Iran Usahakan Redenominasi Mata Uangnya
Elshinta
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:48 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Iran Usahakan Redenominasi Mata Uangnya
VOA Indonesia - Iran Usahakan Redenominasi Mata Uangnya
Presiden Iran Hassan Rohani telah mengajukan sebuah RUU ke parlemen yang akan meredenominasi rial.RUU itu ditujukan untuk menghapus empat nol terakhir pada nilai mata uang rial yang sedang mengalami kesulitan. Menurut laporan sejumlah kantor berita, Rouhani mengajukan RUU itu ke parlemen secara mendesak untuk dipertimbangkan. Nilai rial mengalami depresiasi tajam sebagai akibat dari keputusan Presiden AS Donald Trump pada 2018 untuk mundur dari kesepakatan nuklir bersejarah antara Teheran dan negara-negara besar dunia dan memberlakukan kembali sanksi-sanksi. Langkah itu menghalangi kesepakatan-kesepakatan bisnis bernilai miliaran dolar dan menghentikan penjualan minyak mentah Iran ke luar negeri. Pada Rabu (21/8), rial diperdagangkan pada 116.500 IRR per 1 dolar Amerika (USD). Pada saat kesepakatan nuklir 2015 masih berlaku, rial diperdagangkan 32.000 per 1 dolar Amerika. Pada April, Dana Moneter Internasional mengatakan, ekonomi Iran akan menyusut enam persen tahun ini dan inflasinya akan mencapai 40 persen, sementara negara itu kesulitan menghadapi akibat dari sanksi-sanksi AS.[ab/uh]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
15 Tahun Berlalu, Ratusan Korban Tsunami Asia Masih Belum Teridentifikasi
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:30 WIB
Sebuah kontainer kargo di kantor polisi Thailand selatan menjadi saksi masih ada ratusan korban tewa...
Jokowi Ingin Buat Kembaran Silicon Valley di Ibu Kota Baru
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:30 WIB
Presiden Joko Widodo mengungkapkan keinginannya agar Indonesia bisa memiliki pusat inovasi, riset, d...
Indonesia Segera Kirim Tenaga Kerja Kesehatan ke Jerman
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:28 WIB
Pada 17 Oktober 2019 lalu, loka karya kerja sama rekrutmen dan pengembangan perawat antara Indonesia...
Di Mana Posisi Indonesia Terkait Kasus Minoritas Uighur di Cina?
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:27 WIB
Dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Cina, Wang Yi, di Madrid, Spanyol, Menlu Indonesi...
Pemerkosa Berantai dari Seluruh Dunia
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:27 WIB
Pemerkosa berantai adalah seseorang yang melakukan tindak perkosaan berulang kali kepada beberapa at...
Indonesia Menyampaikan Rasa Duka dan Siap Bantu Tanggulangi Kebakaran Australia
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:20 WIB
Indonesia telah menyampaikan rasa dukanya kepada perwakilan Australia di Jakarta atas bencana kebaka...
Ratusan Ribu Ternak Australia Terpanggang Matang Akibat Kebakaran Hutan
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:19 WIB
Menteri Pertanian Australia, Bridget McKenzie mengatakan hewan ternak yang mati akibat kebakaran hut...
Hewan-hewan Khas Australia Terancam Punah Akibat Kebakaran
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:19 WIB
Kangaroo Island di Australia Selatan, adalah pulau yang terkenal karena menjadi rumah hewan-hewan kh...
Setidaknya Dua Ribu Rumah di Australia Terbakar, Kerugian Capai  Rp 7 Triliun
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:18 WIB
Kondisi cuaca yang lebih sejuk dalam beberapa hari terakhir memberikan kesempatan kepada petugas pem...
Waspadai Modus Penipuan Sumbangan Untuk Bencana Kebakaran Hutan Australia
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:17 WIB
Kebakaran hutan dan semak masih terus terjadi di Australia, warga berlomba-lomba untuk memberikan su...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV