AS: 20 Negara Tawarkan Bantuan Paket Senjata untuk Ukraina
Elshinta
Selasa, 24 Mei 2022 - 15:41 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
AS: 20 Negara Tawarkan Bantuan Paket Senjata untuk Ukraina
VOA Indonesia - AS: 20 Negara Tawarkan Bantuan Paket Senjata untuk Ukraina
Sebanyak 20 negara telah menawarkan paket bantuan keamanan baru untuk Ukraina guna melawan pasukan Rusia yang terus menginvasi negaranya, demikian disampaikan Menteri Pertahanan Amerika Serikat Llyod Austin pada Senin (23/5) dalam pertemuan dengan para negara sekutu. Dalam pertemuan yang kedua, hampir 48 negara dan organisasi yang membentuk Kelompok Kontak Pertahanan Ukraina, bertemu secara daring untuk membahas bantuan bagi Ukraina. Sebanyak 20 negara telah menjanjikan senjata, amunisi, dan pasokan lainnya untuk mendukung Kyiv. Kelompok itu diberikan pengarahan oleh Menteri Pertahanan Ukraina Oleksiy Reznikov seputar situasi yang terjadi saat ini, di mana kedua pihak bertempur di sepanjang garis depan atas teritori yang telah direbut Rusia di wilayah timur dan selatan Ukraina. “Hari ini, bersama dengan Menteri Reznikov dan timnya, kami telah memperoleh gambaran yang lebih tajam tentang kebutuhan prioritas Ukraina dan situasi di medan tempur,” kata Austin. “Banyak negara menyumbangkan amunisi artileri yang sangat dibutuhkan, sistem pertahanan pantai, tank-tank, serta kendaraan lapis baja lain,” katanya. Juga ada yang menawarkan pelatihan untuk militer Ukraina. [jm/ka]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Turki Cabut Veto, Finlandia dan Swedia Selangkah Menuju Bergabung dengan NATO
Rabu, 29 Juni 2022 - 12:09 WIB
Anggota NATO, Turki, pada Selasa (28/6), mencabut vetonya terhadap permohonan Finlandia dan Swedia u...
PBB: Lebih 100 Pembunuhan Terjadi di Kamp Suriah Sejak Januari 2021
Rabu, 29 Juni 2022 - 12:09 WIB
PBB, pada Selasa (28/6), mengatakan bahwa lebih dari 100 orang, sebagian besar di antaranya adalah p...
Maduro Tanggapi Upaya AS, Prancis untuk Bangun Kembali Hubungan dengan Venezuela
Rabu, 29 Juni 2022 - 09:57 WIB
Presiden Venezuela Nicolás Maduro, pada Senin (27/6), menyambut dua peristiwa terpisah yang menanda...
51 Migran Ditemukan Tewas dalam Truk Trailer di Texas
Rabu, 29 Juni 2022 - 09:57 WIB
Korban tewas dari insiden perdagangan manusia hari Senin, di mana para migran menderita di bawah suh...
Pemimpin Turki Berharap Bertemu Biden di KTT NATO
Rabu, 29 Juni 2022 - 09:57 WIB
Presiden Turki mengatakan ia berbicara dengan Presiden AS Joe Biden pada Selasa (28/6) pagi dan mung...
China Tingkatkan Frekuensi Penerbangan Pesawat Militer di Lepas Pantai Taiwan
Rabu, 29 Juni 2022 - 09:57 WIB
China telah meningkatkan jumlah penerbangan militer ke zona pertahanan udara Taiwan di laut. Para an...
Korea Utara Berusaha Cegah Kerusakan Akibat Banjir di Tengah Krisis COVID
Rabu, 29 Juni 2022 - 09:57 WIB
Warga Korea Utara berusaha melindungi tanaman pangan, peralatan pabrik, dan aset-aset lainnya dari p...
Uni Eropa Perpanjang Sertifikat COVID-19 di Tengah Lonjakan Kasus
Rabu, 29 Juni 2022 - 09:57 WIB
Negara-negara Uni Eropa (UE), Selasa (28/6), menyetujui perpanjangan penggunaan sertifikat COVID-19 ...
Iran, AS akan Mulai Pembicaraan Nuklir Tidak Langsung di Qatar
Rabu, 29 Juni 2022 - 09:57 WIB
Iran dan Amerika Serikat, Selasa (28/6), siap memulai pembicaraan tidak langsung di Qatar yang bertu...
NASA Berharap Peluncuran di Selandia Baru akan Buka Jalan bagi Pendaratan di Bulan
Rabu, 29 Juni 2022 - 09:57 WIB
NASA ingin bereksperimen dengan orbit baru di sekitar bulan yang diharapkan dapat digunakan pada tah...
InfodariAnda (IdA)