Presiden Erdogan akan Bangun Terusan Baru Dekat Istanbul
Elshinta
Senin, 30 Desember 2019 - 10:09 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Presiden Erdogan akan Bangun Terusan Baru Dekat Istanbul
VOA Indonesia - Presiden Erdogan akan Bangun Terusan Baru Dekat Istanbul
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menghidupkan kembali rencana membangun sebuah terusan di tepi kota Istanbul kendati mendapat tentangan kuat dari banyak orang termasuk walikota yang baru. Tahun lalu, Turki menangguhkan proyek itu, yang  diperkirakan akan menelan beaya AS$12,6 miliar karena perekonomian Turki  terkena resesi.  Tapi belakangan ini Erdogan telah menjadikan pembangunan terusan sepanjang 45 km itu, yang disebut “Kanal Istanbul” sebagai  proyek utamanya. Kanal atau terusan selebar 400 meter itu akan menghubungkan Laut Hitam di utara dengan Laut Marmara, dan akan mengurangi kemacetan pelayaran di selat Bosphorus yang membagi kota Istanbul. Sebuah kapal barang, hari Jumat (27/12), kandas di selat Bosphorus, salah satu jalur pelayaran paling sibuk di dunia.  Menurut Erdogan, kanal yang akan dibangun itu akan mencegah kecelakaan seperti yang dialami kapal barang itu. Pertumbuhan kota Istanbul yang cepat dan kurangnya  lahan hijau merupakan keprihatinan banyak orang, dan rencana untuk membangun kanal melewati sebuah taman kota telah memicu  banyak protes. Kanal yang akan dibangun itu akan melalui sebuah danau yang ekosistemnya sangat penting bagi hewan laut dan burung-burung, dan akan rusak, kata Perkumpulan Insinyur dan Arsitek Turki.  Kata mereka, proyek kanal itu akan menghilangkan dua danau yang mensuplai sepertiga sumber air bersih bagi kota Istanbul, dan menambah keasinan  air tanah. [ii/ah]  
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
PM Malaysia Mahathir Ajukan Surat Pengunduran Diri
Selasa, 25 Februari 2020 - 02:53 WIB
Kantor Perdana Menteri Malaysia mengatakan, Senin (24/2), Mahathir Mohamad sudah menyerahkan surat p...
Trump Umumkan Kesepakatan Militer dengan India
Selasa, 25 Februari 2020 - 02:53 WIB
Presiden Donald Trump mengatakan, Senin (24/2), AS akan menandatangani sebuah kesepakatan untuk menj...
Pemerintah Bersiap Evakuasi WNI di Kapal Pesiar World Dream
Selasa, 25 Februari 2020 - 02:53 WIB
Anak buah kapal (ABK) WNI di kapal pesiar World Dream akan segera dievakuasi. Sementara itu, pemerin...
Pengadilan Ekstradisi Assange Berlangsung di London
Selasa, 25 Februari 2020 - 02:53 WIB
Sebuah sidang pengadilan terkait permohonan AS untuk ektradisi pendiri WikiLekas Julian Assange mula...
Italia Berlakukan Larangan Berkunjung Terkait Virus Korona
Selasa, 25 Februari 2020 - 02:49 WIB
Pihak berwenang di bagian utara Italia telah melarang kunjungan wisatawan dan memerintahkan penutupa...
PBB Keluarkan Seruan Global untuk Lindungi HAM
Selasa, 25 Februari 2020 - 02:49 WIB
Seketraris Jenderal PBB Antonio Guterres memperingatkan bahwa HAM sedang menghadapi serangan akiba...
Korsel Berlakukan Siaga Tertinggi di Tengah Ancaman Wabah Korona
Selasa, 25 Februari 2020 - 02:49 WIB
Sekolah-sekolah di Korea Selatan tutup dan berbagai kegiatan besar -- termasuk konser dan acara pemb...
Pihak-pihak yang Berperang di Libya Sepakati Gencatan Senjata Lebih Permanen
Selasa, 25 Februari 2020 - 02:49 WIB
Sebuah misi PBB di Libya, Senin (24/2), mengatakan, pihak-pihak yang berperang di Libya telah sepaka...
Afghanistan Kukuhkan Kasus Pertama Virus Korona
Selasa, 25 Februari 2020 - 02:49 WIB
Sejumlah pejabat Afghanistan mengatakan, Senin (24/2), seorang pasien yang baru-baru ini mengunjun...
Palestina Tembakkan Roket ke Israel, Netanyahu Ancam Langsungkan Perang
Selasa, 25 Februari 2020 - 02:49 WIB
Kelompok militan di Gaza melanjutkan serangan mereka ke bagian selatan Israel, Senin (24/2). Sejumla...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)