Piramida Bungkuk di Mesir Kini Dibuka Untuk Turis
Elshinta
Selasa, 16 Juli 2019 - 17:40 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Piramida Bungkuk di Mesir Kini Dibuka Untuk Turis
DW.com - Piramida Bungkuk di Mesir Kini Dibuka Untuk Turis

Mesir membuka dua piramida kuno untuk pertama kalinya sejak tahun 1965. Menteri Urusan Barang Antik, Khaled El-Anany mengumumkan pada wartawan bahwa wisatawan dapat mengunjungi piramida bungkuk dan sebuah piramida lainnya yang terletak sekitar 40 kilometer selatan ibu kota Mesir, Kairo.

Piramida bungkuk yang memiliki tinggi 79 meter itu dibangun 2600 tahun sebelum Masehi untuk dinasti keempat Firaun Sneferu. Piramida tersebut tergolong istimewa karena dua ruangan di dalamnya. Kedua piramida yang dibuka untuk umum itu terletak di kerajaan Nekropolis Dashur, bagian dari Nekropolis Memphis.

Letak keunikan piramida bungkuk ini ada pada desainnya, khususnya sudut kemiringannya yang curam, yaitu 54 derajat pada 49 meter ketinggian pertamanya sebelum akhirnya mengerucut di puncak. Menurut El-Anany, piramida tersebut adalah representasi masa transisi dari desain piramida, antara Piramida Djoser (2.667-2.648 sebelum Masehi) dan piramida Meidum (sekitar 2.600 sebelum Masehi).

Sarkofagus dan Mumi Dipajang


El-Anany juga mengatakan bahwa arkeolog telah menemukan koleksi bebatuan, tanah liat, dan sarkofagus yang terbuat dari kayu, beberapa mengandung mumi dan juga peninggalan tembok kuno. Semua itu bisa dilacak kembali ke masa kerajaan pertengahan yang berkisar 4.000 tahun lalu.
"Beberapa bebatuan, tanah liat dan sarkofagus kayu telah ditemukan dan beberapa mengandung mumi dalam keadaan baik,“ ujar Menteri El-Anany.

Para arkeolog juga memajang koleksi topeng-topeng penguburan dan peralatan pemotong batu dari Periode Akhir Mesir Kuno (664-332 sebelum Masehi). Barang-barang antik tersebut ditemukan tahun lalu di Nekropolis Dashur dalam sebuah penggalian yang akan masih terus belanjut.

Promosi wisata di Dashur merupakan salah satu upaya pemerintah Mesir untuk menarik pengunjung ke wilayah tersebut. Industri pariwisata Mesir sempat mengalami penurunan signifikan setelah revolusi tahun 2011 yang menjatuhkan Hosni Mubarak.

vv/vlz (AFP, AP, Reuters)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
China Akui Staf Konsulat Inggris Ditahan 15 Hari
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:48 WIB
China mengatakan, seorang staf konsulat Inggris di Hong Kong telah dikenai tahanan administratif sel...
Kebakaran Hutan Mereda di Spanyol, Sebagian Warga Diizinkan Pulang
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:48 WIB
Pihak berwenang di Kepulauan Canary, mengatakan suhu yang menurun dan angin yang melemah telah memba...
Thailand akan Bentuk Pusat Penangkalan Berita Bohong
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:48 WIB
Pemerintah Thailand telah mengumumkan rencana untuk membentuk pusat penangkalan berita-berita di med...
Kapal AL Spanyol Tetap Siaga Untuk Selamatkan Migran di Italia
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:48 WIB
Wakil PM Spanyol Carmen Calvo mengatakan, Rabu (21/8), sebuah kapal angkatan laut negaranya akan tet...
Pemimpin Oposisi Venezuela: Orang-orang Dekat Madura Berusaha Selamatkan Diri
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:48 WIB
Sejumlah perwakilan dari pemerintahan Presiden AS Donald Trump dan pemerintahan Presiden Venezuela N...
Aktivis Suriah: Serangan Udara Hantam Rumah Sakit di Desa Pemberontak
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:48 WIB
Sejumlah aktivis oposisi Suriah mengatakan, sejumlah serangan udara menghantam sebuah rumah sakit di...
Beijing Serukan agar AS Capai Kesepakatan Dagang dengan China
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:48 WIB
Beijing menyerukan agar Washington untuk membuat kesepakatan dagang dengan China dan mengakhiri per...
Iran Usahakan Redenominasi Mata Uangnya
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:48 WIB
Presiden Iran Hassan Rohani telah mengajukan sebuah RUU ke parlemen yang akan meredenominasi rial...
PM Denmark Sesalkan Pembatalan Kunjungan Trump Setelah Tolak Penjualan Greenland
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:48 WIB
PM Denmark Mette Frederiksen mengatakan, Rabu (21/8), ia menyesalkan dan terkejut dengan keputusan...
Trump Benarkan Penolakan Denmark soal Greenland Membuatnya Batalkan Kunjungan
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:48 WIB
Presiden AS Donald Trump mengakui ia membatalkan lawatan ke Denmark karena perdana menteri negara i...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_mitra_detail.php
Line: 153
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 163
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once