China: Virus COVID-19 Tak Segawat Virus Korona Lainnya
Elshinta
Rabu, 19 Februari 2020 - 01:55 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
China: Virus COVID-19 Tak Segawat Virus Korona Lainnya
VOA Indonesia - China: Virus COVID-19 Tak Segawat Virus Korona Lainnya
Pemerintah China telah menerbitkan data baru dari 44 ribu lebih penderita virus Covid-19, yang menunjukkan bahwa wabah itu tidak seburuk bencana virus korona sebelumnya, termasuk Sindrom Pernapasan Akut Parah (Severe Acute Respiratory Syndrome/SARS) dan Sindrom Pernapasan Timur Tengah (Middle East Respiratory Syndrome/MERS).  Organisasi Kesehatan Sedunia (World Health Organization/WHO) melaporkan lebih dari 70 ribu penderita, termasuk 1.772 korban meninggal, kebanyakan di Provinsi Hubei, d imana wabah itu mulai merebak. Jumlah penderita di 25 negara selain China, naik sedikit menjadi 694, termasuk tiga kematian, di Filipina, Jepang dan Perancis. Angka-angka itu menunjukkan turunnya jumlah penderita virus korona itu, tetapi Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, angka-angka ini harus ditafsirkan dengan hati-hati karena trendnya bisa berubah apabila terjadi penularan dalam kelompok populasi yang baru. Sebanyak 94 persen dari semua penderita dan korbannya dilaporkan terjadi di Provinsi Hubei, dan Tedros mengatakan masih terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa wabah itu telah melambat. Kata Tedros lagi, data dari pemerintah China itu agaknya menunjukkan bahwa kebanyakan orang yang terkena virus Covid-19 tidak akan mati. [ii/pp]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bantuan Rusia untuk Atasi Virus Corona di AS Membingungkan
Rabu, 08 April 2020 - 00:51 WIB
Pesawat militer Rusia yang membawa 60 ton peralatan medis tiba di Amerika Serikat akhir Maret lalu. ...
Militer Sudan akan Kembalikan Jasad Perwira yang Dieksekusi Bashir
Rabu, 08 April 2020 - 00:51 WIB
Militer Sudan mengatakan akan mengembalikan jasad 29 perwira yang dieksekusi 30 tahun lalu, kepada k...
Hiu Bunuh Petugas Margasatwa Australia di Great Barrier Reef
Rabu, 08 April 2020 - 00:51 WIB
Para pejabat, Selasa (7/4), mengatakan seekor hiu membunuh seorang kayawan muda margasatwa Australia...
Kamis, DK PBB akan Gelar Rapat Pertama Bahas Wabah Corona
Rabu, 08 April 2020 - 00:51 WIB
Para diplomat mengatakan, Senin (6/4), Dewan Keamanan PBB akan mengadakan pertemuan pertama membahas...
Umat Kristiani Yerusalem Bersiap Rayakan Paskah
Rabu, 08 April 2020 - 00:51 WIB
Bagi miliaran orang Kristen di seluruh dunia, minggu ini adalah Pekan Suci, tujuh hari yang terentan...
Pasca Meninggalnya Bupati Morowali Utara, Wartawan Lakukan Isolasi Mandiri
Rabu, 08 April 2020 - 00:51 WIB
Meninggalnya Bupati Morowali Utara Aptripel Tumimomor akibat virus corona pada 2 April 2020 membuat ...
Stigma Tumbuh Subur di Tengah Wabah Corona
Rabu, 08 April 2020 - 00:51 WIB
Pada 10 Maret 2020 lalu, seorang warga berinisial S mendatangi Rumah Sakit Respira di Kabupaten Bant...
Kardinal George Pell Bebas Setelah Vonis Pelecehan Seksual Dibatalkan
Rabu, 08 April 2020 - 00:51 WIB
Kardinal Australia George Pell bebas hari Selasa (7/4) setelah Pengadilan Tinggi Australia membatalk...
Finlandia Perpanjang dan Perketat Pembatasan Perjalanan
Rabu, 08 April 2020 - 00:51 WIB
Pemerintah Finlandia, Selasa (7/4), memperpanjang dan memperketat pembatasan perjalanan ke dalam dan...
PM Inggris Masih Dirawat di ICU, Jepang Deklarasikan Keadaan Darurat
Rabu, 08 April 2020 - 00:51 WIB
Jepang, Selasa (7/4) bersiap-siap untuk mendeklarasikan keadaan darurat karena virus corona di beber...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV