Eropa Merangkul China, Menjauhi Amerika
Elshinta
Jumat, 08 November 2019 - 08:44 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Eropa Merangkul China, Menjauhi Amerika
VOA Indonesia - Eropa Merangkul China, Menjauhi Amerika
Ketika Presiden Perancis Emmanuel Macron ingin menyampaikan keprihatinan negara-negara Eropa ke panggung dunia dalam isu perubahan iklim, ketegangan perdagangan atau ambisi nuklir Iran, ia tidak lagi menelpon Washington DC. Ia justru terbang ke Beijing. Lawatan Macron ke China pekan ini mengisyaratkan bahwa Amerika di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump berisiko dikesampingkan dari panggung dunia. Satu peristiwa menunjukkan makna sangat jelas ketika Presiden China Xi Jinping mencicipi anggur Perancis, yang baru-baru ini dikenai tarif baru yang sangat tinggi. Macron menunjukkan dirinya sebagai utusan bagi seluruh Uni Eropa, yang menyampaikan pesan bahwa blok negara-negara Eropa itu sebagian besar sudah muak pada Trump, yang secara terang-terangan menunjukkan rasa tidak sukanya pada multilateralisme. Ketika pemerintah Trump secara resmi melancarkan proses keluar dari perjanjian iklim Paris 2015, Perancis dan China pada Rabu (6/11) mengeluarkan “Beijing Call” atau “Seruan Beijing” untuk meningkatkan kerja sama global melawan perubahan iklim dan melindungi keanekaragam hayati secara lebih baik. Kedua negara sebelumnya menyesalkan mundurnya Amerika dari perjanjian iklim Paris itu. “Pilihan satu negara saja tidak akan mengubah dunia. Hal itu hanya mengarah pada marginalisasi,” tegas Macron. Sementara Xi Jinping mencicipi anggur Perancis dan daging sapi berkualitas tinggi di pameran impor di Shanghai, Macron mendorong pembukaan pasar China yang lebih luas bagi produk-produk Eropa. “Saya rasa ia menemukan minuman anggur Languedoc. Ia belum terbiasa dengan minuman itu tapi menyukainya. Ia juga mencicipi Burgundy dan minuman anggur klasik Bordeaux,” tambahnya. Xi mengatakan kedua pemimpin itu “mengirim sinyal kuat kepada dunia tentang upaya memperkuat multilateralisme dan perdagangan bebas secara mantap, juga kerjasama untuk membangun ekonomi terbuka.” Selama kunjungan kenegaraan pertama ke China pada Januari 2018 lalu, Macron bertekad datang kembali setiap tahun guna membangun “rasa saling percaya.” Xi juga telah melawat ke Perancis, ketika menandatangani perjanjian untuk membeli 300 pesawat buatan Airbus pada Maret lalu. [em/pp]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Mantan Wali Kota Teheran Jadi Ketua Parlemen
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:54 WIB
Parlemen Iran telah memilih mantan wali kota Teheran yang memiliki hubungan erat dengan Garda Revol...
Perludem Serukan Evaluasi Pelaksanaan Pilkada 2020
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:54 WIB
Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) meminta KPU, pemerintah, dan DPR untuk mengevaluas...
Jokowi Prediksi Tren Pariwisata akan Berubah di Era New Normal
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:54 WIB
Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang paling terpukul pada masa pandemi ini. Pergeseran...
Turki Operasikan Kembali Layanan Kereta Antarkota
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:54 WIB
Layanan kereta antarkota kembali dioperasikan secara terbatas di Turki, Kamis (28/5), menyusul keput...
Iran: Pembatalan Keringanan Sanksi Nuklir AS Tidak Akan Berdampak
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:54 WIB
Iran menyatakan langkah AS untuk membatalkan keringanan sanksi-sanksi terakhir dari perjanjian nukli...
India Bela Penggunaan Hydroxychloroquine untuk Virus
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:54 WIB
Pejabat India, Kamis (28/5) membela penggunaan hydroxychloroquine sebagai obat pencegahan dan pengob...
Sekjen PBB Desak Persatuan dan Solidaritas dalam Mengatasi Covid-19
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:54 WIB
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Kamis (28/5) menyerukan "persatuan dan solidaritas" dalam ...
Nissan Akan Tutup Pabrik di Indonesia dan Spanyol
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:54 WIB
Perusahaan mobil Nissan, Kamis (28/5), mengumumkan akan menutup dua pabriknya di Spanyol dan Indones...
Israel akan Lanjutkan Aneksasi Kawasan Tepi Barat
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:54 WIB
Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu berulang kali menyatakan, salah satu tujuan pemerintahnya ...
Tempat-tempat Kerja Beralih Peran untuk Perangi Virus Corona
Jumat, 29 Mei 2020 - 03:54 WIB
Ketika permintaan akan barang dan jasa anjlok karena penyebaran COVID-19, perusahaan-perusahaan di s...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV