Mantan PM Malaysia Najib Razak disebut habiskan Rp11,2 miliar sehari untuk beli perhiasan mewah
Elshinta
Rabu, 17 Juli 2019 - 10:12 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Mantan PM Malaysia Najib Razak disebut habiskan Rp11,2 miliar sehari untuk beli perhiasan mewah
BBC Indonesia - Mantan PM Malaysia Najib Razak disebut habiskan Rp11,2 miliar sehari untuk beli perhiasan mewah

Jaksa di Malaysia menyebut mantan perdana menteri Najib Razak mengeluarkan dana lebih dari US$800.000, atau sekitar Rp11,2 miliar dalam satu hari untuk membeli perhiasan mewah di Italia.

Transaksi yang dilakukan pada 2014 tersebut adalah bukti terbaru dari apa yang dikatakan kritikus sebagai gaya hidup mewah yang dinikmati oleh Najib setelah ia dan kroni-kroninya diduga menjarah kas negara.

Dalam sidang yang digelar Senin (15/17), terungkap bahwa dua kartu kredit milik mantan pemimpin Malaysia itu digunakan untuk transaksi perhiasan mewah di cabang toko perhiasan Swiss, De Grisogono, di Italia, seperti dilaporkan oleh kantor berita Bernama.

Pejabat senior dari bank AmBank, Yeoh Eng Long, mengatakan uang miliaran rupiah itu digunakan pada 8 Agustus 2014. Meski begitu, dia tidak menjelaskan jenis perhiasan yang dibeli dengan uang itu.

Dalam persidangan, ia juga menyebut kartu kredit itu juga digunakan untuk transaksi sebesar RM460.000, atau sekitar Rp1,5 miliar, di butik Chanel di Hawaii dan RM120.000, atau sekitar Rp407 juta, di Shangri-La Hotel di Bangkok.

Menanggapi klaim ini, melalui tulisan di Facebook, Najib mengatakan perhiasan tersebut adalah hadiah bagi anggota keluarga kerajaan negara lain. Ia tidak menyebut nama negara yang dimaksud.

"Pengeluaran ini untuk hadiah bagi anggota senior dari kerajaan negara lain yang memiliki hubungan baik dengan negara kita," tulisnya dalam unggahan di Facebook.

Hak atas foto Getty Images
Image caption Najib tetap menyanggah menyalahgunakan dana 1MDB atau dana publik lainnya.

"Adalah hal yang normal untuk memberi hadiah kepada pemimpin pemerintahan lain." Ia tidak menyebut nama negara yang dimaksud.

Ia juga tidak menjelaskan mengapa pembelian perhiasan tersebut menggunakan kartu kredit pribadi.

Saat ini, Najib tengah menjalani persidangan kasus korupsi di lembaga investasi negara, 1MDB.

Dia dituduh menerima RM42 juta atau sekitar Rp143 miliar dari Badan Investasi Negara Malaysia, 1MDB melalui rekening pribadinya.

Najib telah ditahan pada Juli tahun lalu dan sudah didakwa melakukan penyalahgunaan kekuasaan.

Dalam berbagai kesempatan, ia membantah melakukan korupsi.

Tahun lalu, polisi Malaysia menyita barang mewah dari tempat tinggal mantan perdana menteri Najib Razak senilai lebih US$270 juta atau Rp3,8 triliun.

Lebih dari 400 jam, 567 tas tangan, dan 12.000 perhiasaan disita, termasuk sebuah kalung senilai lebih US$1.000.000 atau Rp14 miliar.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
China Akui Staf Konsulat Inggris Ditahan 15 Hari
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:48 WIB
China mengatakan, seorang staf konsulat Inggris di Hong Kong telah dikenai tahanan administratif sel...
Kebakaran Hutan Mereda di Spanyol, Sebagian Warga Diizinkan Pulang
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:48 WIB
Pihak berwenang di Kepulauan Canary, mengatakan suhu yang menurun dan angin yang melemah telah memba...
Thailand akan Bentuk Pusat Penangkalan Berita Bohong
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:48 WIB
Pemerintah Thailand telah mengumumkan rencana untuk membentuk pusat penangkalan berita-berita di med...
Kapal AL Spanyol Tetap Siaga Untuk Selamatkan Migran di Italia
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:48 WIB
Wakil PM Spanyol Carmen Calvo mengatakan, Rabu (21/8), sebuah kapal angkatan laut negaranya akan tet...
Pemimpin Oposisi Venezuela: Orang-orang Dekat Madura Berusaha Selamatkan Diri
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:48 WIB
Sejumlah perwakilan dari pemerintahan Presiden AS Donald Trump dan pemerintahan Presiden Venezuela N...
Aktivis Suriah: Serangan Udara Hantam Rumah Sakit di Desa Pemberontak
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:48 WIB
Sejumlah aktivis oposisi Suriah mengatakan, sejumlah serangan udara menghantam sebuah rumah sakit di...
Beijing Serukan agar AS Capai Kesepakatan Dagang dengan China
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:48 WIB
Beijing menyerukan agar Washington untuk membuat kesepakatan dagang dengan China dan mengakhiri per...
Iran Usahakan Redenominasi Mata Uangnya
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:48 WIB
Presiden Iran Hassan Rohani telah mengajukan sebuah RUU ke parlemen yang akan meredenominasi rial...
PM Denmark Sesalkan Pembatalan Kunjungan Trump Setelah Tolak Penjualan Greenland
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:48 WIB
PM Denmark Mette Frederiksen mengatakan, Rabu (21/8), ia menyesalkan dan terkejut dengan keputusan...
Trump Benarkan Penolakan Denmark soal Greenland Membuatnya Batalkan Kunjungan
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:48 WIB
Presiden AS Donald Trump mengakui ia membatalkan lawatan ke Denmark karena perdana menteri negara i...
Terpopuler
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)