Banner imlek 2020 Banner imlek 2020
Tidur Siang 1-2 Kali Seminggu Kurangi Kemungkinan Serangan Jantung
Elshinta
Rabu, 11 September 2019 - 07:49 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Tidur Siang 1-2 Kali Seminggu Kurangi Kemungkinan Serangan Jantung
ABC.net.au - Tidur Siang 1-2 Kali Seminggu Kurangi Kemungkinan Serangan Jantung

Penelitian terbaru di Swiss menyimpulkan adanya manfaat tidur siang dalam mengurangi kemungkinan serangan jantung.

Penelitian yang diterbitkan oleh jurnal Heart hari Sein (9/9/2019) menyebutkan bahwa mereka yang tidur siang 1-2 kali seminggu lebih kecil kemungkinannya terkena serangan jantung.

Kesimpulan tersebut didapat setelah kelompok peneliti di University Hospital di Lausanne mengambil data dari sekitar 3500 orang di Swiss.

Sebelum penelitian dimulai, separuh dari responden ini mengatakan mereka tidak pernah tidur siang sebelumnya.

Sementara mereka yang tidur siang, 667 di antaranya tidur siang 1-2 sekali seminggu, 411 orang tidur siang 3-5 kali, dan 370 lainnya tidur siang setiap hari.

"Kami melihat data dari orang dewasa yang sehat dan menemukan bahwa mereka yang tidur siang sekali atau dua kali seminggu memiliki kemungkinan lebih kecil terkena penyakit jantung dibandingkan mereka yang tidak tidur sama sekali," kata Nadine Hausler, salah satu peneliti.

Penelitian dilakukan selama lima tahun dengan mengikuti data dari warga yang berusia antara 35 sampai 75 tahun, mereka yang sebelumnya tidak mengalami tanda-tanda masalah jantung dan juga tidak mengalami masalah dengan tidur.

Selama mengikuti data tersebut yang berlangsung sampai delapan tahun, 155 orang di antara 3500 orang tersebut mengalami masalah jantung.

Peneliti berkesimpulan bahwa mereka yang tidur 1 atau 2 kali seminggu memiliki resiko terkena serangan jantung paling rendah dibandingkan mereka yang tidak tidur sama sekali.

Penelitian tersebut tidak menyebutkan berapa lama seseorang harus tidur siang sehingga bisa memberikan manfaat maksimal.

Namun dari penelitian lain disebutkan bahwa tidur siang minimum 20 menit saja sudah bisa memberikan manfaat bagi kesehatan.

Walau mengatakan bahwa tidur siang bermanfaat namun para peneliti di Swiss ini tidak bisa menjelaksan mengapa hal tersebut terjadi.

"Perkiraan kami adalah bahwa tidur siang bisa membayar dan mengurangi stress karena tidur yang tidak cukup sebelumnya," kata Nadine Hausler.

Hasil penelitian ini mendapat banyak pemberitaan media internasional, dengan media seperti NBC di Amerika Serikat, dan Majalah Times memuatnya.

Hasil penelitian mengenai manfaat tidur siang sudah pernah diungkap sebelumnya. Di tahun 2007 penelitian terhadap sejumlah besar warga dewasa yang sehat di Yunani menemukan bahwa mereka yang tidur siang tiga kali seminggu memiliki resiko lebih kecil terkena serangan jantung.

Dampak yang paling bagus adalah bagi pria yang bekerja dan peneliti kala itu mengatakan tidur siang bermanfaat mengurangi stress dalam pekerjaan.

Simak berita-berita lainnya dari ABC Indonesia

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
15 Tahun Berlalu, Ratusan Korban Tsunami Asia Masih Belum Teridentifikasi
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:30 WIB
Sebuah kontainer kargo di kantor polisi Thailand selatan menjadi saksi masih ada ratusan korban tewa...
Jokowi Ingin Buat Kembaran Silicon Valley di Ibu Kota Baru
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:30 WIB
Presiden Joko Widodo mengungkapkan keinginannya agar Indonesia bisa memiliki pusat inovasi, riset, d...
Indonesia Segera Kirim Tenaga Kerja Kesehatan ke Jerman
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:28 WIB
Pada 17 Oktober 2019 lalu, loka karya kerja sama rekrutmen dan pengembangan perawat antara Indonesia...
Di Mana Posisi Indonesia Terkait Kasus Minoritas Uighur di Cina?
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:27 WIB
Dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Cina, Wang Yi, di Madrid, Spanyol, Menlu Indonesi...
Pemerkosa Berantai dari Seluruh Dunia
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:27 WIB
Pemerkosa berantai adalah seseorang yang melakukan tindak perkosaan berulang kali kepada beberapa at...
Indonesia Menyampaikan Rasa Duka dan Siap Bantu Tanggulangi Kebakaran Australia
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:20 WIB
Indonesia telah menyampaikan rasa dukanya kepada perwakilan Australia di Jakarta atas bencana kebaka...
Ratusan Ribu Ternak Australia Terpanggang Matang Akibat Kebakaran Hutan
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:19 WIB
Menteri Pertanian Australia, Bridget McKenzie mengatakan hewan ternak yang mati akibat kebakaran hut...
Hewan-hewan Khas Australia Terancam Punah Akibat Kebakaran
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:19 WIB
Kangaroo Island di Australia Selatan, adalah pulau yang terkenal karena menjadi rumah hewan-hewan kh...
Setidaknya Dua Ribu Rumah di Australia Terbakar, Kerugian Capai  Rp 7 Triliun
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:18 WIB
Kondisi cuaca yang lebih sejuk dalam beberapa hari terakhir memberikan kesempatan kepada petugas pem...
Waspadai Modus Penipuan Sumbangan Untuk Bencana Kebakaran Hutan Australia
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:17 WIB
Kebakaran hutan dan semak masih terus terjadi di Australia, warga berlomba-lomba untuk memberikan su...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV