Kiri Kanan
Xi dan Modi Bertemu Bahas Perdagangan, Perbatasan
Elshinta
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:42 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Xi dan Modi Bertemu Bahas Perdagangan, Perbatasan
VOA Indonesia - Xi dan Modi Bertemu Bahas Perdagangan, Perbatasan
Para pemimpin India dan China bertemu dalam sebuah KTT tidak resmi pada Sabtu (12/10). Kedua pemimpin menyingkirkan perbedaan mereka dan mengatakan akan mengatasi defisit perdagangan besar yang telah merugikan India, serta meningkatkan upaya untuk memperkuat keamanan perbatasan. Di kota Mamallapuram di India selatan, di mana kedua pemimpin itu bertemu, Perdana Menteri India Narendra Modi mengatakan bahwa "kita telah memutuskan untuk menangani perbedaan kita secara hati-hati," dan tidak membiarkannya menjadi "sengketa." Dia mengatakan kedua pihak akan tetap sensitif pada keprihatinan masing-masing supaya hubungannya "akan menjadi sumber perdamaian dan stabilitas di dunia." Tanpa merincikan, Presiden China Xi Jinping mengatakan "kami berdiskusi secara terbuka sebagai kawan." Perbedaan tajam mengenai wilayah sengketa Kashmir yang muncul beberapa minggu sebelum KTT, tidak dibahas dalam perundingan tatap muka selama beberapa jam antara Xi dan Modi, menurut para pejabat India. Fokus utama sepertinya adalah mengenai defisit perdagangan sebesar AS$55 miliar, yang menguntungkan China tapi merugikan India. Apalagi, negara itu sedang menghadapi perlambatan pertumbuhan ekonomi. Para pejabat India juga mengatakan kedua pemimpin itu juga bekerja sama untuk menghadapi tantangan radikalisasi dan terorisme, yang menjadi ancaman bersama. [vm/ft]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Program Medis Kuba di Luar Negeri Jadi Sumber Kontroversi
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Sebuah program medis Kuba di luar negeri yang banyak dipuji dituduh telah ikut mendorong protes di n...
Bentrokan di Lapangan Baghdad, Sedikitnya 3 Tewas
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Pasukan keamanan Irak menembakkan peluru tajam dan gas air mata untuk mengatasi bentrokan baru denga...
Kamboja Minta RI Tangkap Pemimpin Oposisi, Tapi Kemudian Dibatalkan
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Kamboja telah meminta pemerintah Indonesia untuk menangkap pemimpin oposisi Sam Rainsy ketika dalam ...
Pantai Timur Australia Diamuk Kebakaran Hutan
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Sejumlah kebakaran hutan membakar seluruh pantai timur Australia pada hari Sabtu (16/11). Petugas pe...
Trump Minta Tokyo Bayar AS$ 8 Miliar Atas Penempatan Pasukan AS di Jepang
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Presiden AS Donald Trump meminta Jepang untuk melipatgandakan pembayarannya untuk pasukan AS yang di...
Polisi Paris Tembakkan Gas Air Mata Saat Peringatan HUT Rompi Kuning
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Polisi Paris menembakkan gas air mata di barat laut dan selatan Paris pada hari Sabtu (16/11) untuk ...
Turki: Serangan Milisi Kurdi Tewaskan 10 Orang di Al-Bab Suriah
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Kementerian Pertahanan Turki mengatakan, Sabtu (16/11), sebuah serangan bom mobil yang dilakukan ole...
Tentara China Bersihkan Barikade di Hong Kong, Warga Cemas
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Puluhan Tentara Pembebasan Rakyat China atau PLA membantu membersihkan barikade yang dipasang oleh p...
Israel Melancarkan Serangan Terhadap Hamas
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Israel mengatakan, telah melakukan serangan udara terhadap Hamas di Jalur Gaza pada Sabtu (16/11), m...
Hong Kong Menimbang Langkah Darurat untuk Akhiri Demo
Senin, 18 November 2019 - 08:44 WIB
Pemerintah Hong Kong mungkin sedang mempertimbangkan langkah-langkah untuk meningkatkan upaya mereda...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)