Sidang Novy Chardon: Mantan Pacar Tidak Marah Dengan Novy
Elshinta
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:40 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Sidang Novy Chardon: Mantan Pacar Tidak Marah Dengan Novy
ABC.net.au - Sidang Novy Chardon: Mantan Pacar Tidak Marah Dengan Novy

Sidang perkara tewasanya perempuan asal Indonesia Novy Chardon yang dituduhkan dilakukan suaminya John Chardon terus berlanjut dengan kesaksian mantan pacar Novy dalam sidang hari Kamis (22/8/2019) di Brisbane.

Sidang Pembunuhan Novy Chardon

Mantan pacar Amir Talaei-Khoei membantah bahwa dia marah dengan Novy yang berusaha terus menghubunginya ketika mereka mengakhiri hubungan.

Novy Chardon hilang dari rumahnya di Upper Coomera di Gold Coast (Queensland) bulan Februari 2013.

Mayat perempuan berusia 34 tahun tersebut belum ditemukan sampai sekarang.

Suaminya John Chardon diadili sebagai terdakwa di Mahkamah Agung di Brisbane, walau John mengatakan tidak bersalah atas tuduhan tersebut.

Saksi Amir Talaei-Khoei memberikan kesaksian lewat video dari Amerika Serikat dan mengatakan di persidangan bahwa dia sakit flu di hari Novy Chardon hilang.

Dia mengatakan memulai hubungan seksual dengan Chardon di tahun 2012, di saat Novy sudah secara resmi berpisah dengan suaminya, meski masih tinggal satu atap.

Talaei-Khoei mengatakan dia memutuskan hubungan dengan Novy beberapa bulan kemudian, karena mereka tidak cocok, dan dia tidak mau bertemu dengan Novy lagi.

Pengacara terdakwa Tony Kimmins bertanya apakah Novy Chardon berulang kali mengejarnya setelah mereka putus hubungan, hal yang dibantahnya.

Kimmins bertanya "Apakah kamu pernah marah karena dia berusaha terus untuk mengontak anda?"

Talaei-Khoei menjawab "Saya tidak pernah betul-betul marah. Saya orang yang tenang."

Di persidangan diungkapkan bahwa Talaei-Khoei pulang ke rumah dari kantornya di Sunshine Coast sekitar pukul 4 sore tanggal 6 Februari di hari dimana Novy Chardon hilang.

Tim pembela terdakwa mengatakan kepada juri bahwa Talaei-Khoei beristirahat di rumah selama beberapa hari karena dia sakit parah dan tidak menjawab telepon atau membuat percakapan telepon selama dua hari.

Pengacara untuk John Chardon bertanya kepada Talaei-Khoei apakah dia memiliki alibi (alasan) yang jelas ketika Novy Chardon menghilang.

Talaei-Khoei mengatakan CCTV dan resepsionis di apartemennya akan mengetahui keberadaannya keluar masuk di apartemen tersebut.

"Bila Anda bertanya apakah seseorang membantu saya di rumah, saya tinggal sendirian."

Polisi telah berbicara dengan Talaei-Khoei mengenai hilangnya Novy Chardon dan pembicaraan dilakukan 10 Februari.

Talaei-Khoei mengatakan kepada petugas bahwa itu bukanlah untuk pertama kalinya Novy Chardon hilang, dan dia sebelumnya pernah seminggu tidak kontak sama sekali, sebelum kemudian muncul lagi.

Sidang perkara pembunuhan Novy Chardon ini memasuki minggu kedua dari jadwal rencana yang berlangsung empat minggu.

Simak beritanya dalam bahasa Inggris di sini

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
PBB: Perubahan Iklim Ancam Masa Depan Semua Anak-Anak
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:24 WIB
Masa depan setiap anak di dunia terancam karena negara-negara di seluruh dunia gagal meredam dampak ...
Musim Karnaval di Jerman
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:24 WIB
Pesta karnaval di Jerman, yang sering disebut sebagai "musim ke-5" ini, memasuki masa puncaknya. Kot...
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:24 WIB
Fenomena kapal hantu, maksudnya kapal yang ditemukan tanpa awaknya, adalah fenomena yang sering diga...
Polemik RUU Ketahanan Keluarga: Dari Tumpang-tindih Sampai Langgar Hukum Internasional
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:24 WIB
Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketahanan Keluarga yang masuk dalam program legislasi nasional (proleg...
7 Fakta Tentang Serangan Terorisme di Hanau Jerman
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:24 WIB
Serangan di Hanau Aksi Terorisme Ekstrem Kanan Bermotif Rasisme
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:24 WIB
Belum banyak informasi tentang sosok pelaku tunggal yang melakukan aksi penembakan di kota Hanau. Me...
Opini: Kebencian di Jantung Jerman
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:24 WIB
Hanau hanyalah kasus yang terbaru. Untuk ketiga kalinya dalam hanya beberapa bulan, hawa kebencian t...
Kaum Muda Iran Sambut Dingin Proses Pemilihan Umum
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:24 WIB
Banyak orang yang menginginkan perubahan, tetapi lemahnya kekuatan institusi terpilih di Republik Is...
8 Orang Tewas Ditembak di Hanau, Jerman
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:24 WIB
Polisi Jerman mengatakan delapan orang mati ditembak di Kota Hanau pada  Rabu (19/2) malam. Perny...
Assange Ditawari Pengampunan Asal Bilang Rusia Tak Intervensi Pilpres AS 2016 
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:24 WIB
Pendiri Wikileaks, Julian Assange, mengatakan pemerintahan Trump telah menawarkan akan memberikan pe...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)