Kiri Kanan
Mengapa harapan rakyat memudar di periode kedua Jokowi?
Elshinta
Rabu, 23 Oktober 2019 - 08:36 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Mengapa harapan rakyat memudar di periode kedua Jokowi?
BBC Indonesia - Mengapa harapan rakyat memudar di periode kedua Jokowi?

Pada 2014 Jokowi dielu-elukan sebagai harapan baru Indonesia, kini di periode keduanya sebagai presiden, sebuah survei mencatat harapan masyarakat "kian memudar".

Padahal biasanya angka harapan kepada presiden yang menjabat pada periode kedua lebih tinggi daripada periode pertama, tapi berbeda dengan Jokowi.

“Ternyata, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja presiden turun,” kata Direktur Eksekutif LSI, Jayadi Hanan.

Simak juga:

Pada Oktober 2019, dalam jajak pendapat yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja presiden turun menjadi 67%. Sementara, survei lima tahun lalu, sebanyak 82% publik masih menilai dan berharap Jokowi mampu melaksanakan tugas-tugasnya sebagai presiden dengan baik.

Penurunan itu, menurut Jayadi disebabkan oleh kontroversi RUU KPK.

"Tidak ada faktor lain yang mempengaruhi, selain kontroversi revisi Undang-Undang KPK,” kata Jayadi.

Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi juga jadi faktor yang membuat angka kepuasan publik menurun.

Menurut Institute For Development of Economic and Finance (INDEF) angka pertumbuhan ekonomi pada 2015 yang jauh dibawah target pemerintah kala itu adalah salah satu penyebab tingkat kepuasan terhadap kinerja Jokowi turun hingga 41%.

Video Produksi: Silvano Hajid dan Anindita Pradana

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Daripada Dibuang, Peralatan Rumah Sakit Bekas di Australia Dikirim ke Irak
Kamis, 21 November 2019 - 08:43 WIB
Berbagai peralatan medis yang sudah tak digunakan pada sejumlah RS di New South Wales, Australia, di...
Kebakaran Hutan di Queensland Diduga Sengaja Dilakukan Oleh Anak-anak
Kamis, 21 November 2019 - 08:43 WIB
Pihak kepolisian mengatakan sebanyak 10 anak di bawah umur diduga terlibat sebagai penyebab kebakara...
Akankah Bikin Paspor Lebih Cepat dengan SIMKIM yang Diperbaharui?
Kamis, 21 November 2019 - 08:43 WIB
Di halaman Facebooknya, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Melbourne mengumumkan pembaharua...
Kamis, 21 November 2019 - 08:43 WIB
Majelis Ulama Indonesia (MUI) pekan ini meluncurkan program standardisasi pendakwah. Program ini dip...
5 Cara Untuk Menjaga Kesehatan Mental
Kamis, 21 November 2019 - 08:42 WIB
"Sehat secara mental adalah perasaan nyaman dengan diri sendiri, apa yang kita lakukan dan di m...
Waspada Produk Usaha dan Investasi Berkedok Syariah
Kamis, 21 November 2019 - 08:42 WIB
Minggu lalu, masyarakat seputaran Bogor, Jawa Barat, sempat dihebohkan dengan penipuan investasi ile...
Profesor Azyumardi Azra: Tumbuhkan Kesadaran Beragama Menggunakan Akal Sehat Sejak Kecil
Kamis, 21 November 2019 - 08:42 WIB
Siapa yang tidak tergiur dengan paket perjalanan religi yang ditawarkan dengan harga murah, fasilita...
Dokter Peringatkan Dampak Kesehatan Serius akibat Polusi Udara di New Delhi
Rabu, 20 November 2019 - 09:21 WIB
Di ibukota India, New Delhi, bulan ini pihak berwenang menyatakan darurat kesehatan masyarakat ketik...
Qantas Bela Pramugari Yang Dituding Rasis Oleh Rapper Will.i.am
Rabu, 20 November 2019 - 09:20 WIB
Maskapai milik pemerintah Australia, Qantas, membela awak kabinnya dan meminta vokalis Black Eyed Pe...
Kapal Padewakang Asal Makassar Akan Berlayar ke Australia Bagian Dari Film Dokumenter
Rabu, 20 November 2019 - 09:20 WIB
Warga Aborijin di utara Australia telah berinteraksi dengan Muslim Makassar dari Sulawesi Selatan se...
Terpopuler
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)