Komite Parlemen Libya Katakan Mustahil Gelar Pemilu pada Jumat
Elshinta
Kamis, 23 Desember 2021 - 10:15 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Komite Parlemen Libya Katakan Mustahil Gelar Pemilu pada Jumat
VOA Indonesia - Komite Parlemen Libya Katakan Mustahil Gelar Pemilu pada Jumat
Sebuah komite parlemen Libya, Rabu (22/12), menyatakan mustahil untuk menyelenggarakan pemilihan presiden pada Jumat (24/12). Ketua komite itu menyampaikan penilaiannya dalam sepucuk surat kepada ketua parlemen. Ia mengatakan penilaian itu diambil setelah mempertimbangkan laporan teknis, yudisial dan keamanan. Ia tidak merinci tanggal baru untuk menyelenggarakan pemilu. Banyaknya perselisihan mengenai proses pemilu telah meningkatkan perkiraan bahwa pemilu yang telah lama ditunggu-tunggu itu akan ditunda. Libya dipimpin oleh pemerintahan sementara,10 tahun setelah penggulingan pemimpin lama Moammar Gadhafi. Faksi-faksi tandingan di bagian timur dan barat negara itu telah mengadakan gencatan senjata selama setahun ini di bawah proses perdamaian yang didukung PBB. Pada Selasa (21/12), Misi Pendukung PBB di Libya menyatakan prihatin mengenai situasi keamanan di Tripoli, di mana Misi itu mengatakan “mobilisasi kekuatan yang berafiliasi dengan kelompok-kelompok yang berbeda menciptakan ketegangan dan meningkatkan risiko bentrokan yang dapat berkembang menjadi konflik.” Misi juga memperingatkan bahwa perkembangan itu “bukan pertanda baik” untuk menjaga stabilitas dan kondisi yang diperlukan untuk menyelenggarakan pemilu, dan bahwa perkembangan itu dapat “melemahkan kemajuan dalam hal keamanan yang telah diwujudkan Libya sejauh ini.” [uh/ab]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Presiden Ukraina Tolak Usulan Prancis terkait Keanggotan Uni Eropa
Senin, 23 Mei 2022 - 10:04 WIB
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan pada Sabtu (21/5) bahwa Ukraina harus menjadi kandid...
AS, Korsel Isyaratkan Peningkatan Kapabilitas Militer Terhadap Korut
Senin, 23 Mei 2022 - 10:04 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol mengisyaratkan peni...
Korban Tewas Runtuhnya Terowongan Kashmir Tambah Jadi 9
Senin, 23 Mei 2022 - 10:03 WIB
Sejumlah pejabat mengatakan bahwa petugas penyelamat menemukan jenazah delapan pekerja di wilayah Ka...
AS Antisipasi Penjatahan Vaksin COVID Tanpa Penambahan Anggaran
Senin, 23 Mei 2022 - 10:03 WIB
Gedung Putih merencanakan sejumlah langkah untuk menghadapi apa yang disebutnya "kondisi gawat tidak...
Rusia Klaim Menang di Mariupol Picu Keprihatinan Nasib Tahanan Perang
Senin, 23 Mei 2022 - 10:03 WIB
Klaim Rusia bahwa pihaknya sudah berhasil merebut pabrik baja di Mariupol yang selama ini menjadi la...
Rusia: 963 Orang Amerika Dilarang Masuk
Senin, 23 Mei 2022 - 10:03 WIB
Rusia mengatakan pada Sabtu (21/5) bahwa pihaknya sejauh ini melarang 963 orang Amerika Serikat (AS)...
Pasukan Terakhir Ukraina di Mariupol
Senin, 23 Mei 2022 - 10:03 WIB
Pasukan Ukraina yang bertekad untuk mempertahankan pabrik baja sampai titik darah terakhir di Mariup...
Tornado Hantam Jerman, 40 Orang Cedera
Senin, 23 Mei 2022 - 10:03 WIB
Badan cuaca Jerman mengatakan sebuah badai yang menyapu melintasi Jerman telah menimbulkan tiga torn...
Makin Banyak Kasus Cacar Monyet Ditemukan di Belanda
Senin, 23 Mei 2022 - 10:03 WIB
Otoritas kesehatan Belanda mengumumkan lebih banyak ditemukanya kasus cacar monyet (monkeypox) pada ...
Setelah Hengkang, Bisnis Barat Kembali ke Rusia Melalui Merek Baru
Senin, 23 Mei 2022 - 10:03 WIB
Restoran waralaba cepat saji McDonalds Corp menjual restorannya di Rusia kepada salah satu pemegang ...
InfodariAnda (IdA)