China Peringatkan AS untuk Tidak Campuri Masalah Hong Kong
Elshinta
Kamis, 14 November 2019 - 08:50 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
China Peringatkan AS untuk Tidak Campuri Masalah Hong Kong
VOA Indonesia - China Peringatkan AS untuk Tidak Campuri Masalah Hong Kong
Kementerian Luar Negeri China kembali mengeluarkan peringatan agar AS tidak mencampuri persoalan di Hong Kong dengan mengatakan bahwa kota itu adalah bagian dari China. Juru bicara kementerian itu, Geng Shuang, mengatakan pada konferensi pers harian, Rabu (13/11), para anggota Senat AS harus berhenti berusaha mempromosikan RUU mengenai HAM dan demokrasi di Hong Kong. “Saya ingin menegaskan kembali bahwa Hong Kong adalah bagian dari China. Masalah Hong Kong adalah masalah dalam negeri China dan tidak boleh dicampuri oleh kekuatan-kekuatan luar.” Protes anti-pemerintah yang berlangsung selama lima bulan di Hong Kong semakin diwarnai kekerasan.  Banyak mahasiswa asal China daratan yang menempuh pendidikan di Hong Kong memanfaatkan program yang ditawarkan pemerintah China untuk menghindari kekerasan di kota itu.Program itu berupa akomodasi gratis di hotel atau hostel di kota tetangganya, Shenzhen. Surat kabar The Beijing Evening News melaporkan, para mahasiswa itu ketakutan setelah sejumlah demonstran memasuki asrama-asrama mereka, dengan menggedor-gedor pintu kamar dan mewarnai dinding-dinding asrama dengan grafiti-grafiti yang berisi penghinaan. Sekolah-sekolah di Hong Kong juga ditutup untuk sementara, Rabu (13/11). [ab/lt]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tersangka Pedofil Asal Perancis Tewas Akibat Bunuh Diri
Selasa, 14 Juli 2020 - 01:03 WIB
Warga negara Perancis tersangka kasus eksploitasi seksual terhadap 305 anak di Indonesia tewas Mingg...
Puluhan Universitas AS Dukung Gugatan Terkait Perintah Trump Soal Mahasiswa Asing
Selasa, 14 Juli 2020 - 01:03 WIB
Hampir 60 universitas AS, Minggu (12/7) mengajukan laporan singkat yang mendukung gugatan dua univer...
Tunawisma di AS di Masa Pandemi
Selasa, 14 Juli 2020 - 01:03 WIB
Diam di rumah adalah salah satu strategi yang digelar pihak berwenang AS untuk mengurangi laju penu...
Bom Bunuh Diri Guncang Afghanistan Utara
Selasa, 14 Juli 2020 - 01:03 WIB
Serangan bom mobil bunuh diri terjadi di provinsi Samangan, Afghanistan Utara, Senin (13/7). Serang...
PM Malaysia Singkirkan Ketua Parlemen
Selasa, 14 Juli 2020 - 01:03 WIB
Dengan dukungan tipis, Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin yang hampir lima bulan berkuasa ber...
Para Aktivis Penyelenggara Renungan Tiananmen Tampil di Pengadilan Hong Kong
Selasa, 14 Juli 2020 - 01:03 WIB
Tiga belas aktivis yang menjadi penyelenggara acara renungan bulan lalu untuk memperingati tragedi b...
Polisi Israel Berusaha Bubarkan Protes Anti-Netanyahu di Yerusalem
Selasa, 14 Juli 2020 - 01:03 WIB
Sejumlah polisi Israel dan petugas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kota Yerusalem, Se...
Jokowi: Puncak Corona Diprediksi Agustus-September
Selasa, 14 Juli 2020 - 01:03 WIB
Kurva Covid-19 di Indonesia sama sekali belum melandai. Jokowi memperkirakan puncak wabah virus coro...
China Umumkan Sanksi Terhadap Legislator AS Terkait Isu Uighur
Selasa, 14 Juli 2020 - 01:03 WIB
China memberlakukan sanksi-sanksi terhadap tiga legislator AS sebagai pembalasan atas sanksi-sanksi ...
PM Inggris Desak Masyarakat Kenakan Masker di Dalam Ruangan
Selasa, 14 Juli 2020 - 01:03 WIB
PM Inggris Boris Johnson, Senin (13/7) mengatakan penting sekali untuk mengenakan masker di ruang-ru...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV