Seluk-Beluk Mendatangkan Pekerja Asing ke Pedalaman Australia
Elshinta
Jumat, 12 Juli 2019 - 08:35 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Seluk-Beluk Mendatangkan Pekerja Asing ke Pedalaman Australia
ABC.net.au - Seluk-Beluk Mendatangkan Pekerja Asing ke Pedalaman Australia

Pemerintah Australia memperkenalkan dua visa regional baru pada November 2019 yang ditujukan bagi 23.000 lowongan pekerja asing setiap tahun untuk tinggal dan bekerja di wilayah pedalaman. Bagaimana seluk-beluk mendatangkan para migrant workers ini ke sana?

Pemerintahan PM Scott Morrison menjelaskan visa regional memiliki dua tujuan utama, yaitu mengisi lowongan pekerjaan di pedalaman dan pada saat yang sama mengurangi kemacetan di wilayah perkotaan.

Para pekerja asing yang mendapatkan visa jenis ini juga berpeluang menjadi penduduk tetap (permanent resident) setelah tiga tahun.

Visa baru ini dibagi dua jenis, karena terkait dengan siapa yang akan mensponsori pekerja asing tersebut. Ini adalah visa bagi pekerja asing terampil yang memerlukan sponsor.

Bagi mereka yang mendapatkan sponsor dari perusahaan di wilayah regional yang akan mempekerjakan mereka, visanya bernomor 494, yaitu Skilled Employer Sponsored Regional.

Sementara bagi yang disponsori oleh pemerintah negara bagian dan teritori, visanya bernomor 494 atau Skilled Work Regional.

Top occupations on the temporary skilled visa

OccupationWorkers
Cook4,521
Chef3,580
Cafe or Restaurant Manager3,125
Developer Programmer2,960
ICT Business Analyst2,580
Software Engineer2,465
Marketing Specialist2,010
University Lecturer1,992
Accountant1,900
General Practitioner1,859
Resident Medical Officer1,805
Motor Mechanic1,713
Management Consultant1,561
 

Sama dengan jenis-jenis visa pekerja asing lainnya di Australia, syarat untuk mendapatkan visa ini yaitu ada tidaknya keterampilan calon pemohon dalam Daftar Pekerjaan (Occupation Lists) yang dikehendaki untuk tahun tertentu.

Selain itu, pihak perusahaan yang akan mensponsori terlebih dahulu haruslah mengiklankan lowongan kerja dimaksud ke dalam pasar kerja setempat - siapa tahu ada pekerja lokal yang berminat dan memenuhi syarat dan harus didahulukan.

Namun syarat paling menentukan adalah apa yang disebut sebagai Temporary Skilled Migration Income Threshold (TSMIT).

Itulah ambang batas gaji yang harus dibayarkan perusahaan yang mensponsori seorang pekerja asing - jumlahnya sebesar $53.900 pertahun. Artinya kalau suatu perusahaan ingin mensponsori pekerja asing, mereka harus menggaji pekerjanya itu di atas TSMIT.

Rezim TSMIT yang berlaku di Australia belum pernah diubah sejak tahun 2013. Jika dibandingkan dengan meningkatnya biaya hidup saat ini, nilai batas gaji tersebut boleh dibilang menurun.

Dalam Pemilu April lalu, Partai Buruh yang beroposisi berkampanye untuk menaikkan batas TSMIT menjadi $65.000 pertahun.

Seorang praktisi keimigrasian Wayne Parcell menjelaskan, TSMIT seharusnya mencerminkan perubahan tingkat upah.

Namun bagaimana pun, katanya, dengan segala kerumitan dan biaya mahal yang harus ditanggung pemberi kerja untuk mendatangkan pekerja asing, berarti mempekerjakan warga Australia sendiri tetaplah ekonomis.

"Jelas lebih ekonomis membayar gaji rata-rata kepada seorang Australia daripada kepada seorang pekerja dari luar negeri, yang akan membebani majikan $ 10.000 dalam biaya pelatihan ke pemerintah serta biaya permohonan visa," jelas Parcell seperti dikutip ABC News.

Secara terpisah, ketua Dewan Serikat Buruh ACTU Michele ONeil, mendesak perlunya menaikkan batas TSMIT, sebagai upaya penghapusan eksploitasi.

"Orang-orang yang datang ke negara kita dengan visa sementara dan hak-hak kerja seharusnya tidak perlu takut dieksploitasi dan diperlakukan sewenang-wenang oleh para majikan yang tak bermoral," katanya.

"Perusahaan yang ingin merekrut pekerja lokal dan membayar secara adil, tidak seharusnya bersaing dengan perusahaan licik yang curang dan merusak aturan," kata ONeil.

Sementara menurut Jenny Lambert dari Kadin Australia, TSMIT saat ini berada pada level dimana pemegang visa akan dapat menopang kehidupannya sendiri.

"Jika TSMIT ditetapkan terlalu tinggi, akan membuat banyak pekerjaan khususnya di pedalaman Australia, tidak memenuhi syarat terlepas dari apakah majikan bersedia membayar TSMIT," jelasnya.

Visas available under each DAMA

RegionVisas per year
Warrnambool100
Far North Qld200
Adelaide300
Kalgoorlie500
Northern Territory500
Orana500
Regional SA750

Menurut Parcell, saat ini ada 42.000 lowongan kerja di pedalaman Australia, dan wilayah migrasi yang ditentukan (DAMA) dirancang untuk mengisi lowongan ini.

"Hingga 2023, 85.000 pekerja (regional) diharapkan bekerja di industri perawatan kesehatan dan bantuan sosial serta 28.019 lainnya di bidang pendidikan," katanya.

"DAMA yang baru disetujui memberi pengusaha di masing-masing wilayah penguragan TSMIT 10 persen, memungkinkan pengurangan gaji jadi $ 48.510 pertahun, dengan menghitung makanan atau benefit non-moneter lainnya," jelas Parcell lagi.

Pada tahun lalu, DAMA telah diumumkan untuk Northern Territory, Victoria barat daya di sekitar Warrnambool, Adelaide, pedalaman Australia Selatan, kawasan Orana di sekitar Dubbo, New South Wales, area Goldfields di sekitar Kalgoorlie dan Far North Queensland.

Meski wilayah pedalaman bisa menjadi tempat tinggal yang cocok buat para migran dengan keterampilan tertentu, namun terbatasnya variasi pekerjaan yang tersedia menjadi persoalan tersendiri.

"Kami menemui para apoteker, insinyur, profesional medis, dokter gigi. Bagi mereka masalah utama (di pedalaman) adalah kurangnya pengakuan profesional," kata Profesor Jock Collins dari University of Technology Sydney Business School.

Dia belum lama ini mensurvei para pengungsi asal Afghanistan, Suriah, dan Irak di Australia. "Itu membuat mereka frustrasi," katanya.

"Menemukan pekerjaan yang cocok itu penting bagi mereka karena mereka tidak suka hidup dengan bergantung pada tunjangan," tambahnya.

Simak berita lainnya dari ABC Indonesia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polisi Penendang Remaja Aborigin Disebut Alami Hari yang Buruk
Kamis, 04 Juni 2020 - 03:20 WIB
Artikel ini diproduksi oleh ABC Indonesia.Kepolisian negara bagian New South Wales (NSW), Australia ...
Aplikasi Backpicker Memudahkan Pemetik Buah Mendapatkan Kerja di Australia
Kamis, 04 Juni 2020 - 03:20 WIB
Artikel ini diproduksi oleh ABC Indonesia.Sebuah aplikasi baru bernama Backpicker diluncurkan dan di...
Mengapa Angka Kematian Anak Akibat Virus Corona di Indonesia Tinggi?
Kamis, 04 Juni 2020 - 03:20 WIB
Artikel ini diproduksi oleh ABC Indonesia.Seorang bayi laki-laki berusia sembilan bulan di Mataram, ...
Kepolisian Australia Khawatir Demo Black Lives Matter Bisa Tularkan Corona
Kamis, 04 Juni 2020 - 03:20 WIB
Artikel ini diproduksi oleh ABC Australia.Walau tidak akan didenda, polisi negara bagian Victoria, A...
Australia Punya Momen Seperti George Floyd, Tapi Tak Memicu Kecaman Luas
Rabu, 03 Juni 2020 - 06:22 WIB
Artikel ini diproduksi oleh ABC Indonesia.Kesedihan mendalam yang dirasakan akibat kematian George F...
Polisi New South Wales Selidiki Anggotanya yang Menendang Remaja Aborigin
Rabu, 03 Juni 2020 - 06:22 WIB
Artikel ini diproduksi oleh ABC Indonesia.Kepolisian New South Wales yang bermarkas di Sydney sedang...
Kakak George Floyd Minta Kerusuhan Dihentikan, Trump Ancam Kerahkan Militer
Rabu, 03 Juni 2020 - 06:22 WIB
Artikel ini diproduksi oleh ABC Indonesia.Saudara laki-laki George Floyd, Terrence telah menyerukan ...
Puncak Virus Corona Jawa Timur di Bulan Juli, Jangan Tergesa Ke New Normal
Rabu, 03 Juni 2020 - 06:22 WIB
Artikel ini diproduksi oleh ABC Indonesia.Puncak penularan kasus COVID-19, paling tidak di Kabupaten...
Apa Itu Antifa yang disebut Presiden Trump Sebagai Organisasi Teroris?
Rabu, 03 Juni 2020 - 06:22 WIB
Artikel ini diproduksi oleh ABC Indonesia.Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah mengumumkan ia...
Beredar Petisi Terkait Koleksi Indonesia di Perpustakaan Nasional Australia
Selasa, 02 Juni 2020 - 08:15 WIB
Sebuah petisi online sekarang sedang beredar yang ditujukan kepada Perpustakaan Nasional Australia (...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV