Kiri Kanan
Masukkan Koordinator CPJ dalam Daftar Hitam, Pakistan Dikecam
Elshinta
Senin, 21 Oktober 2019 - 08:35 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Masukkan Koordinator CPJ dalam Daftar Hitam, Pakistan Dikecam
VOA Indonesia - Masukkan Koordinator CPJ dalam Daftar Hitam, Pakistan Dikecam
Pakistan hari Rabu (16/10) lalu melarang Koordinator Komite Perlindungan Wartawan (CPJ), Steven Butler untuk memasuki negara itu dan memaksanya kembali ke Amerika, dengan mengklaim bahwa Kementerian Dalam Negeri Pakistan telah memasukkannya dalam daftar hitam.  Selang dua hari kemudian, CPJ mengecam pengusiran Butler yang ‘’membingungkan’’ itu sebagai ‘’tamparan di wajah mereka yang peduli dengan kebebasan pers’’ di Pakistan.  CPJ dalam pernyataan hari Jumat (18/10) mengatakan otorita imigrasi di bandara internasional Allam Iqbal di Lahore menolak kehadiran Butler meskipun ia memiliki visa wartawan yang sah, dengan mengatakan Butler ada dalam “daftar hitam Kementerian Dalam Negeri.” Direktur Eksekutif CPJ Joel Simon menuntut penjelasan lengkap otorita berwenang Pakistan. “Jika pemerintah ingin menunjukkan komitmennya pada pers yang bebas, maka harus melakukan penyelidikan yang cepat dan transparan terhadap kasus ini,” tegasnya. Pemerintah Pakistan belum memberikan tanggapan terhadap pernyataan CPJ itu. Penjabat Sementara Asisten Menteri Luar Negeri Untuk Asia Tengah dan Asia Selatan Alice Wells menyerukan kepada Pakistan untuk mempertimbangkan kembali keputusan itu. “Menolak masuk seorang koordinator program kebebasan pers yang memiliki visa sah telah meningkatkan keprihatinan tentang pembatasan terhadap wartawan di Pakistan,” cuitnya hari Jumat. “Suatu media yang independen dan bebas sangat diperlukan untuk demokrasi apapun, dan kami menyerukan kepada Pakistan untuk mempertimbangkan kembali keputusan itu,” tambahnya.  Komisi Hak Asasi Manusia di Pakistan menyatakan kecewa dengan keputusan pemerintah memulangkan Butler dan menuntut evaluasi kembali keputusan itu. “Di satu sisi pemerintah mengklaim sedang membangun citra yang lebih lunak tentang Pakistan. Disisi lain, pemerintah menolak seorang wartawan bereputasi internasional dengan visa sah untuk masuk,” ujar komisi itu. Amnesti Internasional mengatakan deportasi Butler itu “merupakan isyarat yang mengkhawatirkan bahwa kebebasan berekspresi di Pakistan masih dalam tekanan.” Amnesti Internasional menuntut agar keputusan itu segera diubah. (em/pp)
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Program Medis Kuba di Luar Negeri Jadi Sumber Kontroversi
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Sebuah program medis Kuba di luar negeri yang banyak dipuji dituduh telah ikut mendorong protes di n...
Bentrokan di Lapangan Baghdad, Sedikitnya 3 Tewas
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Pasukan keamanan Irak menembakkan peluru tajam dan gas air mata untuk mengatasi bentrokan baru denga...
Kamboja Minta RI Tangkap Pemimpin Oposisi, Tapi Kemudian Dibatalkan
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Kamboja telah meminta pemerintah Indonesia untuk menangkap pemimpin oposisi Sam Rainsy ketika dalam ...
Pantai Timur Australia Diamuk Kebakaran Hutan
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Sejumlah kebakaran hutan membakar seluruh pantai timur Australia pada hari Sabtu (16/11). Petugas pe...
Trump Minta Tokyo Bayar AS$ 8 Miliar Atas Penempatan Pasukan AS di Jepang
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Presiden AS Donald Trump meminta Jepang untuk melipatgandakan pembayarannya untuk pasukan AS yang di...
Polisi Paris Tembakkan Gas Air Mata Saat Peringatan HUT Rompi Kuning
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Polisi Paris menembakkan gas air mata di barat laut dan selatan Paris pada hari Sabtu (16/11) untuk ...
Turki: Serangan Milisi Kurdi Tewaskan 10 Orang di Al-Bab Suriah
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Kementerian Pertahanan Turki mengatakan, Sabtu (16/11), sebuah serangan bom mobil yang dilakukan ole...
Tentara China Bersihkan Barikade di Hong Kong, Warga Cemas
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Puluhan Tentara Pembebasan Rakyat China atau PLA membantu membersihkan barikade yang dipasang oleh p...
Israel Melancarkan Serangan Terhadap Hamas
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Israel mengatakan, telah melakukan serangan udara terhadap Hamas di Jalur Gaza pada Sabtu (16/11), m...
Hong Kong Menimbang Langkah Darurat untuk Akhiri Demo
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Pemerintah Hong Kong mungkin sedang mempertimbangkan langkah-langkah untuk meningkatkan upaya mereda...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)