AS: Penjualan Senjata ke Taiwan untuk Perdamaian, Kebijakan "Satu China" Tetap
Elshinta
Kamis, 11 Juli 2019 - 08:50 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
AS: Penjualan Senjata ke Taiwan untuk Perdamaian, Kebijakan
VOA Indonesia - AS: Penjualan Senjata ke Taiwan untuk Perdamaian, Kebijakan "Satu China" Tetap
Amerika Serikat mengatakan Selasa (9/7), penjualan senjata ke Taiwan bertujuan untuk mempromosikan "perdamaian dan stabilitas" di kawasan Asia Pasifik dan Washington tidak mengubah kebijakan "Satu China". China meminta AS untuk membatalkan penjualan setelah Departemen Luar Negeri menyetujui permintaan Taiwan untuk membeli peralatan militer senilai $ 2,2 miliar.  Kesepakatan pembelian yang diumumkan Senin oleh Badan KerjaSama Keamanan Departemen Pertahanan, termasuk 108 tank M1A2T Abrams, 250 rudal anti-pesawat yang ditembakkan oleh Stinger dan lebih dari 1.500 rudal anti tank. Badan itu mengatakan, paket pembelian itu tidak akan mengubah keseimbangan militer dasar di wilayah itu. "Kepentingan kami di Taiwan, terutama berkaitan dengan penjualan perangkat militer adalah untuk mempromosikan perdamaian dan stabilitas di seluruh Selat [Taiwan], di seluruh wilayah," kata juru bicara Departemen Luar Negeri Morgan Ortagus pada briefing. Ortagus menambahkan, tentu saja "Tidak ada perubahan dalam kebijakan Satu China yang sudah lama berlaku," yang didasarkan pada tiga Komunike Bersama AS, China dan Taiwan. [ps/ft]  
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Shell Tolak Bongkar Rig yang Sudah Tidak Dipakai, Jerman Marah
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:05 WIB
Pemerintah Jerman, Rabu (16/10), mengatakan telah menyerukan dilangsungkannya suatu pertemuan inter...
Trump Bantah Beri Lampu Hijau pada Turki Untuk Serang Suriah
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:05 WIB
Presiden Amerika Donald Trump dengan tegas menolak tuduhan bahwa ia bertanggung jawab terhadap invas...
Kuba akan Izinkan Warga Beli Barang Impor dengan Mata Uang Asing
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:05 WIB
Pemerintah Kuba mengatakan akan memungkinkan warga negaranya menggunakan sepuluh mata uang asing unt...
Malaysia Perintahkan Peta China Dihapus dari Film “Abominable”
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:05 WIB
Badan Sensor film Malaysia sudah memerintahkan agar adegan dalam film animasi “Abominable” yang ...
Trump Bela Keputusan Tarik Pasukan AS dari Suriah
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:05 WIB
Presiden AS Donald Trump, Rabu (16/10), mendapat teguran keras dari para anggota Kongres dari kedua ...
China Imbau Washington Segera Akhiri Perang Dagang
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:05 WIB
Pemerintah China mengimbau Amerika Serikat untuk merundingkan penyelesaian masalah perang tarif anta...
Gempa Kuat Akibatkan Tanah Longsor di Filipina
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:05 WIB
Gempa kuat yang mengguncang Filipina Selatan, Rabu malam (16/10), menyebabkan tanah longsor dan keru...
Anggota Parlemen Pro Demokrasi Hong Kong Kutuk Serangan dengan Kekerasan  
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:05 WIB
Para anggota parlemen pro-demokrasi Hong Kong, Kamis (17/10), mengutuk serangan yang menggunakan kek...
Trump Harapkan Suksesnya Pertemuan di Ankara
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:05 WIB
Presiden AS Donald Trump mengharapkan “pertemuan yang sukses” di Ankara pada hari Kamis (17/10) ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV