Italia Berlakukan Larangan Berkunjung Terkait Virus Korona
Elshinta
Selasa, 25 Februari 2020 - 02:49 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Italia Berlakukan Larangan Berkunjung Terkait Virus Korona
VOA Indonesia - Italia Berlakukan Larangan Berkunjung Terkait Virus Korona
Pihak berwenang di bagian utara Italia telah melarang kunjungan wisatawan dan memerintahkan penutupan banyak tempat umum di Provinsi Lombardy dan Provinsi Veneto untuk menghentikan penyebaran virus korona yang telah menewaskan tiga orang dan menginfeksi sedikitnya 152 orang di negara itu. Kepala Badan Perlindungan Sipil Italia, Angelo Borelli mengumumkan status darurat yang diberlakukan itu. Pesta topeng Venesia -- yang akrab disebut Karnaval Venesia – berakhir, Minggu (23/2), dua hari lebih awal dari yang dijadwalkan. Sekitar 50.000 orang tidak diperkenankan masuk atau meninggalkan kota-kota di Lombardy dan Veneto selama dua pekan ke depan tanpa izin khusus. Polisi telah dikerahkan untuk memastikan agar warga mematuhi ketentuan itu. Di luar kedua provinsi itu, banyak bisnis dan sekolah jugamenghentikan aktivitas mereka. Berbagai pertandingan olahraga ditunda hingga Maret. Perancang busana ternama Italia Giorgio Armani terpaksa memamerkan koleksi barunya dalam sebuah acara yang tertutup. Hanya kota Ivrea di bagian Utara Italia yang masih membuka diri terhadap ribuan pengunjung. Keputusan itu diambil pemerintah kota sehubungan tradisi tahunan Perang Jeruk yang sangat populer dan menjadi atraksi utama musim karnaval di Ivrea. Sumber wabah virus korona di Italia masih diselidiki. Seorang pengusaha yang baru kembali dari China diketahui tertular virus tersebut. [ab/uh]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Afrika Selatan Mulai Lakukan Karantina Wilayah Nasional
Minggu, 29 Maret 2020 - 14:16 WIB
Afrika Selatan, Jumat (27/3) memulai hari pertama karantina wilayah (lockdown) nasional selama tiga ...
Gubernur Lousiana Desak Warga Agar Berdiam di Rumah
Minggu, 29 Maret 2020 - 14:16 WIB
Gubernur Louisiana John Bel Edwards mendesak warganya agar berdiam di rumah dan membatasi kontak sat...
Trump Tandatangani Paket Stimulus $2,2 Triliun, Paksa GM Produksi Ventilator
Minggu, 29 Maret 2020 - 14:16 WIB
Presiden Amerika Donald Trump menandatangani RUU stimulus $2,2 triliun pada hari Jumat yang bertujua...
AS Tuduh Rusia, China, dan Iran Tingkatkan Disinformasi soal Virus Corona
Minggu, 29 Maret 2020 - 14:16 WIB
Musuh-musuh utama Amerika tampaknya menyerbu bersama-sama, menggunakan media sosial dan sarana siber...
Pemerintah Siapkan Payung Hukum Karantina Wilayah Terkait Corona
Minggu, 29 Maret 2020 - 14:15 WIB
Pemerintah sedang menyiapkan peraturan pemerintah untuk mengatur karantina wilayah terkait virus cor...
Pemangkasan Bantuan AS AS$ 1 Miliar untuk Afghanistan akan Berimplikasi Serius
Minggu, 29 Maret 2020 - 14:15 WIB
Sementara pemerintah Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, meremehkan potensi dampak dari pemotongan A...
Empat Meninggal, Lebih dari Seratus Sakit di Kapal Pesiar Dekat Terusan Panama
Minggu, 29 Maret 2020 - 14:15 WIB
Empat orang tewas dan 138 lainnya sakit di kapal pesiar Holland America Line yang saat ini berlabuh ...
Dunia Krisis Kondom Akibat Virus Corona
Minggu, 29 Maret 2020 - 14:15 WIB
Dunia mengalami kekurangan pasokan kondom setelah adanya kebijakan lockdown di Malaysia untuk mengha...
Kematian Akibat Corona di Prancis Hampir Capai 2.000
Minggu, 29 Maret 2020 - 14:15 WIB
Otoritas Kesehatan Prancis melaporkan adanya 299 kematian baru akibat virus corona pada Jumat (27/3)...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)