Pemberontak Myanmar Serang Akademi Militer Elit, 15 Tewas
Elshinta
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Pemberontak Myanmar Serang Akademi Militer Elit, 15 Tewas
VOA Indonesia - Pemberontak Myanmar Serang Akademi Militer Elit, 15 Tewas
Pemberontak Myanmar menewaskan sedikitnya 15 orang pada hari Kamis (15/8), sebagian besar adalah anggota pasukan keamanan, dalam serangan terhadap sebuah akademi militer elit dan target-target pemerintah lainnya di bagian utara negara itu, kata seorang juru bicara militer. Aliansi Utara, yakni kumpulan kelompok-kelompok bersenjata di wilayah itu, mengklaim bertanggung jawab atas serangan pertama kali terhadap Akademi Teknologi Dinas Pertahanan di Pyin Oo Lwin di negara bagian Shan barat, tempat para insinyur militer dilatih. Pemberontak juga menyerang empat lokasi lain. Juru bicara militer Tun Tun Nyi mengatakan tentara bertempur melawan pemberontak kota Naung Cho dekat jembatan Gokteik, jembatan kereta api yang menjulang tinggi yang dibangun pada zaman pemerintahan kolonial Inggris dan merupakan tempat tujuan wisata. Jembatan lain di seberang lembah Goktwin telah dihancurkan oleh pemberontak yang juga membakar kantor polisi narkotika di kota itu, katanya. [lt/ab]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Khawatir Perebakan Virus Korona, Saudi Tangguhkan Umrah untuk Sementara Waktu
Jumat, 28 Februari 2020 - 02:01 WIB
Arab Saudi hari Rabu (26/2) menangguhkan pelaksanaan umrah dan mengunjungi Masjid Nabawi di Madinah ...
Sejumlah Negara Kuat Nyatakan ‘Keprihatinan Serius soal Program Nuklir Iran
Jumat, 28 Februari 2020 - 02:01 WIB
Beberapa kekuatan dunia, yang masih mengakui perjanjian nuklir dengan Iran menyatakan ‘keprihatina...
AS Khawatir China akan Ketuai Badan Paten PBB
Jumat, 28 Februari 2020 - 02:01 WIB
Pemerintah Amerika khawatir melihat kemungkinan seorang pejabat China akan menjadi kepala badan pate...
Dunia Bersiap Hadapi Perjuangan Panjang Melawan Virus Korona
Jumat, 28 Februari 2020 - 02:00 WIB
Para petugas membersihkan semua barang, mulai dari mata uang dan uang kertas hingga bus-bus. Pangkal...
Pasca Kerusuhan Berdarah, PM India Minta Warga Tenang 
Jumat, 28 Februari 2020 - 02:00 WIB
Perdana Menteri India Narendra Modi meminta masyarakat untuk tenang setelah kerusuhan berdarah selam...
Trump: Virus Korona di AS “Tidak akan Capai Skenario Terburuk”
Jumat, 28 Februari 2020 - 02:00 WIB
Presiden Donald Trump mengatakan ia tidak percaya wabah virus korona “akan mencapai skenario terbu...
Cerita Humaidi, yang Gagal Dievakuasi dari Wuhan dan Semangat Untuknya
Jumat, 28 Februari 2020 - 02:00 WIB
Evakuasi warga negara Indonesia (WNI ) dari Wuhan awal Februari lalu ternyata masih menyisakan 7 WNI...
Karena Wabah Virus Korona, Latihan Militer AS-Korsel Ditunda
Jumat, 28 Februari 2020 - 02:00 WIB
Para pejabat kesehatan dunia kini memfokuskan perhatian mereka pada usaha-usaha untuk menghentikan p...
AS Tuding Iran Batasi Informasi Soal Virus Korona
Jumat, 28 Februari 2020 - 02:00 WIB
Amerika Serikat meningkatkan kecamannya terhadap cara Iran menangani wabah virus korona, dan menudin...
Pasukan Keamanan Dikerahkan untuk Pulihkan Ketenangan di New Delhi
Jumat, 28 Februari 2020 - 02:00 WIB
Pasukan keamanan dikerahkan di beberapa wilayah di ibu kota India, Kamis (26/2), di mana bentrokan k...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)