Amnesty International: Pengabaian Warga Sipil dalam Ofensif Suriah Memalukan
Elshinta
Senin, 21 Oktober 2019 - 08:35 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Amnesty International: Pengabaian Warga Sipil dalam Ofensif Suriah Memalukan
VOA Indonesia - Amnesty International: Pengabaian Warga Sipil dalam Ofensif Suriah Memalukan
Amnesty International dalam suatu laporan, Jumat (18/10), menyatakan pasukan militer Turki dan koalisi kelompok-kelompok bersenjata Suriah yang didukung Turki, telah menunjukkan adanya pengabaian yang memalukan terhadap nyawa warga sipil selama ofensif di Suriah Timur Laut. Menurut laporan itu, “pelanggaran dan kejahatan perang serius” mencakup “pembunuhan tanpa proses pengadilan dan serangan tidak sah yang telah menewaskan dan mencederai warga sipil.” Laporan itu didasarkan pada kesaksian yang dikumpulkan dari 17 orang, mereka adalah kelompok yang mencakup petugas medis dan penyelamat, warga sipil yang telantar, wartawan, serta petugas bantuan kemanusiaan. Amnesty menyatakan memiliki “bukti kuat mengenai serangan tanpa pandang bulu di daerah-daerah permukiman, termasuk serangan terhadap sebuah rumah, toko roti dan sekolah, yang dilakukan Turki serta kelompok-kelompok bersenjata Suriah sekutunya.” Organisasi HAM itu juga menyatakan kesaksian tersebut mencakup “rincian mengerikan mengenai pembunuhan keji terhadap seorang politisi perempuan Kurdi Suriah, Hevrin Khalaf, oleh para anggota Ahrar Al-Sharqiya, bagian dari Tentara Nasional Suriah.” [uh/lt]  
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Iran Sulit Ramalkan Harga Minyak Karena Ketidakpastian Permintaan
Selasa, 26 Mei 2020 - 05:18 WIB
Menteri Perminyakan Iran mengatakan, Senin (25/5), sulit meramalkan harga minyak mentah di tengah-te...
Polandia Tunjuk Ketua MA Baru
Selasa, 26 Mei 2020 - 05:18 WIB
Presiden Polandia Andrzej Duda, Senin (25/5), menunjuk seorang hakim yang didukung partai berkuasa, ...
Wabah Hambat Usaha Selamatkan Badak Putih dari Kepunahan
Selasa, 26 Mei 2020 - 05:18 WIB
Usaha untuk menyelamatkan badak putih utara dari kepunahan terjegal wabah virus corona. Para pakar ...
Jepang Cabut Status Darurat untuk Tokyo
Selasa, 26 Mei 2020 - 05:18 WIB
PM Jepang Shinzo Abe telah mencabut situasi darurat bagi Tokyo dan empat prefektur tetangganya yang ...
Anies: PSBB di Jakarta Mungkin Bisa Diperpanjang Lagi
Selasa, 26 Mei 2020 - 05:18 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan tidak menutup kemungkinan PSBB di ibu kota akan diper...
India Mulai Operasikan Lagi Penerbangan Domestik
Selasa, 26 Mei 2020 - 05:18 WIB
Penerbangan maskapai domestik mulai kembali beroperasi secara terbatas di India pada hari Senin, men...
Diplomat Senior UE Desak Strategi Lebih Kuat Terhadap China
Selasa, 26 Mei 2020 - 05:18 WIB
Seorang diplomat senior Uni Eropa telah menyerukan kepada blok itu agar memiliki suatu “strategi y...
Ketakutan, Kelaparan Melanda Pengungsi Suriah di Turki
Selasa, 26 Mei 2020 - 05:18 WIB
Pengungsi Suriah di Turki menghadapi kesengsaraan akibat pandemi virus corona yang membuat sebagian ...
Ratusan Situs Web Israel Telah Diretas, Diduga oleh Iran
Selasa, 26 Mei 2020 - 05:18 WIB
Serangan siber atau dunia maya telah berlangsung cepat dan semakin parah di seluruh dunia selama har...
Perempuan dan Anak Bayar Harga Mahal di Masa Pandemi
Selasa, 26 Mei 2020 - 05:18 WIB
Perempuan dan anak membayar harga yang sangat mahal di masa pandemi Covid-19. Pergeseran fokus perha...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV