Perang Dunia II: Dua kapal perang Jepang yang karam di Samudera Pasifik ditemukan
Elshinta
Rabu, 23 Oktober 2019 - 08:36 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Perang Dunia II: Dua kapal perang Jepang yang karam di Samudera Pasifik ditemukan
BBC Indonesia - Perang Dunia II: Dua kapal perang Jepang yang karam di Samudera Pasifik ditemukan

Para penjelajah laut dalam telah menemukan dua kapal induk Jepang yang karam dalam pertempuran Perang Dunia Kedua.

Kedua kapal tersebut merupakan bagian dari tujuh kapal yang tenggelam saat Jepang dan Amerika Serikat terlibat Pertempuran Midway di Samudera Pasifik pada 1942 lampau.

Kapal pertama, Kaga, ditemukan pekan lalu. Adapun reruntuhan kapal induk berikutnya, Akagi, ditemukan pada Minggu (20/10).

Sebelum penemuan ini, hanya satu kapal dalam pertempuran itu yang didapati, yaitu kapal perang USS Yorktown milik AS pada 1998 silam.

Hak atas foto U.S. Naval History and Heritage Command
Image caption Kapal induk Akagi tenggelam dalam Pertempuran Midway, yang menewaskan 2.000 tentara Jepang dan ratusan tentara AS.

Penemuan bulan ini terjadi setelah para awak kapal riset Petrel melakukan pencarian selama berminggu-minggu. Kapal itu Petrel dimiliki Vulcan Inc, sebuah perusahaan yang didirikan salah satu pendiri Microsoft, mendiang Paul Allen.

Pencarian dilakukan menggunakan kendaraan bawah air (AUV) yang dilengkapi sonar guna menentukan lokasi Kaga dan Akagi.

Kapal Petrel juga bekerja sama dengan Angkatan Laut AS sebab mengganggu kuburan bawah laut—yang menjadi lokasi reruntuhan kapal militer—dapat dipidana berdasarkan hukum AS.

Baik Kaga maupun Akagi terletak sekitar 5.490 meter di bawah laut, di kawasan Monumen Maritim Nasional Papahanaumokuakea—area konservasi maritim terbesar di dunia.

Hak atas foto Vulcan Inc
Image caption Foto-foto di bawah laut menunjukkan sejumlah bagian dari kapal induk yang tenggelam masih utuh, seperti senjata api pada kapal induk Kaga.

Midway Atoll, terdiri dari sekumpulan pulau di bagian utara Samudera Pasifik.

Jepang berencana menduduki pulau-pulau itu setelah melancarkan serangan terhadap pangkalan militer AS di Pearl Harbour.

Namun, AS mencegat komunikasi Jepang sehingga ketika pasukan Jepang tiba di kepulauan itu pada 4 Juni 1942, pasukan AS sudah menunggu mereka.

Lebih dari 2.000 warga Jepang dan 300 warga AS tewas dalam pertempuran di sana. Adapun sebanyak tujuh kapal tenggelam, empat di antaranya adalah kapal induk Jepang.

Kemenangan AS di Midway menjadi pukulan telak bagi Angkatan Laut Jepang dan sejumlah sejarawan menilai peristiwa itu sebagai penentu berakhirnya Perang Pasifik.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Independence Day: Trump kecam perobohan monumen dalam pidato peringatan 4 Juli
Senin, 06 Juli 2020 - 01:58 WIB
Hak atas foto Reuters ...
Corona di Singapura: Mengapa teknologi pelacakan kontak TraceTogether dipilih?
Senin, 06 Juli 2020 - 01:58 WIB
Hak atas foto Andrew Huang Token...
UTBK: Ketika para peserta ujian masuk PTN memakai masker, sarung tangan, dan jalani rapid test
Senin, 06 Juli 2020 - 01:58 WIB
Hak atas foto Antara Foto ...
Yamko Rambe Yamko: Dari 'modifikasi' lagu Afrika hingga identitas yang 'disematkan' pada orang Papua
Senin, 06 Juli 2020 - 01:58 WIB
Hak atas foto ADEK BERRY/AFP via Getty Images ...
Wanchalearm Satsaksit: Komedian kritis Thailand yang diculik di tengah hari bolong di Kamboja
Senin, 06 Juli 2020 - 01:58 WIB
Hak atas foto Wanchalearm Satsaksit ...
Covid-19, politisasi masker, dan sikap terbaru Trump: 'Saya sepenuhnya dukung pemakaian masker'
Jumat, 03 Juli 2020 - 10:14 WIB
Hak atas foto Reuters Presiden A...
Terpopuler
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV