Target Dua Pejabat Senior Kelompok Islamis, Israel Kirim Pesan ke Iran
Elshinta
Kamis, 14 November 2019 - 08:50 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Target Dua Pejabat Senior Kelompok Islamis, Israel Kirim Pesan ke Iran
VOA Indonesia - Target Dua Pejabat Senior Kelompok Islamis, Israel Kirim Pesan ke Iran
Israel, Selasa (12/11), menarget dua panglima senior kelompok militan Palestina “Jihad Islam,” menewaskan salah seorang diantaranya di Jalur Gaza dan kehilangan target kedua di Suriah. Langkah Israel ini merupakan bagian dari peningkatan pertempuran melawan Iran dan proksi-proksinya di seluruh kawasan itu. Kematian Bahaa Abu Al Atta dan istrinya memicu pertempuran terburuk dalam beberapa bulan ini antara Israel dan “Jihad Islam” – kelompok militan yang didukung Iran, yang dinilai lebih keras dibanding Hamas. Bahaa dan istrinya meninggal ketika sedang tidur di rumah mereka di bagian timur Gaza. Militan-militan Gaza membalas serangan itu dengan menembakkan sejumlah roket ke Israel sepanjang Selasa (12/11)ini, sebagian diantaranya mencapai Tel Aviv. Israel menanggapi hal itu dengan serangkaian serangan udara terhadap target-target “Jihad Islam.” Sedikitnya delapan orang tewas, termasuk tujuh militan.  “Salah jika siapa pun mengira dapat melukai warga kami dan menghindari pembalasan kami,” ujar Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dalam sebuah pertemuan dengan sejumlah pejabat tinggi keamanan di markas militer Israel di Tel Aviv.  Netanyahu menggambarkan Abu Al Atta sebagai “bom waktu’’ dan “penghasut utama terorisme” dari Gaza, yang bertanggung jawab atas banyak serangan roket terhadap Israel dan sedang merencanakan banyak lainnya. Ditambahkannya, pembunuhan Abu Al Atta itu sudah disetujui sepuluh hari sebelumnya, dan bahwa Israel menanti “kondisi optimal” membunuhnya, dengan tetap meminimalisir jatuhnya korban warga sipil. Ia mengatakan Israel tidak tertarik untuk meningkatkan situasi itu, tetapi mengingatkan “ini dapat memakan waktu.” [em/pp]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gunung berapi: Tiada tanda-tanda kehidupan setelah letusan di Selandia Baru, kata PM Jacinda Ardern
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:57 WIB
Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, menyatakan tiada tanda-tanda kehidupan di Pulau Putih...
Demo Hong Kong: Potret kemarahan dan rasa putus asa warga selama enam bulan terakhir
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:57 WIB
Pada 9 Juni 2019, sebuah aksi unjuk rasa besar-besaran terjadi di Hong Kong - potret amarah warga te...
Kisah Greta Thunberg, remaja yang menantang pemimpin dunia di konferensi perubahan iklim COP25
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:57 WIB
Kampanye lingkungan yang menjadi tumpuan jutaan orang yang ingin mengubah pikiran pemimpin dunia dim...
Peleburan tubuh maskulin dan feminin inspirasi film Kucumbu Tubuh Indahku dari tari Lengger Lanang
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:57 WIB
Film Kucumbu Tubuh Indahku memenangkan delapan penghargaan Piala Citra 2019, termasuk pada kategori ...
Mengapa kita suka menyiksa diri dengan menyantap makanan super pedas?
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:57 WIB
Tahun lalu, para dokter di Instalasi Gawat Darurat (IGD) sebuah rumah sakit di Amerika Serikat berup...
Rusia dilarang berkompetisi di semua ajang olah raga selama empat tahun, termasuk Olimpiade 2020 dan Piala Dunia 2022
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:57 WIB
Rusia dikenai larangan berkompetisi di semua ajang olah raga selama empat tahun oleh Badan Anti-Dopi...
Samarinda: Mayat balita tanpa kepala diduga tewas
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:57 WIB
Mayat balita tanpa kepala yang ditemukan di saluran drainase Kota Samarinda, pada Minggu (08/12), di...
Miss Universe 2019: Zozibini Tunzi, penyokong kecantikan alami yang tidak pernah dianggap cantik
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:57 WIB
"Saya dibesarkan di dunia di mana perempuan yang tampak seperti saya, dengan jenis kulit seperti say...
Nobel Perdamaian 2019: Abiy Ahmed, filosofi medemer dan pendekatan yang lebih liberal
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:57 WIB
Pemenang Hadiah Nobel Perdamaian Abiy Ahmed telah mengguncang Ethiopia sejak menjadi perdana menteri...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_mitra_detail.php
Line: 157
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 163
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once