Gedung Runtuh di India: 4 Tewas, Beberapa Dikhawatirkan Terperangkap
Elshinta
Rabu, 17 Juli 2019 - 09:06 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Gedung Runtuh di India: 4 Tewas, Beberapa Dikhawatirkan Terperangkap
VOA Indonesia - Gedung Runtuh di India: 4 Tewas, Beberapa Dikhawatirkan Terperangkap
Sebuah gedung tempat tinggal berlantai empat runtuh, Selasa (16/7), di Mumbai, ibukota keuangan dan hiburan India, menewaskan sedikitnya empat orang, kata seorang pejabat. Tim penyelamat sedang mencari korban lain yang dikhawatirkan terperangkap di bawah reruntuhan. Petugas pemadam kebakaran Ashok Talpade mengatakan puluhan anggota SAR berada di lokasi di Dongri, distrik perumahan yang ramai di Mumbai, di mana mereka berhasil menyelamatkan delapan orang dari reruntuhan dan membawa mereka ke rumah sakit. Di antara mereka adalah seorang anak yang diizinkan pulang setelah dirawat. Bangunan itu terletak di jalur sempit di daerah padat, membuatnya sulit untuk mengirim peralatan berat, kata Talpade, yang menambahkan bahwa polisi menggunakan anjing pelacak dalam operasi penyelamatan yang mereka lakukan. Gambar-gambar televisi menunjukkan orang-orang membentuk rantai manusia untuk memindahkan puing-puing dengan tangan mereka. Pasukan Tanggap Bencana Nasional mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa tim penyelamat menemukan empat mayat. Seorang pejabat dari negara bagian Maharashtra, Devendra Fadanavis, mengatakan kepada para wartawan bahwa bangunan itu berusia hampir 100 tahun dan 15 keluarga tinggal di sana. Bangunan roboh biasa terjadi di India selama musim hujan antara Juni - September, ketika hujan lebat melemahkan fondasi bangunan yang tidak dibangun dengan baik. Mumbai dihantam hujan lebat awal bulan ini. Pada hari Minggu, sebuah gedung tiga lantai runtuh di daerah berbukit-bukit di kota Solan, India utara setelah hujan lebat. Insiden itu menewaskan 14 orang. [lt/ab]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
China Akui Staf Konsulat Inggris Ditahan 15 Hari
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:48 WIB
China mengatakan, seorang staf konsulat Inggris di Hong Kong telah dikenai tahanan administratif sel...
Kebakaran Hutan Mereda di Spanyol, Sebagian Warga Diizinkan Pulang
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:48 WIB
Pihak berwenang di Kepulauan Canary, mengatakan suhu yang menurun dan angin yang melemah telah memba...
Thailand akan Bentuk Pusat Penangkalan Berita Bohong
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:48 WIB
Pemerintah Thailand telah mengumumkan rencana untuk membentuk pusat penangkalan berita-berita di med...
Kapal AL Spanyol Tetap Siaga Untuk Selamatkan Migran di Italia
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:48 WIB
Wakil PM Spanyol Carmen Calvo mengatakan, Rabu (21/8), sebuah kapal angkatan laut negaranya akan tet...
Pemimpin Oposisi Venezuela: Orang-orang Dekat Madura Berusaha Selamatkan Diri
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:48 WIB
Sejumlah perwakilan dari pemerintahan Presiden AS Donald Trump dan pemerintahan Presiden Venezuela N...
Aktivis Suriah: Serangan Udara Hantam Rumah Sakit di Desa Pemberontak
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:48 WIB
Sejumlah aktivis oposisi Suriah mengatakan, sejumlah serangan udara menghantam sebuah rumah sakit di...
Beijing Serukan agar AS Capai Kesepakatan Dagang dengan China
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:48 WIB
Beijing menyerukan agar Washington untuk membuat kesepakatan dagang dengan China dan mengakhiri per...
Iran Usahakan Redenominasi Mata Uangnya
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:48 WIB
Presiden Iran Hassan Rohani telah mengajukan sebuah RUU ke parlemen yang akan meredenominasi rial...
PM Denmark Sesalkan Pembatalan Kunjungan Trump Setelah Tolak Penjualan Greenland
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:48 WIB
PM Denmark Mette Frederiksen mengatakan, Rabu (21/8), ia menyesalkan dan terkejut dengan keputusan...
Trump Benarkan Penolakan Denmark soal Greenland Membuatnya Batalkan Kunjungan
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:48 WIB
Presiden AS Donald Trump mengakui ia membatalkan lawatan ke Denmark karena perdana menteri negara i...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)