Kiri Kanan
Kritik dan harapan kelompok minoritas kepada Jokowi: Perhatikan hak-hak kami
Elshinta
Rabu, 23 Oktober 2019 - 08:36 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Kritik dan harapan kelompok minoritas kepada Jokowi: Perhatikan hak-hak kami
BBC Indonesia - Kritik dan harapan kelompok minoritas kepada Jokowi: Perhatikan hak-hak kami

Sejumlah warga berkomentar mengenai pelantikan Joko Widodo sebagai presiden periode kedua.

Maria Catalina Sumarsih, ibu korban tragedi Semanggi I tahun 1998, mengatakan dia pesimistis Jokowi akan menyelesaikan kasus HAM berat di periode keduanya.

"Saya optimistis dalam melangkah, dalam berjuang tapi saya pesimistis dalam berharap," katanya kepada wartawan BBC Indonesia, Rivan Dwiastono.

Simak juga:

Dia menyebut persoalan HAM adalah janji kampanye Jokowi yang tidak terlaksana selama lima tahun pertama kepemimpinannya.

Selanjutnya, Marcella Ananda, relawan kebakaran hutan dari Youth Act Kalimantan mengatakan dia mengapresiasi kinerja Jokowi dalam pembangunan, namun mantan wali kota Solo itu masih gagal dalam mengatasi kebakaran hutan dan persoalan masyarakat adat.

"RUU Masyarakat Adat sampai saat ini masih belum disahkan dan kebakaran hutan di Kalimantan masih terus terjadi," katanya.

Sementara, komunitas Syiah Sampang yang kini mengungsi ke Sidoarjo optimistis dengan hadirnya KH Maruf Amin sebagai wakil presiden.

"Sebagai tokoh Nahdlatul Ulama, saya optimistis KH Maruf bisa menyelesaikan persoalan bangsa, terutama masalah kami di pengungsian," tutur Tajul Muluk, tokoh Syiah Sampang.

Catatan juga datang dari warga Papua. Mereka berharap Jokowi tidak hanya memperhatikan pembangunan infrastruktur.

"Perhatikan juga hak-hak kami, terutama perempuan," kata Hana Makwan, warga Jayapura.

Sementara dari Sentani, Agustinus Ferre ingin anak-anak Papua punya kesempatan yang sama untuk menjadi pegawai negeri.

"Saya harap anak-anak Papua diberi kesempatan khusus menjadi pegawai negeri di kementerian di Indonesia," tuturnya.

Video Editor: Lesthia Kertopati

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Daripada Dibuang, Peralatan Rumah Sakit Bekas di Australia Dikirim ke Irak
Kamis, 21 November 2019 - 08:43 WIB
Berbagai peralatan medis yang sudah tak digunakan pada sejumlah RS di New South Wales, Australia, di...
Kebakaran Hutan di Queensland Diduga Sengaja Dilakukan Oleh Anak-anak
Kamis, 21 November 2019 - 08:43 WIB
Pihak kepolisian mengatakan sebanyak 10 anak di bawah umur diduga terlibat sebagai penyebab kebakara...
Akankah Bikin Paspor Lebih Cepat dengan SIMKIM yang Diperbaharui?
Kamis, 21 November 2019 - 08:43 WIB
Di halaman Facebooknya, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Melbourne mengumumkan pembaharua...
Kamis, 21 November 2019 - 08:43 WIB
Majelis Ulama Indonesia (MUI) pekan ini meluncurkan program standardisasi pendakwah. Program ini dip...
5 Cara Untuk Menjaga Kesehatan Mental
Kamis, 21 November 2019 - 08:42 WIB
"Sehat secara mental adalah perasaan nyaman dengan diri sendiri, apa yang kita lakukan dan di m...
Waspada Produk Usaha dan Investasi Berkedok Syariah
Kamis, 21 November 2019 - 08:42 WIB
Minggu lalu, masyarakat seputaran Bogor, Jawa Barat, sempat dihebohkan dengan penipuan investasi ile...
Profesor Azyumardi Azra: Tumbuhkan Kesadaran Beragama Menggunakan Akal Sehat Sejak Kecil
Kamis, 21 November 2019 - 08:42 WIB
Siapa yang tidak tergiur dengan paket perjalanan religi yang ditawarkan dengan harga murah, fasilita...
Dokter Peringatkan Dampak Kesehatan Serius akibat Polusi Udara di New Delhi
Rabu, 20 November 2019 - 09:21 WIB
Di ibukota India, New Delhi, bulan ini pihak berwenang menyatakan darurat kesehatan masyarakat ketik...
Qantas Bela Pramugari Yang Dituding Rasis Oleh Rapper Will.i.am
Rabu, 20 November 2019 - 09:20 WIB
Maskapai milik pemerintah Australia, Qantas, membela awak kabinnya dan meminta vokalis Black Eyed Pe...
Kapal Padewakang Asal Makassar Akan Berlayar ke Australia Bagian Dari Film Dokumenter
Rabu, 20 November 2019 - 09:20 WIB
Warga Aborijin di utara Australia telah berinteraksi dengan Muslim Makassar dari Sulawesi Selatan se...
Terpopuler
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)