A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: row

Filename: elshinta/phpmu-link.php

Line Number: 56

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/phpmu-link.php
Line: 56
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/template.php
Line: 25
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 17
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 163
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: row

Filename: elshinta/phpmu-link.php

Line Number: 58

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/phpmu-link.php
Line: 58
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/template.php
Line: 25
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 17
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 163
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

news-mitra/////di-australia-lulusan-universitas-top-malah-mendapat-gaji-kecil" />
Di Australia, Lulusan Universitas Top Malah Mendapat Gaji Kecil
Elshinta
Rabu, 09 Oktober 2019 - 08:48 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Di Australia, Lulusan Universitas Top Malah Mendapat Gaji Kecil
ABC.net.au - Di Australia, Lulusan Universitas Top Malah Mendapat Gaji Kecil

Ternyata bukan lulusan universitas terbaik di kota-kota besar Australia yang mendapat penghasilan tinggi setelah mereka memasuki dunia kerja.

Menurut laporan harian The Australian, lulusan dari universitas regional justru mendapat penghasilan rata-rata lebih tinggi.

Misalnya saja lulusan Universitas Charles Darwin yang mendapat gaji 10 persen lebih tinggi dari lulusan universitas lain yang berasal dari jurusan sama.

Lulusan dari universitas yang berada di negara bagian Northern Territory tersebut mendapat penghasilan sekitar AU$ 80 ribu, hampir Rp 800 juta, per tahun, setelah mereka lulus tiga tahun.

Survei pendapatan para lulusan universitas di Australia yang dilakukan oleh Departemen Pendidikan Australia.

Universitas New South Wales berada di tempat kedua, dengan rata-rata pendapatan AU$ 80 ribu, disusul lulusan dari Central Queensland University, University of New England dan Charles Sturt University.

Lulusan universitas yang dianggap terbaik di Australia seperti University of Sydney (AU$77.300), Australian National University (AU$77.200), dan Monash University (AU$72.500) berada di peringkat.

Sementara lulusan University of Melbourne mencatat rata-rata pendapatan hanya AU$ 68.900.

Rata-rata pendapatan lulusan universitas di Australia setelah tiga tahun bekerja adalah AU$ 73.000.

Dari Graduate Outcomes Survey — Longitudinal, dikeluarkan oleh Menteri Pendidikan Australia, Dan Tehan juga menyatakan 90 persen lulusan universitas mendapat pekerjaan penuh dalam tiga tahun, setelah mereka bekerja.

Departemen Pendidikan Australia sekarang akan memberikan dana tambahan sebanyak AU$ 80 juta, sekitar Rp 800 miliar kepada universitas, namun dikaitkan dengan bagaimana kelulusan universitas itu mendapatkan pekerjaan di bidang mereka.

"Kita tidak bisa lengah." kata Menteri Pendidikan Dan Tehan.

"Penting sekali universitas kita terus melanjutkan guna menghasilkan lulusan yang diperlukan oleh dunia ekonomi."

"Bila kita berhasil meningkatkan dari 90 persen menjadi 95 persen lulusan mendapat kerja, maka tingkat produktivitas ekonomi akan lebih tinggi lagi." kata Dan Tehan kepada The Australian.

Perbedaan pendapatan antara pria dan wanita

Survei juga menunjukkan masih adanya perbedaan pendapatan antara pria dan wanita di banyak lapangan kerja, dengan lulusan pria mendapat gaji lebih tinggi dari lulusan perempuan di 13 dari 20 jenis pekerjaan.

Di bidang arsitektur, lulusan pria mendapat gaji AU$ 12.900 (sekitar Rp 130 juta) atau 17 persen lebih tinggi dari lulusan perempuan, tiga tahun setelah mereka lulus.

Perbedaan pendapatan di bidang pertanian dan ilmu lingkungan sudah mencapai 10 persen.

Bahkan di bidang keperawatan, lulusan pria mendapat gaji 9 persen lebih tinggi dari lulusan wanita.

Lulusan pria juga lebih banyak menduduki jabatan manajerial dibandingkan lulusan perempuan tiga tahun setelah tamat.

Rektor Charles Darwin University, Simon Maddocks menyatakan bangga jika lulusan universitasnya bisa diserap di dunia kerja dan mendapat penghasilan tinggi.

Ia mengatakan hampir 70 persen mahasiswanya sekarang mendapat pelajaran lewat online, sehingga mereka tidak harus datang setiap hari ke kampus.

"Kami khususnya mampu menyesuaikan diri menyediakan fasilitas pengajaran bagi mereka yang tidak bisa datang ke kampus, mereka yang bekerja penuh waktu atau mereka yang memiliki keluarga." kata Prof Simon Maddocks.

"Ini banyak terjadi dengan mereka yang tinggal di daerah pedesaan dan regional." katanya.

"Jelas sekali lulusan bisa mendapat pekerjaan setelah menyelesaikan pendidikan dan dengan cepat membuat kontribusi penting bagi ekonomi lokal masing-masing." kata Prof Maddocks.

Simak berita-berita lainnya dari ABC Indonesia

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
PM India, Presiden China Adakan KTT di Tengah Ketegangan Hubungan
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:42 WIB
Sebuah KTT tidak resmi antara Presiden China Xi Jin-ping dan PM India Narendra Modi dimulai hari Jum...
Polisi Ceko Tahan 31 Fans Sepak Bola Jelang Pertandingan Ceko-Inggris
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:42 WIB
Polisi Ceko telah menahan 31 fans sepak bola sebelum pertandingan kualifikasi Piala Eropa 2020 antar...
AS, China Capai Persetujuan Awal, Hindari Kenaikan Tarif
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:42 WIB
Presiden Trump hari Jumat (11/10) mengumumkan bahwa Washington dan Beijing telah mencapai kesepakata...
Panglima Militer Thailand Deklarasikan Perang dengan Para Pengkritiknya
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:42 WIB
Panglima militer Thailand hari Jumat (11/10) mendeklarasikan perang dengan pengkritiknya, dan memper...
Bersiap Hadapi Badai Hagibis, Jepang Sarankan Ratusan Ribu Orang Mengungsi
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:42 WIB
Jepang bersiap menghadapi badai terbesar dalam 60 tahun terakhir. Badai yang dinamakan Hagibis itu d...
Australia, Fiji akan Mengirim Pasukan Penjaga Perdamaian ke Timur Tengah
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:42 WIB
Australia dan Fiji berencana akan mengirimkan pasukan bersama PBB, yang memiliki misi menjaga perdam...
Hadapi Ancaman Iran, AS Mengerahkan 3.000 Pasukan ke Arab Saudi
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:42 WIB
Amerika Serikat mengumumkan pengerahan pasukan militer tambahannya ke Arab Saudi pada hari Jumat (11...
Satu Orang Tewas Saat Topan Hagibis Mendekati Jepang
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:42 WIB
Satu orang tewas dan lebih dari satu juta orang di Jepang disarankan untuk mengungsi akibat topan te...
WFP: 100.000 Warga Suriah Lari dari Ofensif Turki
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:42 WIB
Program Pangan Dunia (WFP) mengatakan sejauh ini ada lebih dari 100.000 orang kehilangan tempat ting...
Xi dan Modi Bertemu Bahas Perdagangan, Perbatasan
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:42 WIB
Para pemimpin India dan China bertemu dalam sebuah KTT tidak resmi pada Sabtu (12/10). Kedua pemimpi...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)