Pria Kamboja berhasil diselamatkan setelah terjebak empat hari di gua sempit
Elshinta
Senin, 12 Agustus 2019 - 08:45 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Pria Kamboja berhasil diselamatkan setelah terjebak empat hari di gua sempit
BBC Indonesia - Pria Kamboja berhasil diselamatkan setelah terjebak empat hari di gua sempit

Seorang pria Kamboja berhasil diselamatkan setelah terjebak di dalam gua selama empat hari ketika sedang mengumpulkan kotoran kelelawar.

Sum Bora menyelinap di antara dua batu pada Minggu ketika mencoba mengambil obornya, kata polisi di kota Battambang, di wilayah barat laut Kamboja.

Pria berusia 28 tahun ini, dalam kondisi tidak makan dan minum selama empat hari, ditemukan pada Selasa setelah keluarganya mulai mencarinya.

Dia berhasil dikeluarkan setelah operasi penyelamatan selama 10 jam yang melibatkan 200 orang tim penyelamat dan saat ini dia dirawat di rumah sakit setempat.

"Saya kehilangan harapan untuk tetap hidup dan jika saya membawa pisau, saya akan bunuh diri," kata Bora dalam sebuah tayangan video, menurut surat kabar Khmer Times.

Kotoran kelelawar - dikenal dengan istilah guano - dapat digunakan sebagai pupuk dan merupakan komoditas yang menguntungkan di Kamboja, salah satu negara termiskin di dunia.

Bora terperangkap di dalam gua di lereng Gunung Chakrai dan dia ditemukan oleh temannya yang acap bergabung dengannya untuk mengumpulkan guano.

"Kami berdua bertubuh kecil dan dapat dengan mudah masuk ke lorong-lorong sempit, sehingga teman saya dapat merangkak melalui jalan lain untuk mencapai saya di dalam gua," katanya.

Hak atas foto Police handout
Image caption Tim penyelamat khusus diterbangkan untuk membantu operasi, dan Bora berhasil dikeluarkan setelah beberapa bagian gua dihancurkan.

Tim penyelamat kemudian tiba di lokasi, tetapi awalnya mereka tidak dapat mengeluarkannya dari himpitan karena pintu masuk gua terlalu sempit.

Lalu, tim penyelamat khusus diterbangkan dengan helikopter untuk membantu operasi, dan Bora berhasil dikeluarkan pada Rabu setelah beberapa bagian gua dihancurkan untuk membuka ruang yang cukup.

Hak atas foto Police handout
Image caption Dalam pernyataannya, istri Bora, Koeun Sothea, mengatakan suaminya kini dirawat di rumah sakit karena cedera kepala, lutut, dan dada.

Dalam pernyataannya, istri Bora, Koeun Sothea, mengatakan suaminya kini dirawat di rumah sakit karena cedera kepala, lutut, dan dada.

Sothea juga berterima kasih kepada Perdana Menteri (PM) Kamboja Hun Sen karena mengirim tim penyelamat dan menyumbangkan uang £ 2.000 (atau sekitar Rp35 juta) untuk mereka.

Kepala polisi Sareth Viseth mengatakan kepada media setempat bahwa, untuk mencegah insiden serupa, mendaki Gunung Chakrai sekarang dilarang.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Shell Tolak Bongkar Rig yang Sudah Tidak Dipakai, Jerman Marah
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:05 WIB
Pemerintah Jerman, Rabu (16/10), mengatakan telah menyerukan dilangsungkannya suatu pertemuan inter...
Trump Bantah Beri Lampu Hijau pada Turki Untuk Serang Suriah
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:05 WIB
Presiden Amerika Donald Trump dengan tegas menolak tuduhan bahwa ia bertanggung jawab terhadap invas...
Kuba akan Izinkan Warga Beli Barang Impor dengan Mata Uang Asing
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:05 WIB
Pemerintah Kuba mengatakan akan memungkinkan warga negaranya menggunakan sepuluh mata uang asing unt...
Malaysia Perintahkan Peta China Dihapus dari Film “Abominable”
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:05 WIB
Badan Sensor film Malaysia sudah memerintahkan agar adegan dalam film animasi “Abominable” yang ...
Trump Bela Keputusan Tarik Pasukan AS dari Suriah
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:05 WIB
Presiden AS Donald Trump, Rabu (16/10), mendapat teguran keras dari para anggota Kongres dari kedua ...
China Imbau Washington Segera Akhiri Perang Dagang
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:05 WIB
Pemerintah China mengimbau Amerika Serikat untuk merundingkan penyelesaian masalah perang tarif anta...
Gempa Kuat Akibatkan Tanah Longsor di Filipina
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:05 WIB
Gempa kuat yang mengguncang Filipina Selatan, Rabu malam (16/10), menyebabkan tanah longsor dan keru...
Anggota Parlemen Pro Demokrasi Hong Kong Kutuk Serangan dengan Kekerasan  
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:05 WIB
Para anggota parlemen pro-demokrasi Hong Kong, Kamis (17/10), mengutuk serangan yang menggunakan kek...
Trump Harapkan Suksesnya Pertemuan di Ankara
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:05 WIB
Presiden AS Donald Trump mengharapkan “pertemuan yang sukses” di Ankara pada hari Kamis (17/10) ...
Terpopuler
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)