Kiri Kanan
AS Deportasi Pria Sudan yang Rencanakan Pengeboman di New York Tahun 1993
Elshinta
Senin, 21 Oktober 2019 - 08:35 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
AS Deportasi Pria Sudan yang Rencanakan Pengeboman di New York Tahun 1993
VOA Indonesia - AS Deportasi Pria Sudan yang Rencanakan Pengeboman di New York Tahun 1993
Seorang lelaki Sudan yang dihukum karena merencanakan serangan teror tahun 1993 terhadap beberapa bangunan di AS, termasuk gedung-gedung PBB, dideportasi pekan ini setelah menjalani lebih dari 20 tahun hukuman penjara. Amir Abdelghani, 59, dideportasi dari AS pada 12 Oktober dan “diserahkan kepada pihak berwenang di negara asalnya,” demikian diumumkan oleh Badan Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) hari Jumat (18/10). Ia adalah satu dari 10 orang yang dinyatakan bersalah pada tahun 1996 melakukan persekongkolan yang dipimpin ulama Mesir Sheikh Omar Abdel-Rahman untuk menyerang kantor PBB, FBI dan bangunan-bangunan penting lainnya di kota New York. “Pengusiran terpidana teroris ini merupakan deklarasi kuat mengenai komitmen ICE terhadap keselamatan masyarakat dan keamanan nasional,” kata Simona Flores-Lund, pejabat ICE di Philadelphia. "Deportasi ini merupakan kemenangan bagi AS dan lebih jauh menekankan peran penting ICE dalam melindungi negara kita.” Seorang hakim imigrasi memerintahkan Abdelghani dideportasi dari AS pada tahun 2001, namun para petugas imigrasi hanya menahannya sewaktu masa hukumannya di penjara federal berakhir pada Juli 2019. [uh/lt]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Program Medis Kuba di Luar Negeri Jadi Sumber Kontroversi
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Sebuah program medis Kuba di luar negeri yang banyak dipuji dituduh telah ikut mendorong protes di n...
Bentrokan di Lapangan Baghdad, Sedikitnya 3 Tewas
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Pasukan keamanan Irak menembakkan peluru tajam dan gas air mata untuk mengatasi bentrokan baru denga...
Kamboja Minta RI Tangkap Pemimpin Oposisi, Tapi Kemudian Dibatalkan
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Kamboja telah meminta pemerintah Indonesia untuk menangkap pemimpin oposisi Sam Rainsy ketika dalam ...
Pantai Timur Australia Diamuk Kebakaran Hutan
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Sejumlah kebakaran hutan membakar seluruh pantai timur Australia pada hari Sabtu (16/11). Petugas pe...
Trump Minta Tokyo Bayar AS$ 8 Miliar Atas Penempatan Pasukan AS di Jepang
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Presiden AS Donald Trump meminta Jepang untuk melipatgandakan pembayarannya untuk pasukan AS yang di...
Polisi Paris Tembakkan Gas Air Mata Saat Peringatan HUT Rompi Kuning
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Polisi Paris menembakkan gas air mata di barat laut dan selatan Paris pada hari Sabtu (16/11) untuk ...
Turki: Serangan Milisi Kurdi Tewaskan 10 Orang di Al-Bab Suriah
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Kementerian Pertahanan Turki mengatakan, Sabtu (16/11), sebuah serangan bom mobil yang dilakukan ole...
Tentara China Bersihkan Barikade di Hong Kong, Warga Cemas
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Puluhan Tentara Pembebasan Rakyat China atau PLA membantu membersihkan barikade yang dipasang oleh p...
Israel Melancarkan Serangan Terhadap Hamas
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Israel mengatakan, telah melakukan serangan udara terhadap Hamas di Jalur Gaza pada Sabtu (16/11), m...
Hong Kong Menimbang Langkah Darurat untuk Akhiri Demo
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Pemerintah Hong Kong mungkin sedang mempertimbangkan langkah-langkah untuk meningkatkan upaya mereda...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)