Virus Corona Terkini: Jokowi Ikut KTT G20 Dari Bogor, Kasus Paling Banyak di AS
Elshinta
Minggu, 29 Maret 2020 - 14:15 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Virus Corona Terkini: Jokowi Ikut KTT G20 Dari Bogor, Kasus Paling Banyak di AS
ABC.net.au - Virus Corona Terkini: Jokowi Ikut KTT G20 Dari Bogor, Kasus Paling Banyak di AS

Para pemimpin negara-negara G20 berjanji menyuntikkan dana sebesar US$ 5 triliun, atau hampir Rp 80 ribu triliun untuk meringankan perekonomian global akibat pandemik virus corona.

Hal itu disepakati dalam pertemuan KTT G20 yang dilakukan melalui videoconference, Kamis kemarin (26/3), dengan diikuti para kepala negara dan kepala pemerintahan serta pimpinan beberapa lembaga internasional.

Presiden Joko Widodo yang masih dalam suasana berduka setelah kematian ibunya tetap berpartisipasi dalam rapat yang dipimpin Raja Salman dari Arab Saudi.

G20 yang terdiri atas 20 negara dengan kekuatan ekonomi terbesar dunia dibentuk setelah terjadinya krisis keuangan global 2008/2009.

Para pemimpin G20 menyatakan siap menerapkan dan mendanai seluruh upaya terkait kesehatan yang dibutuhkan untuk menghentikan penyebaran COVID-19.

Dalam pernyataan bersama, para pemimpin bertekad memastikan kelancaran pasokan medis dan kebutuhan mendasar lainnya lintas negara serta mengatasi gangguan distribusi.

Selain para kepala negara/kepala pemerintahan, KTT kali ini juga diikuti WHO, PBB, IMF, dan Bank Dunia.

KTT sedianya digelar di Arab Saudi sebagai tuan rumah, namun penyebaran COVID-19 memaksa para pemimpin untuk menggelar pertemuan melalui internet.

Presiden Joko Widodo misalnya, berpartisipasi dalam KTT dari Istana Bogor, didamping Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani

Kanselir Jerman Angela Merkel yang sedang menjalani isolasi diri terpaksa ikut rapat online ini dari apartemennya.

PM Inggris menjanjikan lebih banyak dana untuk penelitian vaksin, sementara G20 secara keseluruhan menyatakan akan memberi lebih banyak dukungan kepada Organisasi Kesehatan Dunia, WHO.

Dana Moneter Internasional (IMF) meminta G20 untuk menggandakan jumlah dana yang tersedia untuk pembiayaan darurat.

Sementara Sekjen PBB, Antonio Guterres, yang sebelumnya mendesak gencatan senjata global, kini meminta pencabutan sanksi terhadap suatu negara.

Presiden Rusia Vladimir Putin sepakat dengan Sekjen PBB dan menyerukan negara-negara tertentu untuk mencabut sanksi dan menghentikan perang dagang satu sama lain.

Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam kesempatan itu mendesak G20 untuk meningkatkan produksi alat pelindung diri (APD) bagi para tenaga medis.

"Kami meminta Anda semua untuk meningkatkan produksi, menghapus larangan ekspor dan memastikan pemerataan distribusi," katanya.

Presiden China Xi Jinping sependapat dengan hal ini, setelah sebelumnya China memberikan bantuan kepada sejumlah negara, termasuk Indonesia.

"Saya ingin meminta semua anggota G20 untuk bertindak kolektif, memotong tarif, menghilangkan hambatan, dan memfasilitasi arus perdagangan tanpa batas," katanya.

"Bersama-sama, kita dapat mengirim sinyal kuat dan mengembalikan kepercayaan untuk pemulihan ekonomi global," lanjut Presiden Xi.

AS paling banyak terinfeksi

Sementara itu sejak hari Kamis (26/3), kasus positif virus corona di Amerika Serikat sudah mencapai 81.378 orang, atau melebihi China dengan 81.285 kasus, serta Italia dengan 80.539 kasus.

Secara global kini sudah lebih dari setengah juta orang yang positif terinfeksi COVID-19.

Setidaknya 2,8 miliar orang, atau lebih dari sepertiga populasi Bumi, kini sedang membatasi interaksi sosial mereka.

Di Amerika Serikat, paket penyelamatan ekonomi senilai 2,2 triliun dolar digulirkan untuk membantu bisnis, rumah sakit, dan warga.

Jumlah kematian tertinggi di Italia

Italia mengumumkan ada 6.153 kasus baru dalam semalam, dengan jumlah kematian sudah 8.165, tertinggi di dunia.

Namun Spanyol kini menjadi negara di Eropa yang mengalami penyebaran virus tercepat.

Pada hari Kamis, Spanyol melaporkan hampir 8.600 infeksi baru dan 655 kematian, sehingga total kasus menjadi lebih dari 56.000 dan lebih dari 4.000 kematian.

Jerman kini mencatat jumlah infeksi lebih dari 39.000 orang, tetapi hanya 222 kematian.

Hal itu dikaitkan dengan langkah cepat Jerman melakukan tes secara agresif, yang dilakukan kepada 500.000 orang dalam sepekan.

Di Prancis, warga yang terinfeksi sudah mulai dievakuasi dari kawasan Alsace menggunakan kereta api, sementara Inggris memesan 10.000 ventilator.

Denda ratusan juta di Singapura

Singapura telah memperketat aturan menjaga jarak antar individu, dengan menjadikan sebuah pelanggaran bagi mereka yang secara sengaja berdiri terlalu dekat satu sama lain.

Mereka yang berdiri kurang dari satu meter saat antre, atau yang duduk kurang dari satu meter dengan di sebelah orang lain, akan dikenai hukuman pelanggaran.

Pelanggarnya bisa dikenai denda SG$ 10.000, atau lebih dari 111 juta, penjara sampai enam bulan, atau bahkan gabungan keduanya.

Terakit dengan kebijakan penutupan sejumlah tempat, 1,3 miliar penduduk India telah diperintahkan tinggal di rumah, menyebabkan banyak yang kehilangan pekerjaan.

Sementara Afrika Selatan baru akan berencana menerapkan kebijakan Lockdown, setelah mencatat lebih dari 700 kasus CVOID-19, tertinggi di Afrika.

China menutup kedatangan warga asing

Pemerintah China mengatakan akan melarang masuknya pendatang warga asing, termasuk bagi yang memiliki visa penduduk tetap China, mulai Sabtu besok (28/03).

Jumlah penerbangan yang masuk dan keluar juga sudah dikurangi setelah adanya kekhawatiran para pendatang akan meningkatkan kembali penyebaran virus corona.

China juga telah meminta agar semua maskapai penerbangan asing ke China untuk membatasi penerbangannya menjadi satu kali dalam sepekan.

Mereka ingin dengan serius mencegah kembalinya epidemi virus corona di negaranya, yang dimulai di kota Wuhan dan hingga kini telah menyebabkan kematian hampir 3.300 warga China.

Ikuti perkembangan terkini soal pandemik global virus corona di situs ABC Indonesia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gaji dan THR Sejumlah Perawat Indonesia Dipotong Saat Berjuang Hadapi Corona
Rabu, 27 Mei 2020 - 05:32 WIB
Di saat merayakan Idul Fitri sejumlah pekerja lepas, termasuk tenaga kesehatan, ada yang belum menda...
Bagaimana Kota Wuhan Bisa Melakukan Jutaan Tes Virus Corona Dalam Sehari?
Rabu, 27 Mei 2020 - 05:32 WIB
Petugas kesehatan di kota Wuhan, kota virus corona berasal, mengatakan dalam waktu satu hari saja, y...
Dapat Digunakan Tahun Ini: Australia Uji Coba Vaksin COVID-19 ke Manusia
Rabu, 27 Mei 2020 - 05:32 WIB
Perusahaan bioteknologi Novavax mulai melakukan uji coba vaksin COVID-19 ke manusia di kota Melbourn...
Sebagian Siswa Australia Kembali ke Sekolah, Satu Positif Corona di Sydney
Rabu, 27 Mei 2020 - 05:32 WIB
Setelah dua bulan belajar jarak jauh, Senin pekan ini (25/05) menandai hari pertama sebagian besar m...
Jepang Mengaku Berhasil Tangani Virus Corona dengan Cara Unik
Rabu, 27 Mei 2020 - 05:32 WIB
Jepang mencabut status keadaan darurat pandemi virus corona. Perdana Menteri Shinzo Abe menyatakan t...
Saat Pandemi di Indonesia, Ada Kemungkinan 300 Ribu Sampai 450 Ribu Kehamilan Tambahan
Selasa, 26 Mei 2020 - 05:15 WIB
Usia pernikahan Eustachia Retno dan Emmanuel Ricky baru genap sebulan. Pasangan ini baru melangsungk...
China Ancam Hong Kong Dengan Aturan Lebih Ketat
Selasa, 26 Mei 2020 - 05:15 WIB
Pemerintah China mengumumkan rencana untuk memberlakukan undang-undang baru di Hong Kong setelah ker...
Raja Pane Wartawan Indonesia Yang 40 Tahun Bersahabat Erat Dengan Iwan Fals
Selasa, 26 Mei 2020 - 05:15 WIB
Bagaimana anda membina persahabatan apalagi bila sahabat anda itu salah satu pemusik legendaris di I...
Tenaga Medis Muslim Asal Indonesia Dapat Dukungan dari Rekan Kerja Saat Ramadan
Selasa, 26 Mei 2020 - 05:15 WIB
Di tengah pandemi virus corona di Australia, sejumlah tenaga medis dan kemanusiaan adalah Muslim dan...
Pembatasan Belum Dilonggarkan, Restoran di Sydney dan Victoria Sudah Laris Dipesan
Selasa, 26 Mei 2020 - 05:15 WIB
Menteri Utama Negara Bagian New South Wales, Gladys Berejiklian mengatakan, pub, kafe, dan restoran ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV