Pria yang memukuli anak anjing hingga mati telah dihukum penjara
Elshinta
Jumat, 12 Juli 2019 - 08:36 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Pria yang memukuli anak anjing hingga mati telah dihukum penjara
BBC Indonesia - Pria yang memukuli anak anjing hingga mati telah dihukum penjara

Seorang pria yang memukuli anak anjing hingga mati dengan menggunakan palu telah dijatuhi hukuman 30 bulan, dan setengahnya akan dihabiskan di penjara.

Kyle Keegan, 24 tahun, warga kota Lurgan, Irlandia Utara, telah mengakui tindakan kejamnya yang menyebabkan kematian seekor anak anjing.

Mayat Sparky, nama anjing berusia 11 minggu, ditemukan di tempat sampah di Taman Ailsbury, Lurgan, pada Februari 2018.

Pemeriksaan post-mortem mengkonfirmasi bahwa anak anjing itu mengalami patah tulang serta trauma otak yang parah.

Hasil pemeriksaan juga mengungkapkan Sparky mengalami patah tulang tengkorak yang membuat otaknya memar, cidera bahu, serta pendarahan paru-paru.

Hewan yang sama-sekali tak berdaya

Cidera parah pada tubuh Sparky kemungkinan disebabkan oleh pukulan palu di bagian belakang kepala, sisi kepala dan bahu.

Hak atas foto PAUL HIGGINS
Image caption Kyle Keegan mengakui atas tindakan brutalnya pada bulan lalu datang sehari sebelum dia diadili.

Keegan mengakui telah melakukan tindakan brutal pada bulan lalu sehari sebelum dia diadili.

Hakim di Craigavon ??Crown Court pada Rabu lalu mengatakan laporan pemeriksaan post-mortem menunjukkan bahwa kemungkinan anak anjing itu menjemput kematian dengan penderitaan luar biasa.

"Sulit membayangkan bagaimana kekerasan ditimpakan kepada anak anjing kecil berusia 11 minggu dengan menggunakan palu," tambah hakim.

"Jelas sekali, hewan ini sepenuhnya tidak berdaya," ujarnya.

Setelah dibebaskan dari penjara, Keegan dilarang memelihara hewan selama 30 tahun.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemerintah Trump Klaim Sukses dengan Sanksi Iran
Jumat, 19 Juli 2019 - 08:43 WIB
Pejabat-pejabat Amerika menyatakan telah berbuat banyak untuk meredakan ketegangan dengan Iran dan m...
Aktivis Rohingya Desak AS Lakukan Tindakan Lebih Banyak terhadap Myanmar
Jumat, 19 Juli 2019 - 08:43 WIB
Seorang aktivis Rohingya yang pernah dipenjara mengatakan, Rabu (17/7), larangan berkunjung oleh pem...
Pengacara Berharap Trump dan Khan Bahas Nasib Dokter yang Lacak Bin Laden
Jumat, 19 Juli 2019 - 08:43 WIB
Pengacara dan keluarga Shakil Afridi, dokter Pakistan yang membantu Amerika melacak mantan pemimpin ...
Saudara Pria Pengebom Manchester Diekstradisi ke Inggris
Jumat, 19 Juli 2019 - 08:43 WIB
Adik laki-laki pelaku bom bunuh diri yang bertanggung jawab atas pembunuhan terhadap 22 orang pada k...
Persidangan Kapten Kapal Penyelamat Migran Dijadwalkan Kamis
Jumat, 19 Juli 2019 - 08:43 WIB
Kapten kapal asal Jerman, Carola Rackete, menjadi berita hangat di media internasional karena secara...
Studio Animasi Jepang Dibakar, 13 Orang Dikhawatirkan Tewas
Jumat, 19 Juli 2019 - 08:43 WIB
Setidaknya 13 orang dikhawatirkan meninggal dan puluhan terluka ketika sebuah studio animasi di Kyot...
PM Jepang Hadapi Situasi Sulit Terkait Koalisi Maritim Internasional
Jumat, 19 Juli 2019 - 08:43 WIB
PM Jepang Shinzo Abe kemungkinan menghadapi tantangan diplomatik keras setelah munculnya permohonan ...
Sedikitnya 23 Diyakini Tewas Akibat Kebakaran di Jepang
Jumat, 19 Juli 2019 - 08:43 WIB
Pihak berwenang di Kyoto, Jepang, mengatakan, sedikitnya 23 orang tewas atau diperkirakan tewas sete...
AS Keluarkan Turki dari Program Jet Tempur F-35
Jumat, 19 Juli 2019 - 08:43 WIB
Amerika Serikat telah mengakhiri keikutsertaan Turki dalam program jet tempur F-35. Keputusan yang d...
Kecelakaan Mobil di Turki, 14 Migran Tewas
Jumat, 19 Juli 2019 - 08:43 WIB
Kantor berita pemerintah Turki mengatakan, sebuah kendaraan yang mengangkut migran mengalami kecelak...
Terpopuler
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_mitra_detail.php
Line: 153
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 154
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once