Australia, Negara Maju dengan Jumlah Tunawisma Meningkat dan "Makin Buruk"
Elshinta
Senin, 12 Agustus 2019 - 08:44 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Australia, Negara Maju dengan Jumlah Tunawisma Meningkat dan
ABC.net.au - Australia, Negara Maju dengan Jumlah Tunawisma Meningkat dan "Makin Buruk"

Jumlah tunawisma yang terpaksa harus bergelandangan di jalanan kota-kota besar di Australia semakin meningkat, menurut data Biro Statistik Australia (ABS).

Masalah tunawisma di Australia

  • Malam ini, sekitar 8.200 orang di Australia akan tidur di jalanan, menurut data ABS
  • Tunawisma meningkat di negara bagian New South Wales, Victoria, dan Queensland
  • Setiap harinya 250 orang ditolak untuk mendapatkan bantuan

Pekan ini Australia memperingati Homeless Week dengan tujuan untuk meningkatkan kepedulian kepada orang-orang yang tidak memiliki tempat tinggal.

Jumlah peningkatan tunawsima atau homeless people di Australia mencapai lebih dari 14 persen dalam lima tahun, dan ditemukan ada peningkatan signifikan pada jumlah perempuan usia baya yang tinggal di jalanan.

Di Australia, definisi homeless people adalah mereka yang tinggal di jalanan, di mobil, termasuk di penginapan yang diisi dengan terlalu banyak orang.

Dari data tersebut juga diketahui seperempat dari jumlah tunawisma berusia 20 hingga 30 tahun.

Ada banyak penyebabnya, menurut ABS, seperti masalah narkoba, kekerasan rumah tangga, hubungan pasangan yang berakhir, kehilangan pekerjaan, dan banyak lagi.

Seperti yang dialami oleh Darren Charlwood, pria berusia 44 tahun yang pernah mengkonsumsi narkoba dan tidur beratapkan langit di malam hari.

Tapi ia menceritakan kepada ABC lewat video ini, jika kemudian dirinya mampu keluar dari permasalahannya.

Darren juga kini malah sudah bekerja dengan mapan sebagai seorang seniman dan juga menjadi relawan bagi sebuah yayasan.

Desakan untuk membantu tunawisma

Menurut Jenny Smith dari lembaga Homelessness Australia, angka yang dikeluarkan oleh ABS itu tidaklah mengejutkan.

"Itu menunjukkan apa yang sudah kita lihat dan ketahui, tunawisma di Australia semakin buruk," ujarnya.

Lantas apa yang membuat semakin banyak orang-orang yang kehilangan tempat tinggal mereka?

Pemerintah Australia kini didesak untuk mempertimbangkan undang-undang baru, yang akan memaksa pemerintah membantu orang-orang tunawisma mencari akomodasi.

Peter Mackie, pakar di bidang tunawisma mengatakan pejabat di negara-negara barat seringkali tidak mengambil tindakan nyata sebelum situasi menjadi kritis dan hal ini harus diubah.

Menurutnya harus ada undang-undang yang "memaksa" pemerintah Australia, khususnya di tingkat lokal, untuk mencegah warganya kehilangan tempat tinggal, membantu tunawisma mendapat tempat tinggal, dan jika dua hal ini gagal maka pemerintah lokal harus menyediakan tempat tinggal.

Simak berita-berita menarik dari Australia lainnya hanya di ABC Indonesia dan bergabunglah dengan komunitas kami di Facebook.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Shell Tolak Bongkar Rig yang Sudah Tidak Dipakai, Jerman Marah
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:05 WIB
Pemerintah Jerman, Rabu (16/10), mengatakan telah menyerukan dilangsungkannya suatu pertemuan inter...
Trump Bantah Beri Lampu Hijau pada Turki Untuk Serang Suriah
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:05 WIB
Presiden Amerika Donald Trump dengan tegas menolak tuduhan bahwa ia bertanggung jawab terhadap invas...
Kuba akan Izinkan Warga Beli Barang Impor dengan Mata Uang Asing
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:05 WIB
Pemerintah Kuba mengatakan akan memungkinkan warga negaranya menggunakan sepuluh mata uang asing unt...
Malaysia Perintahkan Peta China Dihapus dari Film “Abominable”
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:05 WIB
Badan Sensor film Malaysia sudah memerintahkan agar adegan dalam film animasi “Abominable” yang ...
Trump Bela Keputusan Tarik Pasukan AS dari Suriah
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:05 WIB
Presiden AS Donald Trump, Rabu (16/10), mendapat teguran keras dari para anggota Kongres dari kedua ...
China Imbau Washington Segera Akhiri Perang Dagang
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:05 WIB
Pemerintah China mengimbau Amerika Serikat untuk merundingkan penyelesaian masalah perang tarif anta...
Gempa Kuat Akibatkan Tanah Longsor di Filipina
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:05 WIB
Gempa kuat yang mengguncang Filipina Selatan, Rabu malam (16/10), menyebabkan tanah longsor dan keru...
Anggota Parlemen Pro Demokrasi Hong Kong Kutuk Serangan dengan Kekerasan  
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:05 WIB
Para anggota parlemen pro-demokrasi Hong Kong, Kamis (17/10), mengutuk serangan yang menggunakan kek...
Trump Harapkan Suksesnya Pertemuan di Ankara
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:05 WIB
Presiden AS Donald Trump mengharapkan “pertemuan yang sukses” di Ankara pada hari Kamis (17/10) ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV