Kiri Kanan
Terima suap, Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan divonis enam tahun penjara
Elshinta
Selasa, 16 Juli 2019 - 17:40 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Terima suap, Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan divonis enam tahun penjara
BBC Indonesia - Terima suap, Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan divonis enam tahun penjara

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) nonaktif, Taufik Kurniawan, divonis hukuman enam tahun penjara setelah diputuskan bersalah menerima suap pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Kebumen dan Purbalingga, Jawa Tengah.

"Menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 12 huruf a Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dalam Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi," kata Antonius Widijantono, selaku Hakim Ketua Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang pada Senin (15/7) sebagaimana dikutip kantor berita Antara.

Selain vonis hukuman penjara, Taufik harus membayar denda sebesar Rp200 juta. Jika tidak dibayarkan maka akan diganti dengan kurungan selama empat bulan.

Hakim juga mencabut hak politik Taufik selama tiga tahun.

"Menjatuhkan hukuman tambahan untuk tidak dipilih atau menduduki jabatan publik selama tiga tahun, terhitung setelah terdakwa menjalani hukumannya," kata hakim saat membacakan putusan.

Vonis hukuman penjara yang diterima politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini lebih ringan dari tuntutan jaksa, yaitu delapan tahun penjara.

Menanggapi putusan ini, baik terdakwa maupun jaksa penuntut umum belum menyatakan apakah akan mengajukan banding.

Hakim menyatakan Taufik terbukti menerima fee dengan total Rp4,85 miliar.

Uang sebanyak itu masing-masing terbagi atas pengurusan DAK untuk Kebumen yang bersumber dari perubahan APBN 2016 sebesar Rp3,65 miliar dan pengurusan DAK untuk Purbalingga yang bersumber dari perubahan APBN 2017 sebesar Rp 1,2 miliar.

Uang tersebut diberikan ke Taufik oleh mantan Bupati Kebumen Yahya Fuad dan mantan Bupati Purbalingga Tasdi melalui orang suruhan, Rahmat Sujianto dan Wahyu Kristianto.

"Uang yang dalam penguasaan Rahmat Sujiato dan Wahyu Kristianto tersebut, maka secara hukum uang tersebut sudah berada dalam penguasaan terdakwa," kata Antonius.

Dalam putusannya, hakim juga memerintahkan terdakwa untuk membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp4,2 miliar.

Sisa uang pengganti kerugian negara telah dibayarkan oleh saksi Wahyu Kristianto sebesar Rp600 juta.

Uang pengganti kerugian negara tersebut akan diperhitungkan dengan uang yang sudah dititipkan terdakwa melalui KPK.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bantu Atasi Banjir di Sudan Selatan, Jerman Sumbang Jutaan Dolar untuk WFP
Kamis, 14 November 2019 - 08:50 WIB
Jerman telah menyumbangkan sekitar AS$10,9 juta kepada Badan Urusan Pangan PBB atau World Food Prog...
Pengadilan Uni Eropa : Barang dari Permukiman Israel Harus Diberi Label
Kamis, 14 November 2019 - 08:50 WIB
Produk-produk Israel yang dibuat atau diproduksi di wilayah-wilayah pendudukan harus diberi label se...
Warga AS Mantan Kombatan ISIS Terdampar di Perbatasan Yunani-Turki
Kamis, 14 November 2019 - 08:50 WIB
Seorang warga negara Amerika Serikat  yang dituduh telah menjadi pemberontak ISIS kini terdampar di...
Serangan Bajak Laut, Dua Warga Italia Luka
Kamis, 14 November 2019 - 08:50 WIB
Angkatan Laut Meksiko mengatakan dua awak kapal Italia luka-luka dalam serangan oleh sekelompok laki...
Target Dua Pejabat Senior Kelompok Islamis, Israel Kirim Pesan ke Iran
Kamis, 14 November 2019 - 08:50 WIB
Israel, Selasa (12/11), menarget dua panglima senior kelompok militan Palestina “Jihad Islam,” m...
Pangeran Charles Bahas Perubahan Iklim dengan Pakar India
Kamis, 14 November 2019 - 08:50 WIB
Pangeran Charles dari Inggris, Rabu (13/11), bertemu dengan sejumlah pakar India dalam kunjungannya ...
Banjir Parah Landa Venesia
Kamis, 14 November 2019 - 08:50 WIB
Banjir melanda kota Venesia, Italia. Tinggi air, Rabu Pagi (13/11) mencapai 187 sentimeter, dan mere...
China Peringatkan AS untuk Tidak Campuri Masalah Hong Kong
Kamis, 14 November 2019 - 08:50 WIB
Kementerian Luar Negeri China kembali mengeluarkan peringatan agar AS tidak mencampuri persoalan di ...
Israel, Militan Palestina Kembali Saling Serang, 2 Tewas
Kamis, 14 November 2019 - 08:50 WIB
Pasukan Israel melangsungkan serangan udara, Rabu (13/11), di Jalur Gaza, sementara militan di sana ...
Bom Mobil Tewaskan 12 Orang di Ibukota Afghanistan
Kamis, 14 November 2019 - 08:50 WIB
Sebuah ledakan bom mobil di ibukota Afghanistan, Kabul, Rabu (13/11) menewaskan sedikitnya 12 orang ...
Terpopuler
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)