Najib Razak: Pesawat MH370 yang Hilang Mungkin Jatuh Akibat Pilot Bunuh Diri
Elshinta
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:24 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Najib Razak: Pesawat MH370 yang Hilang Mungkin Jatuh Akibat Pilot Bunuh Diri
VOA Indonesia - Najib Razak: Pesawat MH370 yang Hilang Mungkin Jatuh Akibat Pilot Bunuh Diri
Mantan perdana menteri Malaysia Najib Razak mengatakan, Rabu (19/2), Malaysia tidak pernah mengesampingkan kemungkinan bahwa pesawat Malaysian Airlines dengan nomor penerbangan MH370 sengaja telah dijatuhkan oleh pilotnya sendiri. Najib, yang menjadi perdana menteri ketika pesawat itu hilang dengan 236 penumpang dan awaknya hampir enam tahun lalu, memberikan komentar atas pernyataan mantan perdana menteri Australia Tony Abbott. Abbott mengatakan para pemimpin Malaysia sejak awal telah mempertimbangkan kemungkinan bahwa Kapten Zaharie Ahmad Shah mungkin telah melakukan pembunuhan massal. “Pengertian yang saya peroleh dari para pemimpin tingkat tinggi Malaysia sejak awalnya adalah bahwa mereka berpendapat peristiwa itu kemungkinan aksi bunuh diri yang dilakukan oleh pilotnya,” kata Abbott dalam film dokumenter tentang tragedi itu yang dibuat oleh Sky News dan disiarkan pada Rabu. Kata Najib kepada portal berita Free Malaysia Today, para pejabat Malaysia telah mempertimbangkan skenario itu ketika penyelidikan sedang berlangsung, tetapi memutuskan tidak mengumumkannya kepada publik. “Akan sangat tidak adil dan tidak bertanggung jawab secara hukum, karena kedua kotak hitam pesawat itu belum ditemukan, dan karenanya tidak ada bukti yang meyakinkan bahwa pilot lah yang sepenuhnya bertanggung jawab atas hilangnya pesawat itu,” kata Najib. [ii/ft]    
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bantuan Rusia untuk Atasi Virus Corona di AS Membingungkan
Rabu, 08 April 2020 - 00:51 WIB
Pesawat militer Rusia yang membawa 60 ton peralatan medis tiba di Amerika Serikat akhir Maret lalu. ...
Militer Sudan akan Kembalikan Jasad Perwira yang Dieksekusi Bashir
Rabu, 08 April 2020 - 00:51 WIB
Militer Sudan mengatakan akan mengembalikan jasad 29 perwira yang dieksekusi 30 tahun lalu, kepada k...
Hiu Bunuh Petugas Margasatwa Australia di Great Barrier Reef
Rabu, 08 April 2020 - 00:51 WIB
Para pejabat, Selasa (7/4), mengatakan seekor hiu membunuh seorang kayawan muda margasatwa Australia...
Kamis, DK PBB akan Gelar Rapat Pertama Bahas Wabah Corona
Rabu, 08 April 2020 - 00:51 WIB
Para diplomat mengatakan, Senin (6/4), Dewan Keamanan PBB akan mengadakan pertemuan pertama membahas...
Umat Kristiani Yerusalem Bersiap Rayakan Paskah
Rabu, 08 April 2020 - 00:51 WIB
Bagi miliaran orang Kristen di seluruh dunia, minggu ini adalah Pekan Suci, tujuh hari yang terentan...
Pasca Meninggalnya Bupati Morowali Utara, Wartawan Lakukan Isolasi Mandiri
Rabu, 08 April 2020 - 00:51 WIB
Meninggalnya Bupati Morowali Utara Aptripel Tumimomor akibat virus corona pada 2 April 2020 membuat ...
Stigma Tumbuh Subur di Tengah Wabah Corona
Rabu, 08 April 2020 - 00:51 WIB
Pada 10 Maret 2020 lalu, seorang warga berinisial S mendatangi Rumah Sakit Respira di Kabupaten Bant...
Kardinal George Pell Bebas Setelah Vonis Pelecehan Seksual Dibatalkan
Rabu, 08 April 2020 - 00:51 WIB
Kardinal Australia George Pell bebas hari Selasa (7/4) setelah Pengadilan Tinggi Australia membatalk...
Finlandia Perpanjang dan Perketat Pembatasan Perjalanan
Rabu, 08 April 2020 - 00:51 WIB
Pemerintah Finlandia, Selasa (7/4), memperpanjang dan memperketat pembatasan perjalanan ke dalam dan...
PM Inggris Masih Dirawat di ICU, Jepang Deklarasikan Keadaan Darurat
Rabu, 08 April 2020 - 00:51 WIB
Jepang, Selasa (7/4) bersiap-siap untuk mendeklarasikan keadaan darurat karena virus corona di beber...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV