Kiri Kanan
Senat AS Pertimbangkan RUU untuk Hukum Saudi karena Catatan HAM
Elshinta
Jumat, 12 Juli 2019 - 08:36 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Senat AS Pertimbangkan RUU untuk Hukum Saudi karena Catatan HAM
VOA Indonesia - Senat AS Pertimbangkan RUU untuk Hukum Saudi karena Catatan HAM
Ketua Komite Hubungan Luar Negeri Senat Amerika mengajukan rancangan undang-undang (RUU) yang akan menghukum Arab Saudi karena berbagai pelanggaran HAM, tetapi tidak menghalangi penjualan senjata AS ke negara kerajaan itu. Senator James Risch dari Partai Republik yang mewakili negara bagian Idaho mengatakan, Diplomatic Review Act atau UU bipartisan mengenai Tinjauan Diplomatik Arab Saudi menyerukan pandangan menyeluruh pada hubungan AS-Saudi dan meminta pertanggungjawaban anggota keluarga kerajaan Saudi atas berbagai pelanggaran HAM - termasuk pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi, hak-hak perempuan, dan serangan udara koalisi di Yaman yang telah membunuh ribuan warga sipil. "Itu adalah pandangan Kongres bahwa sejak Mohammed bin Salman menjadi Putra Mahkota dengan wewenang besar atas urusan luar dan dalam negeri, Arab Saudi telah menunjukkan perilaku yang semakin aneh dan mengganggu," menurut RUU tersebut. Ia meminta Presiden Donald Trump untuk menolak atau mencabut visa bagi anggota keluarga kerajaan, sampai catatan HAM negara itu membaik. Tetapi RUU yang harus disahkan oleh Presiden Trump itu, tidak akan menghentikan penjualan senjata AS ke Saudi. [ps/pp]  
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Iran Mulai Konstruksi Reaktor Nuklir Kedua
Selasa, 12 November 2019 - 08:39 WIB
Iran mulai melakukan pengecoran beton untuk reaktor nuklir kedua di PLTN Bushehr. Pabrik ini akan ...
Banyak Bisnis Asing Ragukan Tekad Beijing Buka Pasar China
Selasa, 12 November 2019 - 08:39 WIB
China mengakhiri Expo Impor Internasional-nya yang kedua hari Minggu (10/11), sebuah pameran perdaga...
Puluhan Ribu Warga Jepang Berbaris untuk Melihat Kaisar
Selasa, 12 November 2019 - 08:39 WIB
Puluhan ribu rakyat Jepang berdiri di sepanjang jalan sampai 5 kilometer di pusat Tokyo Minggu (10/1...
Australia Peringatkan Kebakaran Hutan
Selasa, 12 November 2019 - 08:39 WIB
Para pejabat Australia memperingatkan akan "bahaya kebakaran besar" sementara puluhan kebakaran huta...
Romania Akan Gelar Pilpres Putaran Dua
Selasa, 12 November 2019 - 08:39 WIB
Presiden Romania Klaus Iohannis, yang pro uni-Eropa, unggul dalam pemilihan presiden Minggu (10/11),...
Presiden Bolivia Mengundurkan Diri
Selasa, 12 November 2019 - 08:39 WIB
Presiden Bolivia Evo Morales mengumumkan pengunduran dirinya dalam sebuah pidato yang disiarkan tel...
Gelar Harbolnas, Alibaba Raup Rp 317 Triliun dalam 9 Jam Pertama 
Selasa, 12 November 2019 - 08:39 WIB
Alibaba, perusahaan e-commerce raksasa China, mengatakan pada Senin (11/11), berhasil meraup 158,31 ...
Ditembak Polisi, Satu Demonstran Hong Kong Kritis
Selasa, 12 November 2019 - 08:39 WIB
Polisi Hong Kong menembak dan melukai seorang pengunjuk rasa dalam unjuk rasa pada Senin (11/11). Un...
PBB Desak Reformasi Pemilu, Pembebasan Demonstran di Irak
Selasa, 12 November 2019 - 08:39 WIB
Kantor bantuan PBB untuk Irak hari Minggu memperingatkan perlunya dicapai hasil yang baik dalam tang...
Kabut Asap Selimuti Ibukota India
Selasa, 12 November 2019 - 08:39 WIB
Kabut asap kembali menyelimuti ibukota India setelah akhir pekan dengan udara yang lebih cerah dan c...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
Radio Elshinta Medan