Kiri Kanan
Masjid terkena semprotan meriam air, pemimpin Hong Kong Carrie Lam meminta maaf
Elshinta
Rabu, 23 Oktober 2019 - 08:36 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Masjid terkena semprotan meriam air, pemimpin Hong Kong Carrie Lam meminta maaf
BBC Indonesia - Masjid terkena semprotan meriam air, pemimpin Hong Kong Carrie Lam meminta maaf

Pemimpin Hong Kong, Carrie Lam, mengunjungi masjid terbesar kota itu untuk meminta maaf setelah masjid tersebut terkena tembakan meriam air berwarna biru.

"Lam menyampaikan permintaan maaf atas penyemprotan secara tidak sengaja terhadap pintu masuk utama dan gerbang masjid," demikian pernyataan yang dikeluarkan kantornya seperti diberitakan kantor berita AFP.

Polisi untuk pertama kalinya sejak unjuk rasa terjadi pada permulaan bulan Juni, juga mengeluarkan permintaan maaf secara terbuka.

"Tidak lama setelah kejadian, wakil polisi kami menyampaikan permintaan maaf sedalam-dalamnya kepada imam utama dan pimpinan masyarakat Muslim," kata Cheuk Hau-yip, Komandan Kawasan Kowloon West kepada wartawan.

Peristiwa tersebut terjadi pada hari Minggu (20/10) ketika para petugas bentrok dengan pengunjuk rasa pendukung demokrasi.

Petugas menembakkan gas air mata, peluru karet dan meriam air berwarna biru dalam upaya meredam demonstrasi yang diwarnai kekerasan.

Meriam air mengenai pintu masuk dan tangga Masjid Kowloon, sehingga meninggalkan noda.

Imam masjid mengatakan permintaan maaf Lam telah diterima.

Hak atas foto Reuters
Image caption Polisi menembakkan meriam air berisi cairan biru ke arah demonstran.

Dewan Muslim Hong Kong menegaskan masjid bukanlah sasaran polisi.

Bahkan, sejumlah perwira polisi datang meminta maaf dan membantu membersihkan daerah masjid yang terkena tembakan meriam air.

Aparat sudah melarang demonstrasi digelar pada Minggu (20/10), namun masyarakat Hong Kong mengabaikan larangan itu. Puluhan ribu orang datang berunjuk rasa.

Sebagian di antara mereka, yang memakai baju dan masker hitam, melemparkan bom molotov ke kantor polisi di Tsim Sha Tsui. Api kemudian membakar gerbang bangunan itu.

Kepolisian kemudian menanggapinya dengan melepaskan tembakan gas air mata.

Rangkaian demonstrasi di Hong Kong dipicu oleh rancangan undang-undang yang membuat tersangka kriminal bisa diekstradisi ke China.

Warga Hong Kong khawatir hak-hak mereka secara perlahan-lahan dikikis oleh pemerintah China.

Karenanya, walau rancangan undang-undang kontroversial itu telah dicabut, warga Hong Kong tetap turun ke jalan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Daripada Dibuang, Peralatan Rumah Sakit Bekas di Australia Dikirim ke Irak
Kamis, 21 November 2019 - 08:43 WIB
Berbagai peralatan medis yang sudah tak digunakan pada sejumlah RS di New South Wales, Australia, di...
Kebakaran Hutan di Queensland Diduga Sengaja Dilakukan Oleh Anak-anak
Kamis, 21 November 2019 - 08:43 WIB
Pihak kepolisian mengatakan sebanyak 10 anak di bawah umur diduga terlibat sebagai penyebab kebakara...
Akankah Bikin Paspor Lebih Cepat dengan SIMKIM yang Diperbaharui?
Kamis, 21 November 2019 - 08:43 WIB
Di halaman Facebooknya, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Melbourne mengumumkan pembaharua...
Kamis, 21 November 2019 - 08:43 WIB
Majelis Ulama Indonesia (MUI) pekan ini meluncurkan program standardisasi pendakwah. Program ini dip...
5 Cara Untuk Menjaga Kesehatan Mental
Kamis, 21 November 2019 - 08:42 WIB
"Sehat secara mental adalah perasaan nyaman dengan diri sendiri, apa yang kita lakukan dan di m...
Waspada Produk Usaha dan Investasi Berkedok Syariah
Kamis, 21 November 2019 - 08:42 WIB
Minggu lalu, masyarakat seputaran Bogor, Jawa Barat, sempat dihebohkan dengan penipuan investasi ile...
Profesor Azyumardi Azra: Tumbuhkan Kesadaran Beragama Menggunakan Akal Sehat Sejak Kecil
Kamis, 21 November 2019 - 08:42 WIB
Siapa yang tidak tergiur dengan paket perjalanan religi yang ditawarkan dengan harga murah, fasilita...
Dokter Peringatkan Dampak Kesehatan Serius akibat Polusi Udara di New Delhi
Rabu, 20 November 2019 - 09:21 WIB
Di ibukota India, New Delhi, bulan ini pihak berwenang menyatakan darurat kesehatan masyarakat ketik...
Qantas Bela Pramugari Yang Dituding Rasis Oleh Rapper Will.i.am
Rabu, 20 November 2019 - 09:20 WIB
Maskapai milik pemerintah Australia, Qantas, membela awak kabinnya dan meminta vokalis Black Eyed Pe...
Kapal Padewakang Asal Makassar Akan Berlayar ke Australia Bagian Dari Film Dokumenter
Rabu, 20 November 2019 - 09:20 WIB
Warga Aborijin di utara Australia telah berinteraksi dengan Muslim Makassar dari Sulawesi Selatan se...
Terpopuler
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)