Hong Kong Menimbang Langkah Darurat untuk Akhiri Demo
Elshinta
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Hong Kong Menimbang Langkah Darurat untuk Akhiri Demo
VOA Indonesia - Hong Kong Menimbang Langkah Darurat untuk Akhiri Demo
Pemerintah Hong Kong mungkin sedang mempertimbangkan langkah-langkah untuk meningkatkan upaya meredam aksi para pendemo anti-pemerintah. Hal itu terjadi setelah Presiden Xi Jinping mengeluarkan sebuah peringatan langsung, dan mendesak kota itu untuk “mengakhiri kekerasan dan memulihkan ketertiban,” demikian kata para analis. Tetapi upaya meningkatkan tekanan kemungkinan akan berdampak negatif, dan memicu ketegangan yang semakin besar serta merugikan ekonomi jika para pendemo tidak mau mengalah, demikian ditambahkan mereka. Xi mengatakan pada sebuah KTT di Brasil pada Kamis (14/11), bahwa “kejahatan radikal disertai kekerasan terus menerus telah menginjak-nginjak prinsip dasar dari skema satu negara dua sistem di Hong Kong,” demikian dilaporkan People’s Daily. [jm/ft]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemimpin Hong Kong: UU Keamanan Beijing Perlu
Senin, 06 Juli 2020 - 02:00 WIB
Pemimpin Hong Kong telah memberi dukungan kuat kepada UU Keamanan Baru yang diberlakukan Beijing pad...
Anggota Parlemen Afghanistan: Dukungan Rusia untuk Taliban Bukan Rahasia
Senin, 06 Juli 2020 - 02:00 WIB
Beberapa anggota parlemen Afghanistan mengatakan terbinanya kontak erat antara Rusia dengan Taliban ...
Kebakaran Misterius Landa Program Nuklir Iran
Senin, 06 Juli 2020 - 02:00 WIB
Rincian baru tentang kerusakan pada fasilitas nuklir Iran akibat kebakaran misterius pada Kamis (2/7...
Jumlah Kasus Covid-19 di AS Masih Tertinggi di Dunia
Senin, 06 Juli 2020 - 02:00 WIB
AS memiliki jumlah orang yang infeksi Covid-19 terbanyak, yaitu 2,8 juta dari lebih 11 juta kasus di...
6 Tewas dan 15 Luka dalam Pemboman di Somalia
Senin, 06 Juli 2020 - 02:00 WIB
Para saksi mata dan pejabat keamanan mengatakan sedikitnya lima orang tewas dan lebih dari delapan l...
NATO Kirim APD untuk Militer Afghanistan
Senin, 06 Juli 2020 - 02:00 WIB
Aliansi militer non-tempur Pakta Pertahanan Atlantik Utara (North Atlantic Treaty Organization/NATO)...
Pembangkit Listrik Iran Terbakar
Senin, 06 Juli 2020 - 01:59 WIB
Media Iran melaporkan kebakaran terjadi di sebuah pembangkit listrik di Iran barat daya pada Sabtu (...
WHO Stop Uji Coba Hidroksiklorokuin, Obat HIV untuk Covid-19
Senin, 06 Juli 2020 - 01:59 WIB
Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) pada Sabtu (4/7) mengatakan telah menghentikan uji coba obat mala...
WHO: Dunia Catat Rekor Lonjakan Kasus Covid-19 Terbanyak dalam 24 Jam
Senin, 06 Juli 2020 - 01:59 WIB
Dunia menyaksikan lonjakan kasus virus corona terbanyak dalam 24 jam Sabtu (4/7) yaitu 212.326, kata...
Rapid Test Jadi Komersial, Perlukah Dihentikan?
Senin, 06 Juli 2020 - 01:59 WIB
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV