Kiri Kanan
Bersiap Hadapi Badai Hagibis, Jepang Sarankan Ratusan Ribu Orang Mengungsi
Elshinta
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:42 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Bersiap Hadapi Badai Hagibis, Jepang Sarankan Ratusan Ribu Orang Mengungsi
VOA Indonesia - Bersiap Hadapi Badai Hagibis, Jepang Sarankan Ratusan Ribu Orang Mengungsi
Jepang bersiap menghadapi badai terbesar dalam 60 tahun terakhir. Badai yang dinamakan Hagibis itu diperkirakan akan melanda Negeri Sakura tersebut pada Sabtu (12/10) dan mengakibatkan hujan dan angin. Sebagai langkah antisipasi. pemerintah menyarankan ratusan ribu rumah tangga di Jepang untuk mengungsi. Sejumlah pemerintah kota telah memberikan peringatan evakuasi terhadap daerah-daerah yang berisiko, termasuk beberapa tempat di wilayah Tokyo yang paling padat penduduknya, menurut penyiar publik NHK. Reuters melansir, Hagibis yang berarti "cepat" dalam bahasa Tagalog, diperkirakan akan melanda Pulau Honshu pada Sabtu malam. Artinya bencana ini terjadi hanya sebulan setelah Topan Faxai menghancurkan atau merusak 30 ribu rumah dan menyebabkan pemadaman listrik yang luas. Faxai disebut sebagai badai terkuat yang melanda negara itu dalam beberapa tahun terakhir. Toko, pabrik, dan sistem kereta bawah tanah telah ditutup sebagai tindakan pencegahan atas terjadinya Badai Hagibis. Sementara penyelenggara Grand Prix Formula Satu Jepang membatalkan semua sesi latihan dan kualifikasi yang dijadwalkan pada hari Sabtu. Dua pertandingan Piala Dunia Rugby yang akan dimainkan pada hari Sabtu juga dibatalkan. Gelombang badai diperkirakan terjadi di sepanjang pantai Pasifik Honshu pada hari Sabtu dan Minggu, bersamaan dengan hujan lebat. Kondisi tersebut diperkirakan akan  meningkatkan risiko banjir dan tanah longsor. Topan Ida, yang dikenal sebagai "Topan Kanogawa" dalam bahasa Jepang, menewaskan lebih dari 1.000 orang pada tahun 1958. [ah]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Program Medis Kuba di Luar Negeri Jadi Sumber Kontroversi
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Sebuah program medis Kuba di luar negeri yang banyak dipuji dituduh telah ikut mendorong protes di n...
Bentrokan di Lapangan Baghdad, Sedikitnya 3 Tewas
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Pasukan keamanan Irak menembakkan peluru tajam dan gas air mata untuk mengatasi bentrokan baru denga...
Kamboja Minta RI Tangkap Pemimpin Oposisi, Tapi Kemudian Dibatalkan
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Kamboja telah meminta pemerintah Indonesia untuk menangkap pemimpin oposisi Sam Rainsy ketika dalam ...
Pantai Timur Australia Diamuk Kebakaran Hutan
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Sejumlah kebakaran hutan membakar seluruh pantai timur Australia pada hari Sabtu (16/11). Petugas pe...
Trump Minta Tokyo Bayar AS$ 8 Miliar Atas Penempatan Pasukan AS di Jepang
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Presiden AS Donald Trump meminta Jepang untuk melipatgandakan pembayarannya untuk pasukan AS yang di...
Polisi Paris Tembakkan Gas Air Mata Saat Peringatan HUT Rompi Kuning
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Polisi Paris menembakkan gas air mata di barat laut dan selatan Paris pada hari Sabtu (16/11) untuk ...
Turki: Serangan Milisi Kurdi Tewaskan 10 Orang di Al-Bab Suriah
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Kementerian Pertahanan Turki mengatakan, Sabtu (16/11), sebuah serangan bom mobil yang dilakukan ole...
Tentara China Bersihkan Barikade di Hong Kong, Warga Cemas
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Puluhan Tentara Pembebasan Rakyat China atau PLA membantu membersihkan barikade yang dipasang oleh p...
Israel Melancarkan Serangan Terhadap Hamas
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Israel mengatakan, telah melakukan serangan udara terhadap Hamas di Jalur Gaza pada Sabtu (16/11), m...
Hong Kong Menimbang Langkah Darurat untuk Akhiri Demo
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Pemerintah Hong Kong mungkin sedang mempertimbangkan langkah-langkah untuk meningkatkan upaya mereda...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)