Malaysia Larang Pendakwah Muslim India Lakukan Aktivitas Publik
Elshinta
Rabu, 21 Agustus 2019 - 16:47 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Malaysia Larang Pendakwah Muslim India Lakukan Aktivitas Publik
VOA Indonesia - Malaysia Larang Pendakwah Muslim India Lakukan Aktivitas Publik
Polisi Malaysia mengatakan pendakwah Muslim asal India, yang diburu di India karena dituduh melakukan pencucian uang dan pidato berisi kebencian, telah dilarang melakukan aktivitas publik apapun setelah cercaan rasial dalam ceramahnya baru-baru ini memicu kemarahan di Malaysia. Zakir Naik diinterogasi untuk kedua kalinya oleh polisi pada hari Senin (19/8) selama 10 jam, setelah polisi menerima lebih dari 100 pengaduan terkait pernyataan yang dilontarkannya, yang mempertanyakan loyalitas umat Hindu yang minoritas dan mengatakan bahwa etnis Tionghoa adalah tamu di Malaysia. Juru bicara kepolisian Asmawati Ahmad, Selasa (20/8) mengatakan semua aktivitas publik yang melibatkan Zakir dilarang untuk “menghindari kontroversi dan permusuhan, dan potensinya menyebabkan suasana tegang” di negara multietnis itu. Pemerintah sebelumnya enggan mendeportasi Zakir karena khawatir akan keselamatannya tetapi baru-baru ini menyatakan Zakir telah bertindak melampaui batas. [uh/ab]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
15 Tahun Berlalu, Ratusan Korban Tsunami Asia Masih Belum Teridentifikasi
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:30 WIB
Sebuah kontainer kargo di kantor polisi Thailand selatan menjadi saksi masih ada ratusan korban tewa...
Jokowi Ingin Buat Kembaran Silicon Valley di Ibu Kota Baru
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:30 WIB
Presiden Joko Widodo mengungkapkan keinginannya agar Indonesia bisa memiliki pusat inovasi, riset, d...
Indonesia Segera Kirim Tenaga Kerja Kesehatan ke Jerman
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:28 WIB
Pada 17 Oktober 2019 lalu, loka karya kerja sama rekrutmen dan pengembangan perawat antara Indonesia...
Di Mana Posisi Indonesia Terkait Kasus Minoritas Uighur di Cina?
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:27 WIB
Dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Cina, Wang Yi, di Madrid, Spanyol, Menlu Indonesi...
Pemerkosa Berantai dari Seluruh Dunia
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:27 WIB
Pemerkosa berantai adalah seseorang yang melakukan tindak perkosaan berulang kali kepada beberapa at...
Indonesia Menyampaikan Rasa Duka dan Siap Bantu Tanggulangi Kebakaran Australia
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:20 WIB
Indonesia telah menyampaikan rasa dukanya kepada perwakilan Australia di Jakarta atas bencana kebaka...
Ratusan Ribu Ternak Australia Terpanggang Matang Akibat Kebakaran Hutan
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:19 WIB
Menteri Pertanian Australia, Bridget McKenzie mengatakan hewan ternak yang mati akibat kebakaran hut...
Hewan-hewan Khas Australia Terancam Punah Akibat Kebakaran
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:19 WIB
Kangaroo Island di Australia Selatan, adalah pulau yang terkenal karena menjadi rumah hewan-hewan kh...
Setidaknya Dua Ribu Rumah di Australia Terbakar, Kerugian Capai  Rp 7 Triliun
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:18 WIB
Kondisi cuaca yang lebih sejuk dalam beberapa hari terakhir memberikan kesempatan kepada petugas pem...
Waspadai Modus Penipuan Sumbangan Untuk Bencana Kebakaran Hutan Australia
Rabu, 08 Januari 2020 - 09:17 WIB
Kebakaran hutan dan semak masih terus terjadi di Australia, warga berlomba-lomba untuk memberikan su...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV