 Juni 2020 - 03:21 WIB
Pemerintah bergerak cepat siapkan program pemulihan ekonomi nasional, agar perekonomian tidak semaki...
Bundesliga Tidak Ambil Tindakan Terhadap Pemain Pendukung Demo
Kamis, 04 Juni 2020 - 03:21 WIB
Para pemain Bundesliga bebas menunjukkan dukungan bagi para pendemo atas kematian George Floyd, pri...
Para Gubernur AS Hati-hati Buka Kembali Kegiatan terkait COVID-19
Kamis, 04 Juni 2020 - 03:21 WIB
Sementara demonstrasi berlanjut di seluruh Amerika terkait kematian George Floyd seorang laki-laki A...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV