A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: row

Filename: elshinta/phpmu-link.php

Line Number: 56

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/phpmu-link.php
Line: 56
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/template.php
Line: 25
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 17
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 163
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: row

Filename: elshinta/phpmu-link.php

Line Number: 58

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/phpmu-link.php
Line: 58
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/template.php
Line: 25
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 17
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 163
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

news-mitra/////lokasi-ibu-kota-baru-hampir-pasti-di-kalimantan-dan-akan-diumumkan-presiden-joko-widodo-tahun-ini" />
Lokasi ibu kota baru hampir pasti di Kalimantan dan akan diumumkan Presiden Joko Widodo tahun ini
Elshinta
Rabu, 17 Juli 2019 - 09:06 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Lokasi ibu kota baru hampir pasti di Kalimantan dan akan diumumkan Presiden Joko Widodo tahun ini
BBC Indonesia - Lokasi ibu kota baru hampir pasti di Kalimantan dan akan diumumkan Presiden Joko Widodo tahun ini

Presiden Joko Widodo tahun ini akan mengumumkan sendiri lokasi yang akan menjadi pusat pemerintahan yang baru menggantikan Jakarta, kata Kepala Badan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro.

Dalam wawancara khusus dengan BBC News Indonesia, Bambang mengatakan lokasi tersebut hampir pasti berada di Kalimantan.

"Tahun ini penentuan lokasi, pengumumannya akan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo sendiri. Tahun 2020 penentuan master plan (rencana induk) dan penyiapan lahan untuk proses konstruksi," kata Bambang.

"Tahun 2021 diharapkan ada groundbreaking ibu kota baru. Tahun 2024 diharapkan sudah bisa dimulai pemindahan ibu kota tahap pertama," kata Bambang.

Namun pengamat perkotaan Nirwono Joga berpendapat jadwal yang ditetapkan pemerintah ini "terburu-buru".

Ia melihat belum ada persiapan yang benar-benar matang dari semua pihak untuk memindahkan ibu kota dari Jakarta.

"Saya khawatir semangat untuk pindah ibu kota hanya ada dalam lima tahun ini. Itu yang saya khawatirkan. Kita dipaksa pindah, dipaksa groundbreaking, silakan. Tapi, di 2024 era bisa berubah dengan cepat," kata Nirwono.

Hak atas foto Reuters
Image caption Jakarta dinilai sudah tidak lagi ideal untuk menjadi pusat pemerintahan.

"Kita tak tahu apa yang menjadi prioritas pembangunan setelah 2024. Bisa saja, setelah 2024, program pemindahan ibu kota akan berhenti begitu saja," imbuhnya.

Nirwono mencontohkan pembangunan Pusat Pelatihan, Pendidikan dan Sekolah Olahraga Nasional di Hambalang di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang lebih dikenal dengan proyek Hambalang.

"Ini adalah proyek di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Begitu Pak SBY selesai, apalagi ditemukan banyak kasus, sampai sekarang, sudah lima tahun lebih, tidak ada yang melanjutkan proyek ini," kata Nirwono.

Namun pengamat tata kota lain, Yayat Supriatna mengatakan pemindahan ibu kota "sudah tidak bisa ditunda-tunda lagi".

Yayat mengatakan di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi, pembangunan ibu kota baru bisa diwujudkan.

"Pak Jokowi ini jarang bermain wacana. Kita punya kemampuan membangun jalan tol dalam waktu yang cepat. Membangun gedung-gedung di Meikarta, tujuh menara, dalam setahun bisa," kata Yayat.

Hak atas foto Antara
Image caption Bambang Brodjonegoro mengatakan groundbreaking ibu kota baru diharapkan mulai tahun 2021.

Ia mengatakan, dalam pembangunan fisik tidak akan ada masalah yang mengganjal.

"Kita sudah punya pengalaman dan kemampuan teknologi. Kita bisa membangun MRT, LRT, jalan tol... dari sisi pengalaman konstruksi fisik, kemampuan kita jauh lebih baik," katanya.

Yakin bisa diwujudkan

Bambang Brodjonegoro, kepala Bappenas, lembaga yang ditugasi melakukan kajian dan perencanaan pemindahan ibu kota, mengatakan melihat pengalaman negara-negara lain, ia yakin pemerintah akan bisa memenuhi jadwal pembangunan ibu kota baru.

"Kami yakin, karena dari segi teknologi konstruksi, baik dari proyek infrastruktur di dalam negeri maupun pembangunan kota-kota baru di luar negeri, tampaknya membangun ibu kota baru dan memindahkan ibu kota lama jauh lebih cepat dibanding ketika Brasil memindahkan ibu kota dari Rio de Janeiro ke Brasilia," kata Bambang.

Hak atas foto Nirwono Joga
Image caption Nirwono Joga mengatakan dana Rp400 triliun lebih baik dipakai untuk membenahi Jakarta dan membangun pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.

"Bagi kami, melakukan pemindahan ibu kota tahap pertama dalam lima tahun ke depan sangat mungkin untuk dilakukan," katanya.

Biaya untuk membangun ibu kota baru di luar Jakarta diperkirakan sekitar Rp400 triliun.

Pengamat perkotaan Nirwono Joga mengatakan dana ini sebaiknya dipakai untuk membenahi Jakarta dan membangun sentra ekonomi.

"Lebih baik kita fokus ke pembenahan ibu kota Jakarta dengan segala persoalannya, kemudian dana yang ada dipakai untuk mengembangkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di luar Jakarta, baik itu di Jawa maupun di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua," kata Nirwono.

"Ini lebih realistis ... lebih baik membangun pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru daripada menggunakan dana tadi untuk membangun satu tempat saja," katanya.

Hak atas foto Antara
Image caption Presiden Jokowi meninjau Gunung Mas di Kalimantan, salah satu calon lokasi ibu kota baru untuk menggantikan Jakarta.

Presiden Joko Widodo mengumumkan pemindahan ibu kota dari Jakarta pada April lalu.

Presiden Jokowi mengatakan memindahkan ibu kota bukan rencana baru.

"Rencana ini sudah ada sejak zaman Presiden Soekarno. Di setiap era presiden, pasti muncul gagasan itu. Tapi wacana ini timbul tenggelam karena tidak pernah diputuskan dan dijalankan secara terencana dan matang," kata Presiden Jokowi.

Kajian yang dilakukan Bappenas menyebutkan Jakarta sudah tidak memadai lagi sebagai pusat pemerintahan karena antara lain rawan banjir, tanah turun dan muka air laut naik, kualitas air sungai 96% tercemar berat, kemacetan tinggi dan buruknya pengelolaan sistem transportasi.

Beberapa negara memindahkan ibu kota atau pusat pemerintahan dalam beberapa dekade terakhir, di antaranya Kazakhstan, yang memindahkan ibu kota dari Almaty ke Astana, Myanmar dari Yangoon ke Naypyidaw, Nigeria dari Lagos ke Abuja, dan Malaysia dari Kuala Lumpur ke Putrajaya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Amnesty International: Pengabaian Warga Sipil dalam Ofensif Suriah Memalukan
Senin, 21 Oktober 2019 - 08:35 WIB
Amnesty International dalam suatu laporan, Jumat (18/10), menyatakan pasukan militer Turki dan koali...
Pertempuran di Suriah Berlanjut
Senin, 21 Oktober 2019 - 08:35 WIB
Pertempuran di Suriah Timur Laut, Jumat (18/10) terus berlanjut, terlepas adanya perjanjian gencatan...
Pence: Turki Sepakat Gencatan Senjata 5 Hari di Suriah
Senin, 21 Oktober 2019 - 08:35 WIB
Wakil Presiden Amerika Mike Pence memuji kesepakatan yang diraihnya dengan Presiden Turki Recep Tayy...
Cathay Pacific: September, Jumlah Penumpang Merosot
Senin, 21 Oktober 2019 - 08:35 WIB
Maskapai penerbangan Hong Kong, Cathay Pacific, menyatakan arus penumpang mengalami kemerosotan bula...
Demonstran dan Kepala Eksekutif Hong Kong Bertekad Tak Akan Menyerah
Senin, 21 Oktober 2019 - 08:35 WIB
Hong Kong bersiap menghadapi protes antipemerintah yang memasuki pekan ke-20 berturut-turut, setelah...
AS Yakinkan Israel soal Upaya Hadapi Iran di Tengah Gejolak di Suriah
Senin, 21 Oktober 2019 - 08:35 WIB
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengukuhkan hubungan AS-Israel dan upaya-upaya bersama untuk meng...
AS Deportasi Pria Sudan yang Rencanakan Pengeboman di New York Tahun 1993
Senin, 21 Oktober 2019 - 08:35 WIB
Seorang lelaki Sudan yang dihukum karena merencanakan serangan teror tahun 1993 terhadap beberapa ba...
WHO: Ebola di Kongo Masih Darurat Global
Senin, 21 Oktober 2019 - 08:35 WIB
Badan Kesehatan Dunia atau WHO mengatakan wabah Ebola yang sedang melanda Kongo masih diklasifikasik...
Upaya Tangkap Putra Gembong Narkoba El Chapo Gagal, Sedikitnya 8 Tewas di Meksiko
Senin, 21 Oktober 2019 - 08:35 WIB
Pasukan keamanan Meksiko membatalkan upaya menangkap putra raja narkoba, Joaquin “El Chapo” Guzm...
Masukkan Koordinator CPJ dalam Daftar Hitam, Pakistan Dikecam
Senin, 21 Oktober 2019 - 08:35 WIB
Pakistan hari Rabu (16/10) lalu melarang Koordinator Komite Perlindungan Wartawan (CPJ), Steven Butl...
Terpopuler
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_mitra_detail.php
Line: 157
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 163
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once