Tak Selalu Negatif, Video Game juga Berikan 7 Dampak Positif untuk Anak
Elshinta
Senin, 01 Juli 2019 - 08:29 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Tak Selalu Negatif, Video Game juga Berikan 7 Dampak Positif untuk Anak
Cermati.com - Tak Selalu Negatif, Video Game juga Berikan 7 Dampak Positif untuk Anak

Siapa orang tua yang tahan bila melihat anaknya sibuk bermain game? Pastinya tak ada. Pasalnya, bermain video game sering disinyalir sebagai aktivitas yang hanya membuang-buang waktu saja dan tak ada manfaatnya. Banyak pula yang merasa takut kalau si anak sampai kecanduan gameTapi siapa sangka, anggapan tersebut tidaklah selalu benar. Perlu para orang tua ketahui ternyata di balik banyak kekhawatiran yang terjadi, video game juga bisa memberikan dampak positif untuk anak.

Apa sajakah dampak positif dari video game? Simak ulasannya berikut ini yang telah dirangkum Cermati.com dari berbagai sumber.

 

1. Melatih Anak Mengatasi Masalah

masalah
Melatih anak mengatasi sebuah masalah

Dalam bermain video game, biasanya selalu disertakan tantangan yang harus dipecahkan oleh pemainnya. Dari sini, anak akan berpikir bagaimana caranya memecahkan masalah tersebut dan berusaha menantang diri sendiri untuk bisa melewatinya permasalahannya.

Selain itu, pada video game anak juga akan dipandu dari petunjuk-petunjuk yang tersedia dan menganalisisnya sebelum benar-benar mengatasi masalah. Hal ini tentunya bisa melatih pemikiran anak untuk berpikir terlebih dahulu agar bisa memecahkan masalah.

Namun, perlu diperhatikan sebagai orang tua jangan membiarkan anak untuk memilih gamesnya sendiri, tapi Anda juga harus memilihkan games yang mengedukatif dan tentunya tidak mengandung unsur buruk yang bisa membahayakan daya pikirnya.

2. Memberikan Wawasan Baru

wawasan
Memberikan wawasan baru

Wawasan atau pengetahuan baru tak hanya lewat buku atau film saja tapi juga bisa didapatkan dari mana saja, bahkan dari permainan sekalipun seperti video game. Sekarang ini sudah banyak video game yang justru menjadi sumber informasi penting, seperti ragam kehidupan flora dan fauna yang belum diketahui dengan baik, latar tempat yang berasal dari lingkungan tertentu atau landscape alam semesta, dan sebagainya.

Selama video game berlangsung, orang tua juga perlu terjun langsung mendampingi si anak untuk menanyakan hal-hal menarik yang baru ia tahu dari video game tersebut. Setelahnya, anak dan orang tua bisa sama-sama mencari informasi yang lebih lengkap tentang pengetahuan tersebut pada buku atau sumber referensi lainnya.

3. Merangsang Munculnya Kreativitas

anak gambar
Merangsang munculnya kreativitas

Para orang tua percaya atau tidak kalau anak yang bermain video game bisa membuat kreativitas anak jadi muncul dan berkembang?

Nyatanya dari visual yang ditampilkan pada video game bisa merangsang perkembangan kreativitas si anak. Misalnya saja, dari tampilannya membuat anak ingin menggambar, dari alur videonya membuat anak bisa menceritakan kembali melalui lisan atau tulisan dan sebagainya.

4. Membantu Melatih Emosi agar Terkendali

emosi anak
Membantu emosi anak agar terkendali dengan baik

Kadangkala media untuk anak bisa mengendalikan emosi amat minim. Tak heran, anak-anak cenderung harus selalu dituruti keinginannya. Bahkan, tak sedikit yang mengalami tantrum.

Video game, anak lebih bisa belajar bagaimana melatih emosi yang tepat sehingga lebih terkendali. Anak akan tahu bahwa untuk mendapatkan sesuatu, ia harus berjuang dulu. Ini sama seperti halnya saat ia berhasil menang dalam game setelah melakukan berbagai tantangan.

Dengan begitu, anak lebih bisa untuk menentukan tujuan yang akan dicapainya, dan tak gegabah untuk mewujudkannya dengan cara apapun. Karena semua ada petunjuk yang harus ia perhatikan.

Baca Juga: Jadi Pintar Atur Keuangan dengan 5 Board Game Ini

5. Mempelajari Sikap Pantang Menyerah

 

pantang menyerah
Mempelajari sikap pantang menyerah

Ada level yang harus dilewati agar anak bisa mencapai level tertinggi dalam bermain video game. Ini bisa membuat anak belajar dan sekaligus mengaplikasikan sikap pantang menyerah kalau ingin mendapat hasil yang maksimal.

Meskipun ada rasa lelah, terkadang juga harus kalah beberapa kali, tapi karena didorong rasa penasaran dan ingin memberikan yang terbaik, anak akan rela berjuang. Bila perlu ia akan mengulangi terus dan terus hingga berhasil.

6. Melatih Kemampuan Sosial Lebih Berkembang

sosial anak
Melatih kemampuan sosial anak berkembang

Untuk mengembangkan kemampuan bersosial anak juga bisa dilakukan dalam video game. Sebab, dalam permainan tersebut anak juga akan didorong dengan permainan yang berkelompok. Agar permainan tersebut mencapai kemenangan, pastinya setiap anak akan saling berdiskusi guna menyelesaikan misi.

Disinilah sosial anak akan terus berkembang. Namun, sebagai orang tua jangan melepaskan anak begitu saja, selama diskusi dalam permainan masih berlangsung, tetaplah untuk mendampingi anak dan mengarahkan bagaimana cara berdiskusi yang benar.

Baca Juga: Tips Mengatur Tayangan Televisi untuk Anak

7. Membentuk Ikatan Anak dan Orang Tua menjadi Kuat 

keluarga

Setelah anak selesai bermain video game, tak ada salahnya sebagai orang tua juga ikut penasaran dengan aktivitas si kecil. Minta kepada anak untuk menceritakan kembali tentang keseruan apa saja yang ia alami selama bermain video game.

Hal ini dapat membantu anak untuk terus terbuka dan menceritakan semua hal yang dialaminya, sehingga ikatan anak dengan orang tua akan menjadi lebih kuat.

Pilih Video Game yang Sesuai untuk Anak

Setiap orang tua yang membolehkan anaknya untuk bermain video game jangan lupa juga turut andil dalam memilih jenis video game yang tepat untuk anak tersayang.  Pertimbangannya adalah yang sesuai dengan usia dan perkembangan pemahamannya dalam menikmati suatu hal baru.

Pilihkan game yang bermuatan edukasi sebagai sarana belajar mengasah pengetahuan dasarnya, sehingga, game akan menjadi perangsang rasa ingin tahunya dan mendorongnya untuk menemukan referensinya di media yang lain.

Selain itu, sebagai orang tua juga perlu mengatur waktu bermain si anak jangan sampai video game tersebut membuat anak menjadi kecanduan. Sebaiknya berikan batas waktu, misalnya maksimal 1 jam hingga 1,5 jam.

Baca Juga: Bosan ke Mal? Ajak Saja Anak-Anak Berlibur ke Sini

 
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
5 Tips Rencanakan Pesta Pernikahan Meriah dengan Budget Minim
Senin, 01 Juli 2019 - 08:29 WIB
Saat merencanakan sebuah pesta pernikahan, tentu akan membuat pasangan calon pengantin harus memikir...
Tak Selalu Negatif, Video Game juga Berikan 7 Dampak Positif untuk Anak
Senin, 01 Juli 2019 - 08:29 WIB
Siapa orang tua yang tahan bila melihat anaknya sibuk bermain game? Pastinya tak ada. Pasalnya, berm...
Cara Menghitung Bunga Deposito, Seperti Apa Rumusnya?
Senin, 01 Juli 2019 - 08:29 WIB
Deposito merupakan salah satu produk dari lembaga keuangan atau perbankan yang memberikan layan...
5 Bisnis UKM Bermodal Kecil Namun Memiliki Prospek yang Cerah  
Jumat, 28 Juni 2019 - 08:22 WIB
Semakin hari, semakin banyak orang yang sadar akan keuntungan yang didapatkan dari menekuni sebuah b...
Fakta yang Harus kamu Hadapi Jika Ingin Menjadi Influencer
Kamis, 27 Juni 2019 - 12:07 WIB
Sebelum membahas lebih dalam tentang apa itu influencer, apakah kamu sudah mengerti pekerjaan seoran...
5 Cara Mudah Untuk Menambah Simpanan Masa Tua
Rabu, 26 Juni 2019 - 08:20 WIB
Memiliki tabungan yang cukup untuk masa pensiun adalah sebuah usaha agar masa tua terjamin. Banyak o...
Aturan Baru: Beli Rumah Harga Segini Bayar Pajaknya Rp6 Miliar!
Selasa, 25 Juni 2019 - 08:48 WIB
Ilustrasi pajak rumah mewah Cermati.com – Melalui peraturan pemerintah terbaru, batas harga p...
Diet GM Tokcer Turunkan Berat Badan Dalam Seminggu, Jangan Kaget Lihat Timbangan!
Senin, 24 Juni 2019 - 08:18 WIB
Hampir semua orang, baik pria maupun wanita mendambakan memiliki tubuh sehat dan ideal, langsing, te...
5 Cara ini Bikin Bebas Utang Meski Gaji Minim
Senin, 24 Juni 2019 - 08:18 WIB
Memiliki utang menjadi salah satu masalah keuangan yang bisa dialami oleh siapa saja. Biasanya, oran...
Biaya Kuliah di Universitas Indonesia
Jumat, 21 Juni 2019 - 11:57 WIB
Universitas Indonesia atau UI merupakan salah satu kampus top di Indonesia. Bahkan masuk dalam jajar...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV