Komisaris Tinggi HAM PBB Mulai Kunjungan ke China
Elshinta
Selasa, 24 Mei 2022 - 15:41 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Komisaris Tinggi HAM PBB Mulai Kunjungan ke China
VOA Indonesia - Komisaris Tinggi HAM PBB Mulai Kunjungan ke China
Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Michelle Bachelet, Senin (23/5) tiba di China, dalam kunjungan yang diperkirakan akan didominasi oleh tuduhan pelanggaran hak asasi manusia di wilayah Xinjiang, barat laut negara itu. Selama kunjungan enam harinya, Bachelet akan melakukan perjalanan ke kota Kashgar dan Urumqi di Xinjiang, ibu kota wilayah tersebut. PBB menuduh China menahan 1 juta Muslim etnis Uyghur di Xinjiang dan menganiaya mereka. China membantah telah menganiaya warga Uyghur. Kelompok-kelompok hak asasi manusia telah memperingatkan bahwa kunjungan Bachelet bisa terancam oleh upaya China dalam menutupi pelanggaran HAM di Xinjiang. Tidak ada media yang menyertai lawatan Bachelet dan tidak jelas apakah ia akan diizinkan untuk mengunjungi pusat-pusat penahanan di mana pemerintah China telah menahan orang-orang Uyghur. China menyebut fasilitas tersebut sebagai pusat pendidikan ulang dan mengatakan telah berhasil menggunakannya untuk memadamkan kekerasan dan memulihkan ketertiban di wilayah tersebut. Kelompok hak asasi manusia mengatakan China telah menahan warga Uyghur, Kazakh, dan minoritas Muslim lainnya di Xinjiang untuk menghapus identitas agama dan budaya mereka. Pemerintah AS mengatakan tindakan China merupakan genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin mengatakan Bachelet akan melakukan "diskusi luas dengan semua sektor" selama perjalanannya. "Saya berharap kunjungan ini akan lebih mempromosikan pertukaran dan kerja sama antara kedua belah pihak dan berperan aktif dalam memajukan perjuangan hak asasi manusia internasional," katanya Senin setelah mengkonfirmasi kedatangannya di kota Guangzhou, China selatan. Bachelet adalah komisaris tinggi PBB untuk hak asasi manusia pertama yang mengunjungi China sejak 2005. [my/jm]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Turki Cabut Veto, Finlandia dan Swedia Selangkah Menuju Bergabung dengan NATO
Rabu, 29 Juni 2022 - 12:09 WIB
Anggota NATO, Turki, pada Selasa (28/6), mencabut vetonya terhadap permohonan Finlandia dan Swedia u...
PBB: Lebih 100 Pembunuhan Terjadi di Kamp Suriah Sejak Januari 2021
Rabu, 29 Juni 2022 - 12:09 WIB
PBB, pada Selasa (28/6), mengatakan bahwa lebih dari 100 orang, sebagian besar di antaranya adalah p...
Maduro Tanggapi Upaya AS, Prancis untuk Bangun Kembali Hubungan dengan Venezuela
Rabu, 29 Juni 2022 - 09:57 WIB
Presiden Venezuela Nicolás Maduro, pada Senin (27/6), menyambut dua peristiwa terpisah yang menanda...
51 Migran Ditemukan Tewas dalam Truk Trailer di Texas
Rabu, 29 Juni 2022 - 09:57 WIB
Korban tewas dari insiden perdagangan manusia hari Senin, di mana para migran menderita di bawah suh...
Pemimpin Turki Berharap Bertemu Biden di KTT NATO
Rabu, 29 Juni 2022 - 09:57 WIB
Presiden Turki mengatakan ia berbicara dengan Presiden AS Joe Biden pada Selasa (28/6) pagi dan mung...
China Tingkatkan Frekuensi Penerbangan Pesawat Militer di Lepas Pantai Taiwan
Rabu, 29 Juni 2022 - 09:57 WIB
China telah meningkatkan jumlah penerbangan militer ke zona pertahanan udara Taiwan di laut. Para an...
Korea Utara Berusaha Cegah Kerusakan Akibat Banjir di Tengah Krisis COVID
Rabu, 29 Juni 2022 - 09:57 WIB
Warga Korea Utara berusaha melindungi tanaman pangan, peralatan pabrik, dan aset-aset lainnya dari p...
Uni Eropa Perpanjang Sertifikat COVID-19 di Tengah Lonjakan Kasus
Rabu, 29 Juni 2022 - 09:57 WIB
Negara-negara Uni Eropa (UE), Selasa (28/6), menyetujui perpanjangan penggunaan sertifikat COVID-19 ...
Iran, AS akan Mulai Pembicaraan Nuklir Tidak Langsung di Qatar
Rabu, 29 Juni 2022 - 09:57 WIB
Iran dan Amerika Serikat, Selasa (28/6), siap memulai pembicaraan tidak langsung di Qatar yang bertu...
NASA Berharap Peluncuran di Selandia Baru akan Buka Jalan bagi Pendaratan di Bulan
Rabu, 29 Juni 2022 - 09:57 WIB
NASA ingin bereksperimen dengan orbit baru di sekitar bulan yang diharapkan dapat digunakan pada tah...
InfodariAnda (IdA)