Boeing ubah nama 737 Max pada pesawat pesanan maskapai Eropa
Elshinta
Selasa, 16 Juli 2019 - 17:40 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Boeing ubah nama 737 Max pada pesawat pesanan maskapai Eropa
BBC Indonesia - Boeing ubah nama 737 Max pada pesawat pesanan maskapai Eropa

Sebuah pesawat Boeing 737 Max diubah namanya saat pesawat tersebut sedang dipersiapkan untuk diantarkan ke maskapai Ryanair.

Foto-foto yang dibagikan di Twitter menunjukkan sebuah pesawat 737 Max dengan warna khas Ryanair diparkir di luar pabrik Boeing.

Akan tetapi, tulisan 737 Max yang semula tertera pada bagian hidung pesawat telah berubah menjadi 737-8200.

Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa Boeing mengganti nama Max setelah dua insiden fatal di Ethiopia dan Indonesia yang menewaskan 346 orang.

Bahkan, sejak Maret lalu, tidak ada 737 Max yang mengangkasa di seluruh dunia.

Ryanair telah memesan 135 model tersebut kepada Boeing, lima di antaranya akan diantarkan pada musim gugur mendatang.

Baik Boeing maupun Ryanair belum berkomentar.

Rangkaian foto pesawat Ryanair diunggah ke Twitter oleh akun Woodys Aeroimages, yang melacak produksi Boeing.

Foto-foto itu menampilkan pesawat versi Max 8—dengan warna khas maskapai Eropa itu pada tubuhnya—di pabrik Boeing di Renton, negara bagian Washington, Amerika Serikat.

Cuitan itu mengklaim foto-foto tersebut menunjukkan bahwa nama 737 Max telah diubah.

Boeing sendiri tidak menepis kemungkinan bahwa 737 Max akan diganti namanya pada masa mendatang.

Dalam pameran dirgantara di Paris, bulan lalu, International Airlines Group selaku pemilik maskapai British Airways, mengumumkan rencana pembelian 200 pesawat Boeing Max dengan harga diskon.

Pesawat-pesawat itu dirujuk dengan sebutan "pesawat B737".

Boeing belum meyakinkan pihak regulator bahwa pemutakhiran peranti lunak cukup untuk menjamin keselamatan model Max.

Bulan lalu, badan aviasi federal AS (FAA) yang memberi izin terbang bagi pesawat, menemukan kecacatan yang diperkirakan Boeing selesai diperbaiki setidaknya pada September nanti.

Pada Minggu (14/07), maskapai American Airlines mengatakan telah memperpanjang pembatalan 115 penerbangan harian. Pembatalan itu akan berlanjut sampai awal November lantaran 737 Max dilarang terbang.

"American Airlines tetap yakin pemutakhiran peranti lunak Boeing 737 MAX, serta pelatihan elemen-elemen baru yang dikembangkan Boeing dalam koordinasi dengan mitra serikat kami, akan menuju sertifikasi ulang pesawat tahun ini," sebut pernyataan maskapai itu.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Korsel Inginkan Perundingan dengan Jepang untuk Akhiri Perang Dagang
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengatakan negaranya akan “dengan senang hati bergandeng tangan...
Tindakan AS Hentikan Pembebasan Tanker Iran di Gibraltar
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Amerika Serikat, Kamis (15/8) bertindak untuk menyita kapal supertanker Iran yang ditahan di Gibralt...
Pesawat Rusia Tabrak Burung, Lakukan Pendaratan Darurat
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Awak pesawat Ural Airlines disambut sebagai pahlawan setelah melakukan pendaratan darurat di ladang ...
Ribuan Orang Yaman Berpawai Mendukung Separatis di Aden
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Ribuan orang Yaman berunjuk rasa di kota pelabuhan Aden, mendukung separatis di bagian selatan yang ...
Seorang Pria di Swedia Didakwa Bersekongkol untuk Melakukan Aksi Terorisme
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Tim jaksa di Swedia mengatakan seorang pria ditangkap di Swedia utara. Pria yang sebelumnya diduga m...
Pemberontak Myanmar Serang Akademi Militer Elit, 15 Tewas
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Pemberontak Myanmar menewaskan sedikitnya 15 orang pada hari Kamis (15/8), sebagian besar adalah ang...
Pengadilan Thailand Setujui Penahanan Lanjutan atas 2 Tersangka Bom
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Sebuah pengadilan di Thailand, Kamis (15/8) memperpanjang penahanan dua tersangka yang dituduh menan...
Spanyol Bersedia Terima Sebagian Migran
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Spanyol bersedia menerima 150 migran dari kapal penyelamat yang ditolak berlabuh di Italia. Penerima...
Penjualan Ritel yang Kuat Kurangi Kemuraman Ekonomi AS
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Pasar saham di Jepang, Kamis (15/8) anjlok, tetapi tidak sedrastis penurunan yang dialami pasar Amer...
Indonesia Minta India dan Pakistan Utamakan Dialog Dalam Isu Kashmir
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi meminta India dan Pakistan mengutamakan dialog terkait k...
Terpopuler
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_mitra_detail.php
Line: 153
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 163
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once