A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: row

Filename: elshinta/phpmu-link.php

Line Number: 51

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/phpmu-link.php
Line: 51
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/template.php
Line: 25
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 17
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 163
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: row

Filename: elshinta/phpmu-link.php

Line Number: 53

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/phpmu-link.php
Line: 53
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/template.php
Line: 25
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 17
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 163
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

news-mitra/////diawasi-di-hong-kong-aktivis-joshua-wong-terbang-ke-berlin" />
Diawasi di Hong Kong, Aktivis Joshua Wong Terbang ke Berlin
Elshinta
Rabu, 11 September 2019 - 07:49 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Diawasi di Hong Kong, Aktivis Joshua Wong Terbang ke Berlin
DW.com - Diawasi di Hong Kong, Aktivis Joshua Wong Terbang ke Berlin

Aktivis demokrasi Hong Kong Joshua Wong ketika tampil di Berlin hari Senin (09/09) di depan wartawan mendesak dunia internasional agar menunjukkan solidaritas dengan para pengunjuk rasa di Hong Kong untuk melawan "rezim otokratis Cina".

Berbicara di sebuah forum hak asasi manusia di parlemen Jerman, Joshua Wong menyebut gerakan pro-demokrasi Hong Kong sama seperti gerakan-gerakan demokrasi di Berlin Timur selama era Perang Dingin.

"Jika kita sekarang berada dalam era Perang Dingin baru, Hong Kong adalah Berlin yang baru," kata Joshua Wong. Acara itu juga dihadiri oleh Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas.

Joshua Wong yang berusia 22 tahun berada di Berlin atas undangan media Jerman dan sempat ditahan di bandar udara Hong Kong hari Minggu atas tuduhan melanggar ketentuan bebas atas uang jaminan, yang dikenakan padanya setelah ditangkap beberapa waktu lalu.

Setelah ditahan 24 jam di bandara, dia akhirnya diizinkan terbang ke Jerman. Dari Jerman, dia rencananya akan melakukan perjalanan ke Amerika Serikat.

Dalam sebuah postingan di Facebook sebelum menaiki pesawat ke Jerman, Joshua Wong menyatakan bahwa selama perjalanan di luar negeri dia akan mengadvokasi Jerman dan negara-negara lain mengenai kegiatan dan tuntutan demokrasi di Hong Kong. Dia juga mendesak Jerman dan negara-negara lain untuk mengakhiri "penjualan dan ekspor senjata kepada polisi Hong Kong".

"Pertemuan ilegal"

Joshua Wong menjadi salah satu wajah penting dalam protes di Hong Kong yang dimulai 9 Juni lalu. Aksi unjuk rasa itu awalnya dipicu oleh rancangan undang-undang ekstradisi yang disiapkan pemerintah otonomi Hong Kong. Aturan baru itu akan memungkinkan ekstradisi tersangka kriminal ke daratan Cina untuk diadili di sana. Namun setelah aksi protes berminggu-minggu, Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam minggu lalu mengumumkan bahwa RUU itu akan dibatalkan.

Joshua Wong ditahan akhir Agustus lalu bersama dengan sesama aktivis Agnes Chow. Kedua aktivis muda dituduh telah menyerukan "aksi-aksi ilegal" dan berpartisipasi dalam "pertemuan ilegal" bulan Juni lalu. Namun mereka akhirnya bebas setelah membayar uang jaminan.

Joshua Wong mengatakan kepada koran kuning Jerman "Bild", dia kecewa dengan kunjungan Kanselir Jerman Angela Merkel ke Cina baru-baru ini. Dia menerangkan, Merkel seharusnya bisa lebih lebih tegas "menyerukan pemilu bebas di Hong Kong" selama kunjungannya ke Cina.

Polisi di Hong Kong mengatakan, mereka telah menangkap 157 orang selama tiga hari terakhir, sehingga jumlah total penangkapan menjadi 1.300 sejak aksi protes massal dimulai tiga bulan lalu.

hp/ts (dpa, afp, rtr)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kapal Tenggelam di Sungai di Kongo, 36 Orang Hilang
Selasa, 17 September 2019 - 09:04 WIB
Sebanyak 36 orang dinyatakan hilang, setelah sebuah kapal tenggelam di sungai di Kongo di pinggiran ...
Trump: AS Siap Tempur untuk Balas Serangan Minyak Saudi
Selasa, 17 September 2019 - 09:04 WIB
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan pasukan AS siap tempur untuk membalas serangan te...
Turki Jadi Tuan Rumah KTT Trilateral Soal Suriah
Selasa, 17 September 2019 - 09:04 WIB
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, akan menjamu Rusia dan Iran untuk pertemuan puncak terbaru mer...
Ladang Minyak Saudi Diserang, Harga Minyak Melonjak Lebihi 10%
Selasa, 17 September 2019 - 09:04 WIB
Harga minyak melonjak lebih dari 10 persen pada Senin (16/9) sebagai imbas dari keputusan Arab Saudi...
Dituduh Menista Agama, Massa Rusak Kuil Hindu di Pakistan
Selasa, 17 September 2019 - 09:04 WIB
Sekelompok massa yang marah di Pakistan merusak beberapa kuil Hindu dan berbagai properti lainnya. P...
Lewat Sepucuk Surat, Kim Jong-un Undang Trump ke Pyongyang
Selasa, 17 September 2019 - 09:04 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengundang Presiden AS Donald Trump untuk mengunjungi Pyongyang. Ha...
Serangan Terhadap Fasilitas Minyak Saudi Kacaukan Produksi
Selasa, 17 September 2019 - 09:04 WIB
Perusahaan raksasa penghasil minyak dunia milik Arab Saudi menyatakan, serangan pesawat nirawak (dro...
Pakistan Tangkap 3 Orang Terkait Penyerangan Kuil dan Rumah Warga Hindu
Selasa, 17 September 2019 - 09:04 WIB
Polisi Pakistan mengatakan telah menangkap tiga orang setelah massa Muslim yang marah merusak sebuah...
Bom Pinggir Jalan Tewaskan 5 Warga Sipil Afghanistan
Selasa, 17 September 2019 - 09:04 WIB
Seorang pejabat Afghanistan mengatakan lima warga sipil tewas ketika kendaraan mereka melindas sebua...
Penyelam Angkatan Laut India Cari 35 Wisatawan di Sungai yang Banjir
Selasa, 17 September 2019 - 09:04 WIB
Para penyelam angkatan laut India bergabung dalam pencarian besar-besaran terhadap 35 wisatawan Indi...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)