IAEA: “Tidak Ada Kemajuan” dalam Pembicaraan Nuklir dengan Iran
Elshinta
Kamis, 25 November 2021 - 14:55 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
IAEA: “Tidak Ada Kemajuan” dalam Pembicaraan Nuklir dengan Iran
VOA Indonesia - IAEA: “Tidak Ada Kemajuan” dalam Pembicaraan Nuklir dengan Iran
Badan Pengawas Nuklir PBB (IAEA) pada Rabu (24/11) mengatakan “tidak ada kemajuan” dalam pembicaraan yang terjalin dengan Iran mengenai perselisihan tentang pemantauan program nuklir negara tersebut. Pernyataan itu disampaikan hanya beberapa hari sebelum dimulainya pembicaraan untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Iran 2015. Dalam pertemuan antara Iran dan badan tersebut, Direktur Jenderal  IAEA Rafael Grossi mengatakan pembicaraan yang diadakan di Teheran pada Selasa (23/11) “tidak meyakinkan,” meskipun berjalan “konstruktif.” Grossi berusaha mengatasi kendala dalam inspeksi IAEA yang dilakukan pada awal tahun ini, di mana muncul pertanyaan mengenai keberadaan bahan nuklir yang tidak diumumkan di lokasi-lokasi di Iran, dan perlakuan terhadap staf IAEA di negara tersebut. “Dalam hal substansi ... kami tidak dapat membuat kemajuan,” kata Grossi kepada para wartawan. Dia mengatakan tidak ada kesepakatan “terlepas dari upaya terbaik" yang telah ia lakukan. Behrouz Kamalvandi, juru bicara Organisasi Tenaga Atom Iran kepada televisi pemerintah Iran mengatakan timnya “berusaha sampai detik-detik terakhir” tetapi masih terdapat pekerjaan yang harus dilakukan. Di antara pejabat lain di Teheran, Grossi bertemu dengan Menteri Luar Negeri Hossein Amir-Abdollahian. Amir-Abdollahian memberikan kesan positif pada pembicaraan tersebut, dengan mengatakan kepada kantor berita pemerintah Iran pada Rabu (24/11) bahwa “deklarasi bersama” telah dicapai dan akan diterbitkan “sesegera mungkin.” [lt/em]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
AS Desak Mantan Sandera di Iran Batalkan Mogok Makan
Jumat, 21 Januari 2022 - 09:58 WIB
Pemerintah Biden mendesak seorang warga Amerika mantan sandera di Iran yang berusia 77 tahun untuk m...
PBB: Terdapat “Upaya Nyata” untuk Perdamaian di Ethiopia
Jumat, 21 Januari 2022 - 09:58 WIB
Sekjen PBB Antonio Guterres mengatakan ia senang mendengar bahwa “kini terdapat upaya nyata untuk ...
Biden: Terlalu Dini Buat Komitmen Untuk Naikan Tarif AS atas Barang-Barang China
Jumat, 21 Januari 2022 - 09:58 WIB
Presiden Amerika Joe Biden pada Rabu (19/1) mengatakan terlalu dini untuk membuat komitmen menaikkan...
China Peringatkan Kapal Perang AS di Laut China Selatan
Jumat, 21 Januari 2022 - 09:58 WIB
Pasukan China mengikuti dan memperingatkan agar tidak mendekat sebuah kapal perang AS yang memasuki ...
Menlu AS Peringatkan Tindakan Terhadap Rusia Jika Moskow Serang Ukraina
Jumat, 21 Januari 2022 - 09:58 WIB
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken berada di Berlin untuk berkonsultasi dengan sekutu-sekutu pent...
Pengadilan Pakistan Hukum Mati Seorang Perempuan Karena Penistaan Agama
Jumat, 21 Januari 2022 - 09:58 WIB
Pengadilan Pakistan menjatuhkan hukuman mati terhadap seorang perempuan Muslim setelah dinyatakan be...
CIA: ‘Sindrom Havana’ Bukan Kampanye Kekuatan Asing
Jumat, 21 Januari 2022 - 09:58 WIB
Badan Intelijen Pusat  AS (CIA) telah menyimpulkan bahwa para diplomat AS yang menderita mual dan s...
Polisi Inggris Tangkap 2 Pria Terkait Penyanderaan di Sinagoge Texas
Jumat, 21 Januari 2022 - 09:58 WIB
Polisi Inggris mengatakan mereka telah menangkap dua orang sehubungan dengan penyanderaan di sebuah ...
Laporan Pelecehan Seksual di Keuskupan Utama Jerman akan Dirilis
Jumat, 21 Januari 2022 - 09:58 WIB
Sebuah laporan yang telah lama ditunggu-tunggu tentang penanganan Gereja Katolik atas kasus-kasus pe...
Israel Berharap PBB dengan Suara Bulat Kutuk Penyangkalan Holokos
Jumat, 21 Januari 2022 - 09:58 WIB
Israel berharap Majelis Umum PBB dengan suara bulat akan mengadopsi resolusi yang menolak dan mengut...
InfodariAnda (IdA)