Kiri Kanan
Kepala Badan PBB Untuk Urusan Pengungsi Palestina Mundur
Elshinta
Jumat, 08 November 2019 - 08:44 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Kepala Badan PBB Untuk Urusan Pengungsi Palestina Mundur
VOA Indonesia - Kepala Badan PBB Untuk Urusan Pengungsi Palestina Mundur
Kepala Badan PBB Untuk Urusan Pengungsi Palestina atau United National Relief and Works Agency (UNRWA), Rabu (6/11), mengundurkan diri, menyusul penyelidikan pendahuluan internal terkait “isu-isu manajemen.” Isu-isu itu mencerminkan keprihatinan terhadap dugaan perlakuan seksual tidak semestinya, nepotisme dan penyalahgunaan wewenang lainnya di badan itu. Tuduhan dalam laporan rahasia kantor etik PBB itu disampaikan di tengah krisis keuangan UNRWA akibat kehilangan sumber pendanaan dari Amerika yang merupakan donor terbesar badan itu. Amerika menolak mengucurkan bantuan seperti yang sudah disepakati. Juru bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan Komisaris Jenderal UNRWA Pierre Krahenbuhl telah menyampaikan pengunduran dirinya, yang akan berlaku beberapa jam setelah Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengenakan “cuti administratif” terhadapnya.  Dujarric mengatakan Guterres menyampaikan rasa terima kasih “atas komitmen dan dedikasi Krahenbuhl” pada UNRWA dan pengungsi Palestina. Juru bicara itu menilai temuan awal penyelidikan oleh Kantor PBB Urusan Pengawasan Internal OIOS itu “mengecualikan penipuan atau penyalahgunaan dana operasional oleh komisaris jendral.” Dujarric mengatakan Krahenbuhl dikenai cuti administratif untuk mengklarifikasi masalah manajerial lebih lanjut “sehingga dapat diambil keputusan final dan langkah yang tepat.” Ditambahkannya, penyelidikan OIOS masih terus berlanjut. Guterres telah menunjuk Christian Saunders sebagai pelaksana tugas (plt) kepala UNRWA selama Krahenbuhl cuti, dengan tugas mewujudkan rencana memperkuat manajemen, pengawasan dan akuntabilitas badan itu.  Saunders, yang berkewarganegaraan Inggris, telah ditunjuk sebagai plt wakil komisaris jenderal sem UNRWA ketika isu itu mulai menyeruak. Ia memulai kariernya di UNRWA pada 1989 ketika ditempatkan di Gaza dan baru-baru ini menjadi wakil sekjen PBB untuk manajemen rantai pasokan. UNRWA dibentuk untuk membantu 700 ribu pengungsi Palestina yang melarikan diri atau diusir dari rumah mereka selama perang menjelang pendirian Israel pada 1948. UNRWA kini memberikan layanan pendidikan, kesehatan, pangan dan layanan lain bagi 5,5 juta pengungsi, anak dan cucu mereka di Tepi Barat dan Jalur Gaza, juga yang berada di Yordania, Suriah dan Lebanon. [em/pp]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dokter Peringatkan Dampak Kesehatan Serius akibat Polusi Udara di New Delhi
Rabu, 20 November 2019 - 09:21 WIB
Di ibukota India, New Delhi, bulan ini pihak berwenang menyatakan darurat kesehatan masyarakat ketik...
Qantas Bela Pramugari Yang Dituding Rasis Oleh Rapper Will.i.am
Rabu, 20 November 2019 - 09:20 WIB
Maskapai milik pemerintah Australia, Qantas, membela awak kabinnya dan meminta vokalis Black Eyed Pe...
Kapal Padewakang Asal Makassar Akan Berlayar ke Australia Bagian Dari Film Dokumenter
Rabu, 20 November 2019 - 09:20 WIB
Warga Aborijin di utara Australia telah berinteraksi dengan Muslim Makassar dari Sulawesi Selatan se...
Australia Kaji Bantuan Luar Negeri, Bantuan Untuk Indonesia Mungkin Dikurangi
Rabu, 20 November 2019 - 09:20 WIB
Pemerintah Australia akan mengkaji kembali alokasi bantuan luar negeri yang diberikan kepada berbaga...
Dari Penari Hingga Tukang Batu: Daftar Pekerjaan Untuk Dapatkan Visa Regional di Australia
Rabu, 20 November 2019 - 09:20 WIB
Terhitung mulai pekan ini, Pemerintah Australia telah memberlakukan aturan baru untuk visa regional,...
AS Akui Pemukiman Yahudi di Tepi Barat Tidak Langgar Hukum Internasional
Rabu, 20 November 2019 - 09:20 WIB
Untuk pertama kalinya dalam 40 tahun terakhir, pemerintah Amerika Serikat mengubah pandangan mereka ...
Adzan Berkumandang Pertama Kalinya di Minaret Masjid Tertua Kota Melbourne
Rabu, 20 November 2019 - 09:20 WIB
Berada di tengah-tengah permukiman warga di kawasan Carlton North, tak jauh dari pusat kota Melbourn...
Universitas Murdoch Kaji Ulang Program yang Libatkan Pangeran Andrew
Rabu, 20 November 2019 - 09:20 WIB
Universitas Murdoch di Perth, Australia Barat, meninjau ulang programnya yang diinsiasi oleh Pangera...
Ilmuwan Australia Temukan Kemungkinan Solusi Daur Ulang Sampah Plastik
Rabu, 20 November 2019 - 09:20 WIB
Sejumlah ilmuwan Australia telah mengembangkan teknologi yang menurut mereka bisa mendaur ulang semu...
Menlu AS Balikkan Kebijakan Soal Permukiman Yahudi 
Rabu, 20 November 2019 - 08:35 WIB
Pemerintahan Trump meninggalkan kebijakan Amerika selama 40 tahun yang menyatakan bahwa permukiman Y...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)